Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 184


__ADS_3

Setelah selesai semua Yuna dan Anis pun kemasjid . Dan mereka hanya berjalan kaki Karna sudah sholat ashar. Dan mereka langsung menemui umi umi yang sedang mengajar anak anak mengaji..Terlihat Aziz senang ngobrol dengan seorang anak Yang terlihat dari kejauhan


" Ustazah ini banyak sekali " kata seorang wanita paruh baya Yang tahu Yuna istri ustad Malik


" Tidak apa apa umi apa cukup atau masih kurang ." tanya Yuna .


" Sudah cukup ustazah tadi juga ustad Malik sudah membelikan makanan nasi kotak untuk anak anak " kata umi Aisyah istri ustad Ali.


" Alhamdulilah " kata Yuna


" Mari duduk disini ustazah kita sedang menunggu mereka selesai lalu langsung dibagikan " kata umi kulsum istri Rt setempat


" Iya umi terimakasih " kata Yuna ikut bergabung dengan para umi .


" Ibu ......ibu ... ini ustazah Aliya istri ustad Malik yang tampan itu lho yang masih muda pantas istrinya disimpan ya ustazah Aliya cantik " kata umi kulsum .


" Ih..... umi bisa saja assalamualaikum para umi ." kata Yuna ramah sambil tersenyum


" Walaikum salam " kata para ibu ibu yang berkumpul yang baru pertama kali bertemu Yuna Begitu juga Yuna yang jarang keluar rumah . Karna merasa tak nyaman


" Wah..... pantasan ustazah disimpan saja sama ustad karna bikin pewaris ya berapa bulan ustazah " kata seorang ibu ibu


" Alhamdulilah 3 bulan lebih umi " kata Yuna .


" Ya mudahan sehat ya ustazah mampir kerumah Saya istri ustad Ali mungkin ustazah sudah kenal suami saya " kata Umi Aisyah .


" Masyaallah umi , jadi umi istri ustad Ali di komplek perumahan sini Yang terkenal dermawan itu ya umi " puji Yuna .


" Aduh ustazah ini pintar sekali memuji wajar sudah tua dermawan kan sudah bau tanah . Tapi ustad Malik paling terkenal di komplek sini. Muda tampan dan berilmu Ustazah sangat beruntung punya suami seperti itu Ya ngak ibu ibu " kata umi Aisyah .


" Iya ...... " kata mereka kompak .Karna ustad Malik memang jadi buah bibir di komplek itu selain tampan muda baik dan juga ramah.


" Alhamdulilah terimakasih pujiannya para umi saya jadi ngak enak " kata Yuna yang tersipu malu. membuat semua ibu ibu tertawa Karna Yuna malu


" Santai saja nak, biasa ibu ibu disini kalo kumpul begini " Kata umi kulsum yang ketua dari para umi


Setelah anak anak selesai mengaji para ibu ibu pun membagikan takjil untuk anak anak termasuk Aziz .Yang ditemani Mikha dan Anis .


" Umi..... Aziz boleh minta dua " kata Aziz .


" Boleh sayang apa ada yang mau nambah lagi " kata Yuna yang memberikan dua puding Aziz juga pada anak yang lain Membuat semua anak senang Dan Yuna lalu mengandeng Aziz sambil menunggu Mikha dan Anis merapikan keranjang .


" Ustazah itu anaknya ustazah ya bukan nya ustad Malik bilang baru hami yang pertama "kata seorang umi menegur Yuna


" Oh ya, ini anak angkat saya umi anak kerabat juga " jelas Yuna agar tak salah paham .


" Oh maaf saya pikir...... " kata umi .itu menggantung

__ADS_1


" Apa umi " kata Yuna


" Ah bukan apa apa ustazah " kata umi itu tersenyum Dan bergabung dengan umi yang lain .


" Umi Ulya hati hati bicara nanti jadi fitnah jatuh nya " tegur umi kulsum karna tahu umi Ulya suka bergosip dan asal bicara.


" Maaf umi saya pikir anak kandung nyatanya anak angkat" kata umi Ulya yang mengira Yuna seorang janda .


" Ya... lain kali jangan ambil kesimpulan mana mungkin kan ustad Malik nyari wanita tak sholehah kaya pa ikram" kata umi kulsum Yang menyebutkan seorang warga yang punya 4 istri masih muda muda tapi janda


" Iya umi maaf " kata umi Ulya melirik Yuna yang bersama Aziz dan Mikha juga Anis sedang ngobrol.


Setelah selesai mereka pun siap siap pulang Bersamaan dengan para mahasiswa al azhar yang datang untuk sholat ashar.


" Wah Mik banyak para jomlo " kata Anis senang sambil merapi kan pakaian nya.


" Hahaha ......kau ini Nis mereka masih belajar " kata Yuna tertawa.


