Jiwa Naga Sejati

Jiwa Naga Sejati
Pertarungan di Dalam Hutan.


__ADS_3

Gadis burung itu terus menyerang kearah Shin Liong dengan serangan yang semakin cepat serta semakin kuat saja.


Sementara itu, Shin Liong dengan langkah Dewa Dewi nya, berpindah pindah kesana kemari, seolah olah menebus ruang waktu.


Di serang sebelah kiri, tiba tiba saja Shin Liong sudah berada di sebelah kanan , dan di serang kesebelah kanan, tiba tiba saja Shin Liong sudah berada di belakang gadis burung itu.


Melihat pemimpin nya kewalahan menyerang Shin Liong , gadis burung yang kedua segera ambil bagian untuk membantu menyerang Shin Liong .


Sedangkan gadis ketiga dan ke empat, segera mengambil bagian untuk menyerang Putri Xuan Yi dan Dewi Ying Fa.


Pertarungan tiga melawan empat segera terjadi di lantai hutan itu.


Dua orang gadis burung melawan Shin Liong sendirian, sementara itu yang lain nya melawan Putri Xuan Yi dan Dewi Ying Fa secara satu lawan satu.


Tidak banyak kesulitan bagi Putri Xuan Yi dan Dewi Ying Fa untuk melawan kedua gadis burung itu.


Maka setelah sepuluh jurus, kedua gadis burung itupun tersungkur dengan salah satu gadis burung itu di totok oleh Putri Xuan Yi ,dan satu nya lagi tubuh nya bergetar kedinginan terkena jurus inti salju dari Dewi Ying Fa.


Sedangkan Shin Liong memang tidak berniat untuk mencelakai kedua orang gadi burung itu, maka dia lebih banyak menghindar saja dari pada membalas serangan kedua gadis burung itu.


Hingga seratus jurus pun berlalu sudah , jangan kan untuk menjatuhkan lawan nya ,kedua gadis burung itu menyentuh tubuh Shin Liong saja tidak mampu.


"Berhenti !, berhentilah bertarung !" ...


Tiba tiba terdengar suara lembut seorang wanita di atas mereka.


Entah kapan datang nya, diatas mereka .uncul seorang wanita cantik jelita bersayap putih seperti salju dan berkalung emas bermata berlian serta memakai Tiara indah di atas kepala nya.


Mendengar seruan itu , kedua orang wanita burung itu segera mundur kebelakang beberapa tindak.


"Yang mulia Ratu Tiau Nyin , ampuni kami Ratu, kami terpaksa menyerang mereka, semua ini karena pemuda itu begitu kurang ajar nya menghina kami !" kata gadis burung berkalung emas itu.


Ratu manusia burung yang cantik jelita itu menatap kearah Shin Liong dan kedua istri nya.


"Apa yang telah kau lakukan ,sehingga para bawahan ku mengatakan bahwa kau menghina mereka ?" tanya Ratu manusia burung itu.


"Saya tidak mengatakan apa pun , apalagi menghina mereka Ratu, para nona burung itu saja yang terlalu perasa!" jawab Shin Liong memang tidak mengerti.


"Nah iya kan Ratu , kata kata penghinaan itu diucapkan nya lagi Ratu!" kata gadis burung berkalung emas itu lagi.


"Ooh rupanya itu masalah nya , hei pemuda , ketahuilah , kata kata mu barusan , merupakan penghinaan bagi bangsa Tiau Nyin!" kata sang Ratu kepada Shin Liong .


"Kata kata yang mana ya ratu yang merupakan penghinaan itu , saya tidak mengerti !" kata Shin Liong minta penjelasan.


"Kau tidak boleh mengatakan kepada bangsa kami nona burung , gadis burung , atau apa saja yang ada burung nya !" kata sang Ratu menjelaskan.


"Tetapi barusan, ratu juga mengatakan nya kan ?" kata Shin Liong .


Mendengar ucapan Shin Liong itu , muka sang ratu nampak sedikit berubah.

__ADS_1


"Huh kau menjebak perkataan ku , aku cuma menjelaskan kepada mu , supaya kau mengerti , paham ?" kata sang Ratu dengan nada jengkel nya.


Dengan sekali kibasan tangan saja , kedua orang bawahan nya yang tadi tertotok serta beku terkena jurus inti salju itu langsung bisa bergerak kembali.


"Maafkan kami Ratu, kami baru tiba di tempat ini, jatuh bersama petir tadi , dan kami tidak tahu jika itu merupakan penghinaan bagi bangsa Tiau Nyin ini , sekali lagi maafkan ketidak tahunan kami Ratu yang mulia !" kata Putri Xuan Yi mewakili sang suami dan adik madu nya itu.


Ratu bangsa Tiau Nyin itu menatap kearah putri Xuan Yi yang tinggi semampai dan memiliki kecantikan luar biasa cantik jelita nya itu agak lama.


