Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 314


__ADS_3

Sedang uwa yang keluar dari dapur pun kaget karna Yuna dan Fatma sudah tak ada dan juga belum sempat minum karna tehnya masih utuh


" Lah nak tamu nya kemana ? kata umi


" Sudah pulang umi buru buru kata nya " kata Nurul


" Kok bisa kan belum pamit umi ngak biasa nya " kata umi bingung


" Tadi kaya nya kak Nurul berkata kasar pada tamu umi " kata Dilla adik sepupu Amar teman Faridah


" Ngak umi tuh anak bohong " kata Nurul mengelak


" Astagfirullah aladzim nanti biar umi tanya pada bersangkutan " kata umi kaget .


Deg... ....


" Masuknya lah harusnya nak Nurul bisa menghormati tamu karna Yuna baru saja pulang " kata umi bergegas masuk rumah


Nurul pun terdiam dan menatap Dilla tajam . Karna anak itu sudah mengadu


" Anak kecil itu ngak usah ikut campur urusan orang tua " kata Nurul


" Kak Nurul itu baru nikah sehari jadi istri kak Amar sombong . sedangkan ustazah Yuna dia ngak sombong pada orang lain biar dia terkenal " kata Dilla berlalu .


" Apa ......" Kata Nurul Yang kaget mendengar nama ustazah pada tamunya


" Jadi dia juga istri ustad " guman Nurul Yang lalu masuk kamar


Malam acara syukuran terlihat meriah dan para tamu banyak yang datang Dan Yuna datang bersama umah dengan gaun cantik dengan jilbab senada. Membuat Yuna terkesan cantik


Dan Yuna pun masuk pada barisan ibu ibu dan umah Sedangkan Nurul duduk tak jauh dari Yuna . Yuna duduk dekat Billa yang hanya diam tak banyak bicara karna banyak para tamu..Dan tak lama anak anak pondok datang menyalami para orang tua


" Eh.....anak anak itu ustazah nya disana kata umah .


"' Ustazah " kata seorang anak Dan Nurul langsung mengulurkan tangan nya . Namun yang disalami lebih dulu adalah Yuna padahal barisan Nurul lebih dulu


" Ustazah baru pulang ya " kata teman teman Farid menyapa Yuna


" Iya sore tadi " kata Yuna yang tersenyum pada anak itu lalu setelah itu mereka menyalami Billa dan Nurul


" Bibi " kata Farid tersenyum melihat Yuna


" Ya rid emak mu mana ?" kata Yuna


" Di dapur bantu bantu " kata Farid Yang .juga menyalami yang lain


Membuat Nurul melihat kearah Yuna karna Yuna banyak di beri senyuman para tamu yang datang Dan ketika acara Syukuran dimulai Nurul pun dikenal kan pada para tamu dan para ustad Dan Nurul bisa melihat ustad Malik datang duduk bersama abah dan abah mertuanya


Acara berjalan lancar karna ustazah Faridah yang menjadi hafizah nya .Dan


Di lanjutkan dengan nasehat dan juga rebana untuk hiburan


Setelah selesai beramah tamah tamu pun semua dipersilahkan untuk makan Nurul yang melihat Yuna duduk bersama Billa Tak beranjak dari tempat duduk nya .


Yuna hanya duduk tenang ngobrol Dan Anis datang membawakan makan untuk mereka bertiga .


" Trimakasih nis " kata Yuna tersenyum

__ADS_1


" Sama sama nona " kata Yuna


" Ayo makan nis " kata Billa


" Sudah nona " kata Anis duduk disebelah Yuna


" Ya ampun dia seperti ratu saja " cibir Nurul pelan lalu melirik ustad Malik Yang terlihat tampan .dengan koko putih


" Ada apa nak " kata umi Nurul yang duduk disebelah anak nya .


" Tuh mak, wanita yang pake baju putih itu terlihat sombong masa orang makan ambil sendiri dia dilayani " kata Nurul


" Mungkin dia orang jauh " kata umi Nurul


" Jauh apaan orang rumahnya dekat sini kok " kata Nurul sewot karna dia saja tak ada yang melayani


" De ini titipan tamu" kata Amar yang mendekati Nurul memberikan amplop


" Ya bang " kata Nurul pelan .lalu menerima amplop para tamu


Tak sengaja Amar melihat Yuna karna memang belum bertemu Yuna yang berada di rumah Fatma


" Yuna ngak gabung disana ajak Billa juga " kata Amar tersenyum .


