Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 192


__ADS_3

Yuna pun mengajak Billa kepasar ditemani Mikha dan Anis. Arjun bertugas mengantar dan menunggu nona nya itu sampai selesai belanja. Yang membuat Billa senang kalo Yuna benar benar memaafkan nya. Karna Yuna bersikap baik padanya.


" Kau memang pantas memiliki ustad Malik...Yun..Dan ku akui Dia lebih memilih dirimu dari pada diriku Karna kau berhati lembut dan tidak pendendam " kata Billa dalam hati Ketika melihat Yuna menawar pelan daging yang ia beli di langganan nya Sampai si tukang berbisik


" Jangan bilang sama siapa pun diskon nya untuk ukhti saja seorang " kata penjual daging itu . Membuat Billa tersenyum .


" Ya abi ..... siap " kata Yuna. Yang menjadi pelanggan tetap si tukang daging


" Kok banyak sekali membeli daging nya Yun " kata Billa .


" Buat stock Bil juga buat bikin bakso untuk saur " kata Yuna


" Bakso itu apa " kata Billa heran


" Oh iya aku lupa , Bakso itu daging giling yang di buat bulat bulat " kata Yuna menjelaskan Karna ia tahu Billa ngak akan paham bakso hanya ada indonesia.


" Ya ....ya" kata Billa yang juga ingin membeli daging .


" Hei.... ngak usah nanti ambil punya ku saja itu ana beli 10 kilo dan bonus nya untuk mu 1 kg " bisik Yuna


" Masyaallah rupa nya kau pintar menawar " kata Billa terkekeh.


" Ya kan lumayan " kata Yuna lalu mengajak Billa ketempat lain Yang diikuti Mikha dan Anis yang siap mengantar barang ke mobil.


Disisi lain Malik dan Ali sedang dirumah sakit menengok Yusuf .


" Bagaimana suf sudah baikan " kata Ali


" Lumayan tapi dadaku masih sakit .Oh ya Mal besok pagi aku sudah boleh pulang Aku boleh numpang dirumah mu ngak beberapa hari Karna hanya untuk istirahat Karna uang ku habis untuk biaya rumah sakit Tapi apa istrimu mengizinkan " kata Yusuf


" Santai bro lho fokus aja sampai sembuh masalah nginap gampang Teman kita ini punya kamar banyak ..Lho numpang sebulan aja dia santai orang dia punya duitnya segunung " kata Ali .


" Kau ini Li bisa saja .Tak masalah suf besok lho tinggal bilang Nanti biar sopir yang jemput " Kata Malik


" Terimakasih Mal , mudahan jadi pahala buat mu " kata Yusuf .


" Modus lho Li, dari dulu doa lho cuma itu skali skali Mal mudahan kamu dapat rezeki berlimpah " kata Ali


" Aamiin " sahut Yusuf dan Malik Yang membuat ketiganya tertawa bersama .


Sedangkan Lutfia duduk diam membaca buku. Sambil sesekali melihat dua teman suaminya itu .

__ADS_1


" Mal , sebenar nya di Yaman kemaren aku dapat tawaran kesebuah kota Namanya kota saranjana ..Tapi karna aku belum habis kontrak aku menolak Aku sih ingin menawar kan pada kalian siapa tahu ada yang mau " kata Yusuf .


" Saranjana " kata Malik


" Ya kota saranjana katanya sih Kalimatan Entah dimana aku kurang tahu " kata Yusuf


" Kenapa kamu ngak mau suf " kata Ali


" Bukan ngak mau , tapi belum habis kontrak Gajinya sih lumayan .walau pun dikota kecil tapi kan bisa pulang kampung " kata Yusuf


" Menurut ku gajinya juga kecil suf " kata Ali


" Siapa bilang kecil kurasa gajinya cukup besar " kata Malik


" Bagaimana anta bisa tahu Mal ." kata Ali


" Hanya perkiraan ku saja, aku mau bila itu masih berlaku suf " kata Malik Karna ia Malik juga rindu pulang sekalian ke Banjarmasin.


" Lah Mal trus yang disini, kau nggak rugi Mal meninggal kan mesir kan honor bayaran mu cukup besar lho " kata Ali .


