Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 307


__ADS_3

Malik membuang nafas kasar ketika Yuna pergi bersama Fatma dan Faridah


" Malik mau antar ini dulu ya mah bah " kata Malik Yang tak merasa nyaman Bila ada keluargga nya membahas poligami


" Ya nak sekalian abah kemasjid " kata abah


"' Ya bah ayo bi , paman. Malik pamit " kata Malik


" Ya Mal " Kata Aman


" Ya sudah umah mau mandi dulu Kalian kalo mau makan . cari sendiri ya didapur masih banyak soto kok " kata Umah yang berlalu dan masuk kamar mandi untuk membersihkan diri .


Setelah selesai sholat umah pun pamit pergi ke rumah Fatma Sedangkan dirumah Fatma .Faridah senang banget karna Yuna banyak membawa makanan Apalagi enak enak kesukaan nya


" Alhamdulilah mak ....bi ini rezeki Farid nih pas pulang banyak makanan " kata Faridah senang .


" Ya rid sini , yang sebagian buat umah biar bibi pisahkan " Kata Yuna


" Ya bi " kata Faridah yang langsung mengambil nasi untuk makan


Sedangkan Malik bersama abah sudah di masjid Untuk ikut kumpulan bersama warga kampung sekitar mereka


" Assalamualaikum " kata ustad Sofyan Yang datang bersama abah


" Walaikum salam " jawab semua orang


" Wah ada .....ustad Malik rupanya " kata Amar yang duduk merapat dekat Malik


"' Salam ustad " kata Malik tersenyum simpul


" Tumben muncul lagi kaya jin aja datang pergi tampa pamit " bisik Amar


" Penasaran apa kepo Mar " balas Malik berbisik


"' Dua duanya " kata Amar yang tersenyum Yang merasa aneh bila Malik bisa pulang cepat dari jakarta ke Kairo Dan itu hal yang mustahil bagi Amar


Tak lama rapat pun di mulai Dan Amar berhenti bertanya Yang membuat Malik tenang Dan mendengar kan musyawarah Yang dipimpin ustad Sofyan


"' Jadi sebenarnya begini ustad Ipul itu tak tahu kalo tangan nya patah karna jatuh dan bengkak Hingga dokter langsung mengambil tindakan operasi dan berhasil Tampa mereka bertanya berapa biaya Yang dikeluarkan dan ternyata 15 juta lebih Dan itu membuat abah Dullah ngak sanggup membayarnya . Karna abah Dullah akan dilapor kan ke polisi kalo tidak membayar ." kata tetangga abah Dullah Yang menemani .Dan abah Dullah Yang hanya diam .


" Kita bisa menarik sumbangan warga untuk tambahan seikhlasnya " kata ustad Sofyan


" Tapi kalo ngak cukup gimana ustad " kata Yusuf


" Ya itu nanti kita pikir kan " kata ustad Rahman .

__ADS_1


" Begini saja kita tak perlu menarik sumbangan Saya akan bantu abah Dullah malam ini membayarnya kerumah sakit Tapi saya harus bicara dulu dengan istri Ana .Karna kebetulan istri Ana yang punya uang kalo saya pribadi memang belum gajian Karna baru pindah tugas Tapi insyaallah uang istri tetap akan lunasi Dan kita nggak perlu menarik sumbangan jadi nanti selepas isya biar abah Dullah pa Sani , saya dan ustad Amar kerumah sakit .Bagaimana " kata Malik


" Alhamdulilah " jawab semua orang yang lega karna tak mudah mencari uang .


" Alhamdulilah nak bila itu memang niat baik mu kami setuju " kata abah Rahman


" Ya nak kami setuju, ada baik nya nak Malik bicara dulu dengan Yuna . Saya percaya pasti Yuna juga setuju Dan lagi abah tak ikut pusing " kata ustad Sofyan .


Yang membuat semua orang tertawa geli .Yang memang ustad Sofyan juga sudah mulai pensiun berdakwah .Karna banyak ustad muda yang turun gunung untuk berdakwah .


" Ya bah, jadi abah bisa tidur nyenyak malam ini kan Ada ustad dermawan " kata Amar tertawa dengan tingkah lucu abahnya itu .