" Malas mar, nih perut ngak bisa di titip berat " kata Yuna tersenyum Yang membuat Wajah Nurul berubah cemburu. karna suami nya hanya di panggil Amar Dan Yuna juga terlihat cuek tak perduli pada Nurul


" Aish dasar bumil Apa perlu digendong " kata Amar tertawa


Malik yang masuk kedalam ingin melihat Yuna langsung memukul bahu Amar


" Tuh bini lho gendong kekamar bini orang kok mau digendong " Kata Malik membuat Nurul menoleh pada Malik


" Brani lho pegang Mar nih pegang " kata Ali yang membawa kan sate untuk Billa membeli tusuk sate


" Heh......itu mah buat malam li " kata Amar yang memang bercanda lalu duduk di sebelah Nurul


Ali yang memberikan Billa sate pun disantap dengan lahap oleh Billa yang memang baru hamil muda


" Abi mau " kata Yuna


" Heh .... dapat di mana Li " kata Malik Yang membuat Nurul kaget mendengar Karna ustad Malik dipanggil abi


" Noh di dapur banyak Mal masak sendiri sana " kata Amar Yang membuat Malik bergegas kedapur mencari orang yang memasak sate Sedangkan Nurul menatap Yuna yang tertawa dengan Billa


" De Nurul mau sate " tawar Amar


" Ngak bang " kata Nurul


" Nak Amar memang wanita pake gaun putih itu siapa " kata umi Nurul bertanya Karna tamu sudah banyak yang pulang setelah makan .


" Oh Yuna tuh suami nya umi lagi jadi tukang sate " kata Amar menyindir Malik yang membawa sate untuk Yuna Dan duduk disebelah Yuna menemani Yuna makan . Ali yang melihat pun ingin mencomot satu langsung di pukul Malik tangan nya


" Hah.......dia istri ustad Malik bang " kata Nurul kaget


" Ya....... de " kata Amar tertawa melihat .tingkah kedua teman nya itu


" Ngambil lagi sana " kata Malik

__ADS_1


" Pelit lho " kata Ali . Yang membuat Billa dan Yuna tertawa .


" Sudah bi sudah cukup " kata Billa


" Orang abi cuma godain kok " kata Ali Sedangkan Nurul merasa iri melihat keakraban Yuna Yang terlihat Malik bercanda seperti orang normal ketika berkumpul .


" Bi kenyang di makan abi ya " kata Yuna pelan .


" Ya " kata Malik yang merengkuh bahu istrinya itu lalu mengusap kepala Yuna


"' Apa sudah ngantuk " kata Malik .


" Tidur di rumah umah kan Yun, ana nginap disana " kata Billa


" Ya tapi pakaian ana masih di rumah kak Fat " kata Yuna


" Ngak pake baju juga ngak papa Yun kan ada yang yang jadi selimut " kata Amar menyindir


" Dih..... nyambar aja lho mar tuh bini bawa kekamar " kata Malik menyindir balik


" De kekamar yuk " kata Amar mengoda Nurul yang membuat semua orang tertawa .


" Mar mar ..... ada ada aja lho bro pake kode juga sudah tahu ngak keras keras


" kata Ali terkekeh


" Bercanda bro , kan masih banyak tamu emang Malik " kata Amar menyindir lagi


" Dih .... kenapa emang " kata Malik


" Siang siang di garap hampir lupa jadi imam jumatan " kata Amar terkekeh


" Wah .....ember lho mar " kata Malik


" Maklum mar kan puasa 4 bulan " kata ustad Sofyan yang lewat .


" Hahaha.......wus mantap dong kalo bisa puasa selama itu " kata ustad Imran


" Hahaha....... mantap bang " jawab Malik


" Iya mantap tapi gigit jari bang " kata Amar tergelak membuat semua nya ikut tertawa


" Tapi tokcer mar sekali garap " bela abah yang juga ikut masuk rumah


" Masa sih bah " kata Amar


" Lah kan sudah terbukti ya ngak dinda " kata Malik mengusap kepala Yuna Yang membuat Yuna bersandar didada suami nya itu .Dan Nurul merasa cemburu Karna Malik merangkul istrinya itu dengan begitu mesra .


"' Ya ya gue pasang bendera putih deh " kata Amar


" Kok menyerah bang , kan belum mulai perang " kata Yusuf yang ikut nimbrung


" Heh .....anak .kecil ngak ikutan " kata Amar


" Siapa bilang Yusuf kecil , Yusuf sudah gede bang " kata yusuf memainkan Alis mata nya pada Amar


Membuat semua orang tertawa karna Yusuf mengoda Amar Dan itu Amar langsung melempar kulit kacang pada

__ADS_1


Yusuf dan Yusuf menangkapnya dengan tersenyum penuh arti


__ADS_2