Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 68.


__ADS_3

Sorenya Yuna dan Alea bersiap untuk pulang dengan menaiki kapal laut .Karna Yuna harus mengirit uangnya .Karna ia tak menyimpan banyak uang dan uangnya dibawa Meri.. Dan satu satu jalan pulang ke Banjarmasin . Karna ia masih menyimpan uang di lemari pakaiannya.


" Kami ikut ya Yun " rengek hantu none belanda menatap Yuna meminta belas kasihan.


"' Iya Yun kasihani kami " kata Laras ikut ikutan.


" Astaga kami ini manusia bagaimana bisa membawa kalian " kata Yuna.


" Kami janji Yun tak menganggu manusia kok kami hanya diam saja di samping kalian " kata Helen.


"' Tapi perjalanan kami jauh Aku tak bisa membawa kalian " kata Yuna jujur ..Yang khawatir dapat masalah lagi diperjalanan


" Please....Yun kami ikut rengek Laras yang memang takut ditangkap setan dan jadi budak setan .


"' Yun " Kata Alea


"' Apa ..... mereka bisa merepotkan kita nanti dijalan Al " kata Yuna .


" Kami janji ngak akan nakal Yun. janji ngak akan minta yang aneh aneh yang penting kami makan seadanya " kata Helen dengan raut wajah sedih.


" Astaga kalian ini bisa hidup .bebas ..Kan banyak tempat yang bisa kalian datangi .


Kenapa harus ikut denganku " omel Yuna Yang tak mau mendapat masalah lagi.


" Yun kasihan mereka bawa saja " kata Alea memberi saran.


" Iya Yun " kata Laras.


" Huh....... baiklah tapi ingat Ngak ada macam macam dijalan ok kalo kalian rewel aku akan membuat kalian jadi makanan ikan dan ku buang dari kapal " kata Yuna bicara asal .Namun membuat kedua hantu itu takut mendengar Kalo Mereka akan jadi makanan ikan.


" Ih serem...... tega juga Yuna ya sama kita " kata Laras berbisik.


" Lah setan aja jadi abu Apalagi kita yang hantu biasa . Susah memang melawan orang berilmu " kata Helen berbisik pelan.


" Kalian bicara apa " kata Alea yang ikut mendekati keduanya.


" Itu Yuna sadis kalo marah " kata Laras


" Iya Al Yuna mau menjadikan kami makanan ikan kalo rewel " adu Helen.


" Hahaha ..... mana ada hantu jadi makanan ikan .Kalian aneh aneh aja " kata Alea terkekeh .Emang mereka kira hantu ada dagingnya. pikir Alea.


Dan setelah semua siap Alea dan Yuna pun berjalan kaki kepelabuhan . Walau cuma 20 menit . Namun keduanya jadi perhatian . Karna tak membawa apapun hanya kantong kresek baju dan makanan Dan lagi ada dua hantu mengekor di belakang mereka Yang mengikuti kemana keduanya pulang mudik


" Asyik.... mudik " kata Helen

__ADS_1


" ih ....kok kamu kaya nya senang banget len " kata Laras.


" Iya kan ini pertama kalinya aku mudik naik kapal " kata Helen senang


" Ih dasar katrok ya hantu bule , masa senang naik kapal " kata Laras.


" Hust jangan berisik " kata Alea yang menegur keduanya yang berisik... ketika mereka menaiki kapal.


" Aaa.......bug.......bug ....."


Seorang anak kecil langsung berteriak Yang membuat Laras dan Helen jatuh terduduk kelantai karna Anak kecil itu berteriak .


"' Ada apa de " kata Yuna .menatap anak kecil didepannya kaget.


" Kak.... hati hati ada hantu yang mengikuti kakak " kata anak itu membisiki Yuna.


" Oh begitu ya " kata Yuna mengiyakan Karna tak mungkin ia menyangkal karna ada anak indigo yang juga bisa melihat hantu.


Alea pun memberi kode pada dua temannya itu Untuk menjauh Dan mereka mencari dimana tempat duduk Yuna dan Alea .


" Yun , ayo kita disana " kata Alea ketika Yuna mencari nomor kursi.


"' Ya ..... kita kesana dulu ya de " kata Yuna pada anak kecil itu Yang menatapnya aneh Lalu Alea dengan cepat mengandeng Yuna menjauhi anak kecil itu . Tanpa menoleh sedikit pun


" Ada apa " kata Yuna heran .


" Anak indigo Al, mereka bisa melihat Dan merasakan kehadiran mahluk halus Tapi yang ini bisa melihat " kata Yuna Yang lalu duduk di kursi mereka Dan terlihat Helen bersama Laras sedang ikutan rebahan dipinggiran kursi .