" Bukan masalah rugi Li, tapi kan tiap tiga bulan sekali ada pembaharuan kontrak Jadi aku bisa pulang dan mengajar disana " kata Malik Yang ingin pulang bersama sang istri


" Ya Mal ide yang bagus kan , kan maksud nya lho bisa pulangkan sama bini lho sekalian mengajar disana ." kata Yusuf


" Ya Allah Mal disini kamu sudah punya rumah sendiri sopir pengawal dan pelayan kenapa mesti pulang .Ngak sayang tuh sama tuh rumah di tinggal .?" kata Ali


" Kan sudah ada yang jaga Li " kata Malik


" Iya juga ya , enak banget hidup lho Mal


bisa kemana mana " kata Ali .


" Hahaha .... salah lho Li kerja di perusahan bukannya ngajar berbagi ilmu Malah betah disana " kata Yusuf


" Kan belum ada lowongan suf, jadi aku belum berani berhenti Apalagi sekarang sudah ada Billa ngak mungkin anak orang kubuat kelaparan walau dia bekerja. Mau taruh dimana muka ku sama abah ustad " kata Ali


" Cie .....yang punya mertua pendakwah jaim " sindir Yusuf


" Hahaha .....memang mertua lho ngak suf " kata Malik


" Mertua gue tukang roti Mal tinggal sama adik pria nya . Karna umi sudah almarhum ." kata Yusuf

__ADS_1


" Sama mertua gue juga suf sudah nggak ada dua duanya " kata Malik lirih.


" Wah enak Mal , bebas bisa nambah bini lho " kata Yusuf terkekeh


" Sontoloyo lho suf , mana mau Malik lho kali tuh yang pengen " kata Ali sewot


" Lah Li kok bisa lho yang marah kan Malik yang mau " kata Yusuf


" Huh..... tidak ada niat poligami suf dalam rumus hidup gue .Cukup satu saja ana ngak akan sanggup !! " kata Malik Yang cukup berhati hati membahas masalah poligami Karna bukan Aneh lagi bila ustad Banyak punya istri. Tapi tidak semua ustad. Karna kembali pada dirinya masing masing.


"' Tuh dengar suf , ngak usah nafsu karna lho bisa menghancurkan hidup lho sendiri " kata Ali


" Ya ngak lah Li, kan kita bisa bersikap adil . " kata Yusuf .


" Ya benar adil harta suf tadi tidak dengan hatimu . Kadang condong mencari yang lebih " kata Malik


Lama ketiganya ngobrol . setelah selesai Malik dan Ali pun pulang . Begitu juga dengan Yuna dan Billa yang sudah berada di rumah Yuna . Kedua sedang membersih kan sayuran untuk dimasukan ke kulkas


" Yun.... apa sudah 4 bulanan " tanya Billa


" Baru mau jalan ini bulan Bill, nanti kalo ada acara pengajian bantuin lagi ya seperti kemaren " kata Yuna


" Ya yun insyaallah " kata Billa yang kini sudah bisa akrab dengan Yuna .


" Oh ya kalian ginap disini kan " kata Yuna


" Besok saja ya Yun, mungkin malam ini kita mau buka bersama dirumah abi dan umi " kata Billa .


" Oh begitu.. iya bagus lah, aku juga rindu sama keluargga ku ingin pulang biar bisa berbuka bersama " kata Yuna yang teringat sang kakak


" Ya mudahan aja ustad Malik dapat cuti Kalian bisa pulang lama " kata Billa


" Ya Bil Aamiin " kata Yuna.


Sedangkan disisi lain Alea dan Helen .juga Laras sedang membantu pihak kerajaan untuk .acara buka bersama siang ini .Alea ikut membantu umi kepala pelayan istana Karna berkat Yuna Alea jadi dekat dengan pihak kerajaan.


" Wah Al kaya nya acara berbukanya sangat istimewa " kata Helen


" Itu jelas, Ras Len kan nanti bakal mengundang seluruh orang penting dikota saranjana Dan kita juga " bisik Alea


" Iya lah sekarang kita juga orang penting disini " kata Helen balas berbisik

__ADS_1


" Iya lah kan kita juga kerabat " kata Laras


" Hahaha..... terserah deh yang penting kita hidup damai dan senang itu sudah cukup bagi ku " kata Alea tersenyum.Karna mereka bisa ikut merasakan jamuan istana di kota jin muslim itu.


__ADS_2