
Yuna yang melihat Aziz langsung tersenyum .Karna Aziz bisa bangun sendiri
" Sini sayang ayo kita saur " kata Yuna
" Kok Aziz ngak dibangunkan umi " kata Aziz .
" Kan takut Aziz masih ngantuk jadi belum dibangun kan " kata Malik Yang bingung dengan Aziz Padahal anak itu sudah diantar pulang kenapa nongol lagi. Padahal tak lama lagi mereka akan ber lebaran Tapi Aziz masih belum mau pulang ke istana
" Abi kenapa ?" kata Aziz heran duduk disebelah abi nya
" Bukan nya Aziz kemaren pulang dan mau bagi bagi mainan buat teman teman di istana kok pulang kesini lagi ya Apa sudah pamit abi dan umi atau Aziz kabur dari istana lagi " kata Malik
Aziz terdiam dan menunduk . Semua mata tertuju padanya . Karna Arjun mengatakan sekarang istana bergeser jauh tak bisa pulang pergi sembarangan lagi
" Aziz dimarahi diomelin umi terus dikurung sama abi Lalu Aziz kabur Karna Aziz dikurung bagaimana Aziz bisa main " kata Aziz pelan
" Astagfirullah " kata Yuna yang merasa iba karna tahu Aziz masih kecil jadi tak sepantasnya mereka melakukan itu pada Aziz yang masih ingin bebas bermain
" Abi akan bicara nanti pada abi raja ya , Jadi Aziz ngak boleh nakal dan main kabur lagi janji " kata Malik
" Ya asal kan Aziz ngak dikurung lagi bi Aziz ngak nakal kok " kata Aziz .
" Ya " kata Malik yang mengusap kepala Aziz lembut Karna Malik tahu Aziz bukan anak yang nakal Karna selama ini Aziz juga tak pernah merepotkan dirinya dan Yuna Dan itu biasa bagi anak kecil .
Disisi lain di kerajaan jin Raja jin tua marah pada putranya karna sudah mengurung cucunya dengan alasan tak masuk akal
" Kalian lah yang salah karna tak bisa menjaga nya Dan tidak mengajarkan nya contoh yang baik Apalagi dia masih anak anak hingga sampai ia marah dan kabur " kata kakek tua itu
" Maaf kan kami Ayahanda tapi kami tak bisa slalu mengawasinya " kata raja jin menunduk merasa bersalah
" Baiklah kalo begitu suruh dia pulang kesini biar aku nasehati Aziz Agar ia bisa mengerti Dan kalian juga tahu apa kemauan Aziz. " kata Pria tua itu yang penasaran pada orang tua Aziz yang slalu di datangi Aziz
" Baik ayahanda " kata ratu menunduk . Karna malu putranya itu membuat ulah
Dan kali ini Aziz bisa mematahkan pagar gaib milik sang abi
Sedangkan Yuna hari ini sedang kekantor umi Syifa memberikan gambarnya desain nya Yang diantar Arjun Anis dan Mikha
" Assalamualaikum sayang gimana kabarnya " kata umi Syifa ketika Yuna duduk didepan umi menyerahkan gambarnya
" Walaikum salam umi baik , wah kantor umi banyak para model nya ya " kata Yuna yang tak menyangka kalo umi Syifa juga bekerja sama dengan para model profesional di kairo
" Ya nak ini untuk kemajuan fashion disini " kata umi Syifa yang sedang mendadani seorang model untuk pemotretan siang ini.
__ADS_1
" Ya umi ..... jadi ngak tangung tangung ya umi biar bisa sukses menuju puncak " kata Yuna
" Aamiin " kata umi Syifa tersenyum pada Yuna Karna itu lah mimpi sejak kecil . Namun disudut lain Ada dua mata tajam menatap Yuna Karna ia Tahu model pakaian Yuna sedang naik daun dan Yuna disenangi umi
" Dia ....awas saja nanti akan kuberi kau pelajaran Karna sudah membuat saudara saudaraku di rumah sakit " kata wanita itu Yang lalu pergi dari tempat itu .
" Oh ya nak Yuna , uang hasil bonus nya
Umi kirim langsung ke rekening Yuna ya " kata umi Syifa
" Ya umi " kata Yuna
Lalu Yuna pun menyerahkan gambar baju muslim untuk trend lebaran membuat umi tersentuh dengan bakat Yuna yang mulai terasah dengan baik .
