Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 386


__ADS_3

Setelah agak malam Malik pun menyuruh kedua masuk kamar untuk tidur Karna sudah waktunya untuk istirahat .


" Ayo bobo " kata Yuna yang merapikan tempat tidur mereka berempat karna Anak anak mereka belum di bolehkan Malik untuk tidur sendiri karna masih terlalu dini untuk tidak diawasi .


" Umi besok kita mandi di kolam ya " kata Alim


" Ya sayang " kata Yuna .


" Ayo bobo besok bisa mandi di kolam " kata Yuna merebahkan kedua anak nya Dan Malik pun ikut berbaring di paling pinggir di sebelah Yuna .


" Bi besok ambil tempat tidur satu lagi buat Ulya dan Alim ya bi " kata Yuna


" Ya dinda , ayo kita kita bobo jangan lupa berdoa " kata Malik Mengajak keduanya berdoa


Disisi lain Alif dan Ghani sedang duduk santai bersama Aziz bercerita tentang Ulya .Karna Alif mampir ke istana Aziz untuk main sebentar di istana dekat pantai


" Tapi Ulya tak mengeluarkan cahaya nya kan saat menyerang mereka paman Karna mereka akan mengenali Ulya " kata Aziz melirik Ghani


" Tidak tuan, Ulya tak mengeluar kan nya Karna dia tahu itu akan berbahaya Dan pastinya nona Yuna sudah mengajarkan nya Juga mengarah kan nya untuk berhati hati " kata Ghani


" Ya paman , umi memang slalu memberi tahu kami untuk bersikap dan juga harus berhati hati karna itu akan mengudang bahaya . Dan Ade Alim lah yang paling tenang Karna dia sangat pintar untuk bersikap tenang Dan tak gegabah " kata Aziz yang tahu Alim sangat berhati hati dalam situasi apa pun Yang membuat Aziz heran pada Alim yang pintar menyembunyikan semua kelebihan nya


" Ya mereka berdua punya kelebihan masing masing " kata Alif


" Ya tuan benar sekali mereka adik kakak yang lucu dan mengemaskan Tapi juga membuat kita harus berhati hati Karna kemampuan mereka tak bisa diremehkan . Karna sepasang kembar itu punya ilmu yang mereka sembunyikan


" Ya paman dan kita belum melihat kemampuan Alim ." kata Aziz yang penasaran pada kekuatan sang adik angkatnya itu


" Ya sudah ziz terimakasih sudah menjamu kami. Kami harus pulang malam ini juga Karna paman Ghani masih banyak tugas " Kata Alif


" Trimakasih lif sudah mampir, paman mampir lah lagi bila kalian kesini ." kata Aziz basa basi


" Insyaallah tuan terimakasih kami pamit " kata Ghani Yang lalu meminta izin untuk berpamitan pulang ke raja dan ratu Yang membuat Aziz tersenyum Dan mengantar mereka ke abi dan uminya .Dan setelah itu mereka pulang kembali ke bandara


**************


Pagi ini dua bocah sudah asyik mandi di kolam renang yang membuat Yuna kaget karna suara berisik terdengar sampai kamarnya


" Astaga ya Allah itu anak anak " kata Yuna bergegas melihat dua anak nya itu

__ADS_1


" Umi..... lihat kita berenang " kata Alim berteriak senang


" Ya Allah nak, Apa ngak dingin ya allah


kok berendam gitu sih nak " kata Yuna


" Kita ngak dingin kok umi kan ada mataharinya " kata Ulya yang asyik di ban bebek nya


" Astaga anak abi kok disini semua ya " kata Malik yang membuat Malik terkejut


Karna dua buah hatinya itu asyik berenang Tampa takut kedinginan hanya memakai celana . Sedangkan Ulya memakai bebeknya sedangkan Alim mengapung


" Ya ampun bi , anak kita pagi pagi begini sudah mandi " kata Yuna


" Ngak papa dinda, abi juga mau mandi " kata Malik yang ikut mencebur kan diri ke kolam Dan membuat Yuna menggelengkan kepala nya


" Dinda ayo ikut turun " kata Malik yang membuah Yuna tersenyum Dan hanya mengelengkan kepalanya .