" Ngak masalah nona yang penting bisa diajak jalan " kata Anis


" Ya nona mereka imut imut dan masih muda mana tampan tampan " kata Mikha yang tersenyum semanis mungkin pada para pria itu.


Yuna hanya tersenyum .lalu beranjak untuk pulang kerumah .


" Aziz ayo kita pulang nak " kata Yuna tersenyum melihat Aziz yang asyik ngobrol dengan putra bungsu ustad Ali .


" Umi sebentar habis ini ya , samil lagi buat gambar bagus nih " kata Aziz .


" Ya umi ...." kata Aziz .


Gr.....gr......gr...... menjelang magrib setan setan mulai keluar . Apalagi suasana di rumah ustad sedang ramai .


Yuna mempercepat langkah nya bersama Aziz untuk pulang kerumah dikawal Mikha dan Anis. Begitu juga dengan ibu ibu yang lain .


Wus......wus .....wus...


Yuna yang merasakan hawa mencekam berjalan cepat menuju rumah . Mikha Anis cepat bawa Aziz masuk " kata Yuna berjalan cepat. Karna merasakan hawa tak enak mengikutinya.


" Dinda " kata Malik yang melihat Yuna dan bergegas menghampirinya


" Abi ....." kata Yuna


" Ayo pulang " kata Malik karna khawatir Tadi istrinya dalam bahaya Karna Malik juga merasa hawa tak enak .


" Ya bi " Kata yuna yang di gandeng Malik Dan benar saja sebuah kilatan langsung menyambar Yuna. Dan Yuna langsung mendorong Malik kesamping..


" Mikha Anis cepat masuk " teriak Yuna yang hampir jatuh Namun ditahan Malik

__ADS_1


" Allahuakbar " kata Malik yang langsung memeluk Yuna dan lima Mahluk astral langsung mengelilingi nya .


" Kita bunuh istrinya lebih dulu baru ustad jahanam itu " kata salah seorang mahluk mengerikan itu .


" Bismillah " kata Malik mengepal tangan nya sambil memeluk Yuna Agar mereka tak menyentuh istrinya


" Pergi kalian dari sini " kata Malik menatap tajam


Arjan dan Ajun yang melihat itu pun langsung menyerang para Mahluk yang menghadang Malik dan Yuna


" Dinda masuk kedalam rumah ketika abi mengalih kan perhatian mereka ya " kata Malik .


" Ya bi " kata Yuna yang bersiap .pergi Ketika Arjun memberi kode.


" Allahuakbar " kata Arjan memberi kode Yang membuat para Setan kaget diserang dan


Pyar......pyar.......


Yuna pun bergegas masuk rumah ketika mereka mulai berkelahi .Dan Yuna melihat pasukan jin muslim ikut membantu Arjan Arjun dan juga Malik .


" Umi ....." kata Aziz .


" Ayo kekamar , kunci pintu Nis " kata Yuna yang menatap Mikha dan Anis


" Iya nona " kata Mikha dan Anis


Sedangkan adzan mulai dikumandangkan di rumah tuan Ahmet yang membuat para setan kocar kacir lari Dan bersembunyi


Setelah adzan berkumandang mereka serentak membaca surat jin untuk membersihkan rumah itu . Yang membuat para setan kepanasan Dan bergerak menyerang para ustad. Mereka yang sudah siaga di bantu para jin muslim pun melawan para setan sedang yang lain fokus mengaji.


" Ustad pancing mereka ke rumah tuan Ahmet " kata Arjun ..


" Ya Ayo " kata Malik karna Yuna sudah aman masuk kedalam rumah .


Teriak teriakan dan lolongan pun mulai terdengar membuat para siswa yang mengaji saling pandang Karna mendengar . teriakan mengerikan.


" Ustad Ali mereka mengamuk rupanya ada gudang rahasia di bawah rumah ini " kata seorang ustad yang ahli menangkap jin dan setan .


" Jangan berhenti tuntaskan semua setelah mereka musnah baru kita cari " kata Ustad Ali .Dan Malik yang sudah bergabung ikut duduk mengaji


Sedang kan Yuna sholat bersama Mikha dan Anis juga Aziz. Setelah selesai Yuna langsung berzikir panjang .


" Umi.....itu suara apa kok serem ." kata Aziz .


" Itu suara para setan yang dibelenggu Allah nak " kata Yuna yang juga merasa kan hawa panas sihir yang mencoba menghancurkan pagar gaib suaminya


" Nona fokus saja berzikir saya akan keluar " kata Qoyum yang melesat pergi

__ADS_1


membantu Malik di rumah tuan Ahmet.


" Aaa...... hua......hi ..hi ....aaa........" teriakan menyeramkan pun terdengar memekak kan telinga Yang membuat para ustad terus mengaji untuk mengusir para setan dan memusnahkan sisa nya


__ADS_2