" Astaga " kata Yuna Melihat dua hantu aneh itu anteng . Tak bersuara sama sekali Dan mereka sudah memejamkan mata Duduk di tengah kursi Alea dan Yuna.


Yuna hanya menarik nafas dalam karna tak bisa berbuat apapun .


" Ngak pa pa nggak menolong orang ya menolong hantu ya jadilah " bathin Yuna Yang sebenarnya tak ingin mendapat masalah ..Karna perjalanan mereka cukup jauh sekitar 8 jam di dalam kapal.


Yuna sampai jam 2 dini hari dirumah sang kakak . Karna tak mungkin ia kerumah mama bi budenya di tengah malam. buta . Lalu langsung menyuruh Alea untuk masuk kamar Setelah membayar ojek Sang kakak mengunci pintu. rapat Setelah itu Yuna ikut menyusul masuk. Dan lalu merebahkan tubuh lelahnya keatas tempat tidur.. Yang diikuti ketiga teman nya.


Yuna terbangun untuk sholat subuh dan lalu tidur lagi... Setelah subuhan karna masih mengantuk .


" Yuna ....... Yun......." panggil sang kakak ketika membangun kan Yuna yang hendak berangkat kerja


" Ya " Kata Yuna bangun sambil memejamkan matanya menuju pintu


" Kami kerja dulu ya titip keponakan mu pulang sekolah nanti " kata sang kakak.


" Ya kak " kata Yuna yang teringat Malik Lalu ingin menanyakan pada sang kakak . Namun sudah pergi .

__ADS_1


" Hua....." kata Yuna Yang masih menguap dan mengantuk Lalu kedapur membuka tudung saji Yang hanya ada .. soto dan roti manis Lalu kembali kekamarnya untuk tidur lagi . Menjelang Jam 10; lewat Yuna baru terbangun lagi . Lalu langsung mandi dan sholat dhuha . Dan meminjam motor paman nya untuk mencari makanan di warung makan.


" Paman minjam motor sebentar " kata Yuna


" Ya " kata seseorang menyahut dari dalam .


Lalu Yuna pun pergi membawa motor untuk mencari makanan di warung makan dekat sungai .


Deg........


Terlihat mahluk astral Sedang berjongkok menjilati tulang Yang dibuang di bak sampah . Yang membuat Yuna Melewatinya pelan pelan Lalu membeli nasi bungkus Untuk di bawa pulang. Lalu tak lupa membeli kue bika kentang kesukaannya .


" Eugh....... kemana Yuna ya ngak ada " kata Helen Yang lalu mengintip dari pintu Tapi rumah terlihat sepi .


Mungkin lagi beli makanan " kata Alea yang ikut bangun bersama Laras. lalu keduanya pun duduk.


" Iya kali masalah nya sepi nih diluar nggak ada orang " kata Helen Yang bingung mereka ada di .mana...


" Sudah duduk saja nanti juga datang " kata Alea.....


Tak lama Yuna datang membawa bungkusan makanan dan kue kebetulan sang pamannya itu juga keluar. dari rumah Lalu duduk di teras rumah sambil merokok


" Assalamualaikum " kata Yuna


" Walaikumsalam ." jawab paman Yuna yang duduk diteras. Menjawab salam Yuna ..


" Lah sudah pulang Yun suami mu mana nggak ikut " kata paman Mahdi menatap Yuna.


" Hah maksud paman siapa ?" kata Yuna .


" Siapa lagi ustad Malik suami kamu itu " kata paman Yuna itu.


" Jadi paman ......" kata Yuna


" Paman walimu waktu kamu menikah Yun kamu lagi di kost mu waktu paman disana Ustad Malik dan ustad Rahman meminta paman menjadi walimu .Kalian menikah di KUA Dan surat nikahnya dipegang Malik . Karna dia bilang akan kembali ke kairo lagi. ." kata paman Mahdi bercerita. .


Yuna terduduk lemas di kursi kayu depan rumah paman nya...


" Apa mama bi dan kak Fat tahu " kata Yuna bertanya .


" Ya jelas tahu orang pas abah dan umah Malik pulang Ada walimah di rumah beliau " kata paman.


" Hah.......kapan mereka pulang ?" kata Yuna kaget. Karna setahunya Umah dan abah masih di jakarta.


" Kemaren walimahnya dibagi kan Jadi kamu ngak panggil ustad lagi kakanda aja " kata paman Mahdi .

__ADS_1


" Emang dari dulu panggilnya kakanda tapi berubah jadi abi paman " kata Yuna.. Yang memejamkan matanya .Entah ia harus senang atau berduka Kalau Malik ternyata benar suaminya. Dan Yuna tak bisa berkata apa apa. ....lagi . Bingung dengan perasaan nya sendiri.


__ADS_2