" Heh .......kok gitu ayo turun " kata Malik menyirami sang istri yang membuat Yuna kabur masuk rumah


" Hahaha umi kabur bi " kata Ulya tertawa


" Ya umi kan ngak kuat dingin " kata Malik kalo tahu sang istri ngak suka dingin Apalagi berendam di air kolam .


Sedang kan Yuna yang masuk kedapur membantu Mikha dan Anis juga Nurul yang memotong motong sayur


" Apa ustad belum bangun kak " kata Nurul


" Sudah tuh di kolam lagi berenang " kata Yuna


" Hah.......kok bisa " kata Amar yang datang ke dapur ingin minum


" Lihat sana mar , kalo ngak percaya " kata Yuna santai


" Wah .... bisa tuh , lihat ah " kata Amar


Yang lalu bergegas menuju kolam renang Dan melepaskan baju kaos nya ketika melihat Malik di kolam Lalu ikut nyemplung ke kolam renang


" Hore paman ikut " kata Alim bertepuk tangan senang karna Amar ikut berenang

__ADS_1


" Mal tuh dua bayi ajaib sudah bisa berenang " kata Amar


" Ngak usah ditanya mar , di lihat saja perkembangan nya Karna mereka bukan bayi biasa " kata Malik


Dan mereka jadi perhatian dua pasang mata yang mengintip dari atap rumah Yang tak lain teman Arjun dan Arjan


" Mereka sudah pulang " kata sang teman


" Ya kita bisa memberitahukan nya pada syekh kalo bayi itu baik baik saja " kata teman nya lalu mengawasi keempat orang yang sedang mandi .


Sedangkan Yuna sedang menyiapkan sarapan dan susu hangat untuk di bawa ke kolam Agar anak anaknya tidak lapar


" Nona apa kita ke pasar pagi .ini " kata Anis


" Ya kita kepasar habis ini Mumpung mereka mandi .Biar ana siapkan makanan dulu buar mereka tidak mencari kita. Ayo siapkan Ana mau antar susu dan roti dulu " kata Yuna yang membawa makanan ringan ke kolam renang .


" Umi ......umi sini " kata Ulya senang dan naik keatas menyambut sang umi


" Apa itu buat kita umi " kata Ulya


" Ya sayang nih susu hangatnya diminum Dan ini rotinya ya Alim......sini naik sayang ini sudah umi bikin kan roti bakar " kata Yuna menaruhnya meja kecil dekat kolam Yang membuat Alim naik Dan meminumnya sambil mengigit roti hangat buatan Yuna


" Buat kita mana Yun " kata Amar


" Tuh lagi dibawakan Anis " kata Yuna menujuk Anis yang baru datang Membawa nampan makanan dengan dua susu hangat dan cemilan


" Tuan ini susunya " kata Anis yang membuat kedua nya naik Dan mendekati Anis lalu duduk di lantai sambil mencomot roti dan menguyah roti isi daging buatan Anis Dan Yuna pun berbisik pelan pada Malik Yang membuat Malik mengangguk Yang membuat Amar bingung dan penasaran pada bisikkan Yuna yang dianggukan Malik .Lalu Yuna dan Anis pun pergi


" Yuna bilang apa ?" kata Amar


" Pengen tahu apa tahu banget mar kok kepo sih " kata Malik tersenyum


" Ya hanya sekedar pengen tahu .." kata Amar melirik Malik


" Masa , tapi penasaran kan " kata Malik tersenyum tipis pada Amar


" Ck ...... kau ini , ngak usah muter muter lho aneh deh Mal pake rahasia segala " kata Amar menatap Malik Yang lalu tertawa pada Amar karna Yuna berbisik pelan seolah ada yang disembunyikan


" Sini gue bisikin biar ngak kepo " kata Malik Lalu berbisik

__ADS_1


" Yuna mau kepasar Tapi anak anak nggak boleh ikut " jelas Malik terkekeh Yang membuat Amar mendorong bahu Malik Yang tergelak pada rasa penasaran Amar yang kepo urusan Yuna


__ADS_2