
"Mengapa Anda mencari Kris ke sini?" tanya Juan Mahardika.
"Kami mendapatkan kabar istri Anda adalah sahabat dari Nyonya Kris, Tuan."
Tidak hanya Juan Mahardika yang tersesnyum. Pengacara Kris dan Asisten Dwi Saputra juga ikut tersenyum. Tidak ada hubungan persahabatan dengan keberadaan mantan istri terpidana jika dipikir dengan logika.
"Maaf Pengacara, tidak ada hubungan antara sababat dengan kasus ini." Pengacara Kris yang menjawab pertanyaan Pengacara Dokter Yohan Carnett.
"Klien kami bercerita kemungkinan besar Nyonya Kris bersama istri Anda, Tuan."
"Memang dulu istriku bersahabat dengan Kris. Kami juga yang membawa Kris dari klien Anda yang kejam itu, tetapi setelah Kris pindah ke Bandung kami lost contack dengan dia," jawab Juan Mahardika dengan tegas.
"Kami sudah ke Bandung, Tuan. Rumah yang ditempati Nyonya Kris kini sudah ditempati orang lain," jawab Pengacara Dokter Yohan Carnett.
Juan Mahardika tersenyum simpul mendengar cerita dari pengacara dokter urologi itu. Tidak mungkin akan menemukan Kris di sana karena alamat itu adalah alamat karyawan perusahaan yang ada di Bandung. Sudah diperintahkan untuk mengatakan tidak mengenal pengontrak yang lama.
__ADS_1
"Apakah Anda tidak mendapatkan alamat Kris yang baru dari kontrakan itu?"
Pengacara Dokter Yohan Carnett bercerita menemukan alamat Kris yang tertera di keterangan pengadilan setelah ke sana sendiri. Bertemu dengan penghuni kontrakan yang baru pindah lima bulan lalu. Saat ditanya tentang Kris, mereka menjawab jika Kris dan keluarga baru saja ke luar satu hari sebelumnya.
Kris pindah bersama dua adik dan ibu kandung saat itu. Mereka mengatakan akan pindah ke luar kota, tetapi tidak mengatakan di mana akan tinggal. Hanya mengatakan akan menetap di keluarga dari ibu yang tinggal di desa.
"Kami tidak menemukan alamat Nyonya Kris lagi sampai sekarang, maka itu kami berkunjung ke sini," kata Pengacara Dokter Yohan Carnett setelah selesai bercerita.
"Maaf, Tuan Juan ataupun Nyonya Elfa tidak ada hubungannya dengan kasus ini, jadi Anda tidak berhak bertanya dan mendesak untuk mengetahui Nyonya Kris," jawab Aisten Dwi Saputra dengan tegas.
"Kami tahu, Asisten Dwi, kami sudah berusaha mencari ke desa dan ke tempat kuliah adik Nyonya Kris, tetapi tidak menemukan dia. Sedangkan kami mengirim surat resmi pada Anda belum juga ada jawaban." Pengacara itu menunjuk Pengacara Kris.
"Saya sudah lebih dari tiga bulan lost contack dengan Nyonya Kris, sudah tiga bulan juga tidak ditransfer jasa pengacara. Jadi saya menganggap bukan pengacara Nyonya Kris lagi."
"Mengapa Anda bisa ke sini?"
__ADS_1
"Saya kebetulan menjadi pengacara di perusahaan Tuan Juan,"
"Saran saya, silakan Anda menghubungi pengadilan dan bertanya di sana!" Asisten Dwi Saputra memberi saran.
Juan Mahardika menatap tajam peda pengacara yang terlihat bingung. Dalam hati merasa bersyukur karena tanpa sengaja bisa mengetahui kabar tentang mantan suami Kris. Yang ternyata sampai sekarang belum menyerah untuk mengusik ketenangan Kris dan Elfa.
"Apakah saya boleh tahu mengapa sekarang dokter itu menunjuk Anda sebagai pengacaranya?" tanya Juan Mahardika.
"Karena Tuan Yohan akan dipindahkan menjadi tahanan kota setelah satu tahun masa hukuman di sel tahanan tepatnya dua bulan lagi."
Asisten Dwi Saputra langsung memandang wajah pengacara Kris dengan heran. Biasanya pengacara Kris selalu cepat mendapatkan berita tentang dokter urologi itu. Namun, sekarang tidak mengetahui kabar itu sama sekali."
"Mengapa dipindah menjadi tahanan kota?" tanya Juan Mahardika.
BERSAMBUNG
__ADS_1
yok mampir ke novel teman yang rekomen ini di novel toon, dijamin seru lo!