" Ini sangat bangus dan juga cantik modelnya nak , kau sangat berbakat dan dalam melihat situasi . model nya simpel tapi menawan " kata umi Syifa .
" Ya umi saya kebanyakan wanita sibuk pasti ingin yang praktis " kata Yuna
" Ya nak Aliya pintar melihat peluang " kata umi tersenyum . Setelah ngobrol lama pun Yuna pun pamit karna ia tak terikat rutin untuk datang kekantor umi Syifa .Yuna hanya datang seminggu tiga kali untuk mengantar desain nya Dan ia bisa menggambar dirumah sebisa yang ia mampu Dan Yuna juga bisa kerja santai sambil menunggu suaminya pulang .
" Alhamdulilah " kata Yuna yang ingin keluar dari lorong Namun tiba tiba ......
" Nona awas " teriak Anis
Tiba tiba sebuah lemari dan kain kain menimpa Yuna Dan untungnya Yuna cepat menghindar kalo tidak entah apa yang terjadi pada perutnya .
" Alhamdulilah ya rabb trimakasih " kata Yuna mengusap perutnya pelan ketika gulungan semua kain tergeletak di lantai
" Astagfirullah apa yang terjadi , apa nona tak apa apa " kata seorang penjahit yang melihatnya rol kain mereka banyak yang jatuh berhamburan.
" Apa yang terjadi kenapa bisa begini , untung nona itu ngak papa " kata asisten umi Syifa .
" Kami tidak tahu nyonya tiba tiba beberapa gulungan kain jatuh ketika Nona ini lewat dan untungnya nona ini tak apa apa dan tidak tertimpa . gulungan yang besar " kata penjahit itu.
" Ngak pa pa ukhti mungkin tadi ada yang ngak sengaja menyenggol nya" kata Yuna Yang merasa aneh Tapi juga kaget dan untungnya Anis meneriakinya .
" Ngak mungkin ukhti tadi tidak ada yang lewat " kata asisten umi Syifa
"Iya nona , Tapi mungkin ada yang mengambil gulungan tambahan dan lupa mengembalikan nya . Yang membuat kain gulungan ngak seimbang dan goyang " kata penjahit itu yang tak jauh bekerja dari tempat Yuna lewat .Karna tadi dia melihat seorang model sedang melihat lihat gulungan kain itu .
" Apa dia" batin penjahit itu dalam hati .
" Ngak apa apa nona, saya pamit " kata Yuna lalu pergi setelah seorang karyawan
__ADS_1
pria merapikan gulungan kain itu..
Yuna pun kembali melangkah sedangkan Anis dan Mikha menyamarkan diri .Karna mereka disuruh untuk mengawasi Yuna oleh Malik
.
" Seperti nya ada orang yang ingin mencelakai nona Mik " kata Anis
" Ya aku tahu , tapi berpura pura tak sengaja Agar dia tak disalahkan " kata Mikha menatap seorang wanita Dan wanita itu pura pura melihat arah lain
Yuna pun kembali melangkah dan keluar dari ruang bahan Dan ting ........
" Nona apa nona tidak apa apa " kata Anis Setelah berubah kembali
" Tidak apa apa nis , Mikha mana ?" kata Yuna
" Tadi disana , mana dia " kata Anis melihat kiri kanan .
Mikha yang sedang membuntuti gadis itu pun berhenti Dan melihat gadis itu mengeluarkan ponsel nya untuk menelpon seseorang disebrang sana
" Maaf nona tak berhasil ia selamat " kata wanita itu
" ........"
" Baik nona " kata gadis itu lalu ingin menaruh ponselnya .......
" Heh ....siapa " kata wanita ketika merasa ada seseorang memegang pundak nya dari belakang ketika ia menoleh tak ada siapa pun
" Hai ........" kata wajah itu muncul dengan rupa jelek
" Han........hantu..........." kata wanita lari terbirit birit sehingga ponselnya terjatuh dan Mikha langsung mengambil nya Karna ingin tahu siapa orang yang berani menganggu nona nya .
" Hi .... gitu aja takut " kata Mikha yang lalu kembali pada Anis .
Ting........
" Heh ...... kau dari mana Mik "kata Anis
" Ini mengambil ponsel orang yang mengerjai nona " kata Mikha .
" Hah ... memang kamu tahu "kata Anis
" Tahu lah makanya aku ikutin Dan aku takuti dia .... " kata Mikha tersenyum
__ADS_1
" Hehehe..........kau ini ayo pulang tuh nona sudah menunggu bersama Arjun " kata Anis tersenyum