
Malik pun lalu duduk bersandar di kursi menunggu Maryam pergi dari ruangannya
" Apa dia sudah lama menunggu suf " kata Malik
" Baru saja dia berharap bisa bertemu dengan mu, dia bercerita pada Ubaid Maryam dijodohkan orang tuanya.. Dan Maryam bilang akan memberikan kau warisan bila mau menikahinya " kata Yusuf tersenyum
" Ya Allah sungguh penawaran yang bagus sayang ana tak tertarik " kata Malik
" Hah kenapa ngak Mal antum bisa kaya tujuh turunan lho " kata Ubaid yang kepalanya nongol di balik pintu ruangan Yusuf
" Inalilahi buat antum aja id, ana ogah " kata Malik
" Hehehe .....ana kan ngak masuk kriteria nya Maryam Mal " kata Ubaid masuk dan duduk dekat Malik Yang asli Yaman Tapi sudah menetap lama di kairo
" Ya di coba id, kita sudah punya bini semua ngak masalah buat antum kan Anggap saja menikahi janda " Kata Yusuf terkekeh
" Hah ..... kok .janda sih kan masih gadis " kata ubaid .
" Iya gadis id, tapi bukan perawan " kata Yusuf yang membuat mata Ubaid mendelik kaget
" Astagfirullah bagaimana bisa " kata Ubaid tak percaya .
" Lah Maryam bilang sendiri kalo ia sudah biasa tidur dengan pria bukan muhrim selama di Amerika dan bebas Tampa ikatan. Jadi kan bisa di nilai kalo seorang wanita tidur ngak mungkinkan cuma tidur " kata Yusuf memainkan alisnya .
" Ya ana paham " kata Ubaid yang tak perlu penjelasan panjang .
" Tapi kalo antum mau tak masalah id, niatkan kau menyadarkan nya untuk hijrah dan berpikiran positif pada nya. Ana sudah beristri juga Yusuf kan kita ngak mungkin menyakiti dua wanita sekaligus . Apalagi istri ana hamil " kata Malik
" Iya Mal ana gerti Tapi Maryam menang milih Mal, Dan dia memilih antum karna kamu lebih tampan dan gagah. Dan sang abi minta yang berkulit putih " kata ubaid
" Ya tinggal antum buat putih tuh kulit bro pake pemutih atau luluran " kata Yusuf terkekeh
" Alamak ......" kata Ubaid yang membuat Malik dan Yusuf tertawa
Ketiga nya pun asyik ngobrol sampai waktu jam istirahat Dan Mereka makan berkumpul di ruangan dosen Karna ada salah seorang dosen tetap yang akan menikah dengan dosen di palestina .
__ADS_1
Sedangkan Yuna sedang mengirim fax
Untuk umi Syifa Dan juga desainnya lewat Arjan ketika nanti Arjan ingin menjemput Malik mengajar .
" Nona apa mau Anis bantu " kata Anis
" Tak perlu nis , kamu membaca saja " kata Yuna yang tahu Anis suka sekali membaca buku Sedangkan Mikha sedang belajar menyulam
" Baik nona " kata Anis Yang melihat Yuna sedang mengecek ulang gambarnya lewat laptop dan email .
" Nona apa nona pernah membaca buku tentang kiamat " kata Anis .
" Kenapa ?" bukan nya kau membaca buku tentang kiamat dunia " kata Yuna melirik buku Anis Yang ia pinjam dari lemari Malik
" Tapi ana belum paham nona ,kenapa bisa kiamat " kata Anis
" Kiamat itu akhir semua kehidupan manusia nis, ini tahun 2009 berarti tak lama lagi kita akan bertemu kiamat kecil
Dulu orang tua bila tahun 2000 akan kiamat Tapi selama didunia masih banyak yang sholat dan mengingat Allah
" Hi..... kok seram nona , nona tahu dari mana " kata Anis menatap Yuna Yang membuat Mikha ikut tegang mendengarnya .