" Hahaha .... ya bah tapi ngomong ngomong biasa nya bang Malik bawa makanan nih tumben ini ngak " sindir Yusuf


" Kan ana ngak tahu ada rapat suf ,nih beli sana sama satu karton teh nya " kata Malik mengeluarkan dompet .


Dan memberikan Yusuf beberapa lembar uang ratusan


" Alhamdulilah rezeki anak soleh lan, ayo ke warung sikat..... " kata Yusuf senang


" Dasar koplak kamu suf ,bikin malu abang " kata Amar


" Kenapa malu bang , kalo malu simpan aja tuh muka ke tembok " kata Yusuf membuat semua orang tergelak dengar kelakar mereka


Lalu Yusuf dan Alan pun pergi membeli makanan


" Halah......mentang mentang bini lagi hamil sombong " kata Amar


" Iya dong sombong dikit boleh kan Apalagi ada junior " kata Malik yang membuat abah tertawa .


" Mar ngebut besok kalo sudah nikah biar abah juga nambah cucu ngalahin Malik " kata ustad Sofyan


" Ya bah siap " kata Amar


" Waduh ...... rame dong para ustad berlomba produksi " kata Samsul ikut terkekeh


" Ya kan cuma bercanda bang " kata Amar tertawa


" Serius juga ngak pa pa mar , abah doa kan biar cepat menyusul biar abahmu punya banyak penerus '" kata abah Rahman


" Kalo banyak ngak masalah man takut ngak seimbang ilmu nya . " kata ustad Sofyan.


" Maksudnya gimana tuh bah " kata Samsul


" Ya pengen nya semua pintar dan sholeh Tapi kadang kan rezekinya masing masing sam. Rahman punya anak laki satu bisa gendong banyak orang Nah abah lima Sam cuma dua yang selamat " kata ustad Sofyan terkekeh

__ADS_1


" Ya belum rezeki bah, syukuri saja mending ustad ada yang bisa ngangkat Nah kita ini masih abu abu " kata bapa yang lain


" Iya ustad apalagi cari kerjaan sekarang susah " kata Yang lain


" Ya disyukuri saja bapa bapa karna rezekinya masing masing " kata ustad Rahman


Dan tak lama Alan dan yusuf datang membawa banyak makanan dan minuman lalu menyuguhkan nya di tengah Hingga mereka pun menyantapnya sambil ngobrol Tentang masjid dan remaja masjid yang sudah banyak membantu warga .


Dirumah Fatma umah makan dengan lahap ketika melihat masakan Yuna Yang dibawa dari saranjana .


" De Mikha sana Anis ngak ikut kesini " kata Fatma .Karna sedari tadi tak melihat dua pelayan itu .


" Tadi ikut kak, tapi mereka ingin jalan jalan malam minggu .Jadi Yuna suruh pulang sekalian biar mereka puas Tadi mereka ke mall " kata Yuna


" Ya bebas dong " kata Fatma


" Ya sekali kali Fat , namanya juga jomlo .perlu refreshing " kata umah


" Hahaha...... umah tahu aja Umah gaul deh " kata Faridah .


" Iya dong umah juga pernah muda ya umah " kata Fatma .


Membuat semua nya tertawa. Dan Yuna juga tersenyum senang karna ia bisa bercanda dengan keluarganya .Apalagi dengan keluarga terdekatnya


Tak lama terdengar suara salam didepan pintu dan Faridah pun berlari membuka pintu


" Assalamualaikum " kata Abah


" Walaikum salam " kata Faridah dan umah . Yuna juga Fatma di dapur


" Wah sepi nih " kata abah


" Pada di dapur bah makan makan " kata Faridah .


" Wah mau dong " kata abah


" Sini abah tuh sudah disiapin menantu buat abah dan Malik " kata umah


" Hahaha ..... abah pikir umah belum kesini ." kata abah


" Ya kan tadi sudah bilang bah Tadi mau kesini " kata umah


' Masya allah berarti kita dapat rezeki umah Mal ambil kan piring " kata abah Yang ikut duduk untuk makan bersama umah


*****Maaf terlambat up date karna tadi takziah dulu 🥰🥰 ****,

__ADS_1


__ADS_2