" Ana membaca buku tentang tanda tanda kiamat . Nanti ada masa nya manusia menjadi serakah dan di mana banyak wanita dari pada pria Dan bencana juga datang dan penyakit aneh yang tak bisa kita prediksi di akhir jaman Dan juga ada kemunculan dajjal juga imah mahdi " kata Yuna menambahi sambil merapikan kertas desain nya
" Ya Allah trus kita gimana nona " kata
Mikha yang penasaran .
" Ya ngak gimana gimana hidup normal saja seperti biasa Tapi dengan tetap mengingat Allah berzikir dan bertasbih . Karna dalam sebuah riwayat ketika kita mengingat Allah para malaikat akan membangun kan kita rumah di dalam surga " kata Yuna
" Masya allah berarti kita akan punya rumah di surga nona " kata Mikha
" Ya begitulah tergantung amal nya dan ibadahnya " kata Yuna
" Ya Allah apa kita akan bertemu bila di surga nanti nona " kata Anis
__ADS_1
" Entah lah kan kita punya kapling sendiri Dan kelasnya juga sendiri ada Yang kelas ekonomi ada kelas bisnis Dan eksekutif " kata Yuna tersenyum
" Hah..... kita ngak ikut nona lagi dong " kata Anis cemberut .
" Iya lah kan jalan dan pintu nya berbeda Nis " kata Mikha
" Yah nona , apa nona Dan tuan juga akan bersama " kata Mikha .
" Ya kalo kita seiman dan sejalan Pasti akan bertemu kalian juga Jadi mulai sekarang kalian harus banyak belajar hidup lebih baik dari kemaren " kata Yuna
" Ya nona kan dunia hanya tempat kita mampir sementara menuju alam kubur kan " kata Mikha
" Ya begitu lah " kata Yuna yang asyik ngobrol di awasi dua pasang mata dari tirai jendela .
" Nona baik baik saja " kata Arjun yang Lalu kembali lagi ke pintu gerbang mengawasi pintu utama Takut ada tamu asing yang tak diundang datang sambil bersantai Karna habis kejadian tadi Malam Malik melarang Arjun dan teman teman nya memberitahu Yuna .Takut istrinya itu berpikir macam macam Agar istrinya itu tenang fokus pada kehamilannya
Sedangkan Anis dan Mikha dan Yuna
Asyik duduk lesehan setelah Yuna minta segelas teh hangat Dan cemilan ringan Yang di ambil kan Anis Dan Mikha membuat kan teh hangat
" Oh ya non, tadi malam kita sempat dengar tuan mau mengajak nona pulang
ke kalimantan .Apa kita juga ikut nona ." kata Mikha yang kembali merajut
" Entah....lah Ana belum tahu , ya terserah tuan kalian saja " kata Yuna Yang tak terlalu ambil pusing Karna ia punya kewajiban untuk menemani sang suami Dan kalo pun harus dikirim pulang tak jadi masalah Toh Ia juga bisa berkumpul dengan keluargganya dan kerabat nya .
Sedangkan Alea baru saja menyetrika baju kerja Aldi .Karna hari ini Helen dan Laras tak bisa main dan sibuk Alea yang sudah hamil 7 bulan lebih banyak bergerak Untuk kemudahan melahirkan Kadang ia sering membaca doa nabi Yunus untuk kelancaran melahirkan nya nanti .Yang di saran Yuna Agar mudah melahirkan
" Alhamdulilah sudah selesai juga , tadi malam aku mimpi indah Apa mungkin Yuna mau datang kesini lagi ya " kata Alea yang senang mengingat sahabatnya itu . Apalagi saat sedang hamil tua .
Alea pun merapikan pakaian Aldi di lemari Dan juga pakaian nya yang sudah rapi Untuk di simpan dalam lemari Lalu Alea pun merapikan keranjang pakaian Dan lalu istirahat masuk ke kamarnya .
" Akhirnya aku bisa istirahat juga " kata Alea yang lalu rebahan sambil mengusap
perutnya yang membuncit .
__ADS_1