Sesaat kemudian sang Ratu bangsa Tiau Nyin itu tersenyum ramah kepada putri Xuan Yi.


"Tidak apa apa nona , sudahlah jangan di perpanjang lagi , saya Xiau Kim Tiau selaku Ratu Bangsa Tiau Nyin juga meminta maaf atas perlakuan bawahan saya" kata sang Ratu sambil menjura beberapa kali.


"Terimakasih Ratu !, ini Shin Liong suami kami berdua , saya bernama Xuan Yi dan adik saya ini bernama Ying Fa!" kata Putri Xuan Yi sambil balas menjura beberapa kali , di ikuti oleh Shin Liong dan Dewi Ying Fa.


"Kalian dari mana ?, dan mau apa di dalam hutan Thai San ini ?" tanya Ratu Bangsa Tiau Nyin itu lagi.


"Kami dari Dunia di atas sana , mengejar se orang laki laki dari bangsa manusia yang telah menawan seorang kerabat kami !" jawab Putri Xuan Yi.


Beberapa saat sang Ratu itu terdiam menatap Shin Liong dan kedua orang istrinya itu.


"Saya percaya pada kalian , tetapi tahukah kalian jika Dunia bawah ini sangatlah berbahaya sekali ?" tanya sang Ratu lagi.


"Bahaya apakah yang mulia ?" tanya Dewi Ying Fa heran , karena merasa aman aman saja.


"Bagian bawah hutan Thai San ini dikuasai oleh berbagai Bangsa, seperti bangsa Long Nyin (manusia Serigala), Ko Li Nyin (manusia Rubah) dan Lo Fu Nyin (manusia Harimau) , kalau tidak keberatan , maukah kalian beristirahat di tempat kediaman kami ?" tanya Ratu bangsa Tiau Nyin itu.


"Kalau tidak merepotkan kalian , kami setuju saja !" jawab Putri Xuan Yi segera.


"Kami tidak perlu di gendong yang mulia , kami bisa terbang sendiri !" kata putri Xuan Yi menolak perintah Sang Ratu Bangsa Tiau Nyin itu dengan halus.


"Ooh !, benarkah itu ?, tetapi saya tidak melihat satu sayap pun di belakang kalian !" kata sang Ratu dengan perasaan heran.


"Benar Ratu , kami terbang tidak memerlukan sayap yang mulia !" kata Putri Xuan Yi, yang tiba tiba tubuh nya naik mengambang diudara meskipun tidak mempergunakan sayap.


Ke empat gadis Burung itu melongo melihat pertunjukan di depan mata mereka itu.


Betapa tidak , bila mereka terbang memerlukan sayap , tetapi Shin Liong dan kedua orang istri nya itu tidak memerlukan sayap sama sekali.


"Kalian hebat , ayolah kita pergi sekarang !" ajak sang Ratu sambil terbang menuju ke atas pohon.


Tetapi baru saja tubuh nya naik sedikit dari tanah , tiba tiba dari balik kegelapan hutan , bermunculan manusia manusia namun berkepala serigala, lengkap dengan cakar cakar mereka yang tajam, merekalah bangsa Long Nyin.


"Kenapa harus buru buru Ratu ?, kita belum bermain main kan ?" kata pemimpin bangsa Long Nyin itu sambil berjalan mendekat kearah sang Ratu bangsa Tiau Nyin.


Namun baru saja pemimpin dari pasukan Long Nyin itu berniat menggapai tangan sang Ratu yang cantik jelita itu,


"Bum !"...


Sebuah pukulan bertenaga sangat kuat, menghantam tubuh pemimpin pasukan bangsa Long Nyin itu.

__ADS_1


Tubuh pemimpin pasukan Long Nyin itu terbang beberapa puluh depa kebelakang , dan terhenti setelah menabrak sebuah pohon besar hingga berguncang keras.


Namun sang pemimpin pasukan bangsa Long Nyin ini memang sangat tangguh sekali.


Benturan yang sedemikian hebat itu , belum cukup untuk membuat tubuh nya terluka.


"Kep*rat !, kau Ratu ja*ang , aku akan menangkap mu hari ini , bersama para manusia itu untuk kami jadikan budak kami !" kata pemimpin pasukan Bangsa Long Nyin itu.


"Tidak !, tidak bisa , mereka bertiga bagian Bangsa kami , Bangsa Lo Fu Nyin yang Agung, kalian pergilah segera dari sini !" tiba tiba dari balik pepohonan , muncul lagi beberapa orang laki laki berwajah manusia namun mirip Harimau yang lengkap dengan taring dan cakar nya.


Wajah sang Ratu bangsa Tiau Nyin nampak mulai memucat.


"Celaka !, Dua Bangsa paling ganas di Thai San, kini hadir berbarengan di sini , pergilah kalian terlebih dahulu , aku akan menahan serangan mereka !" kata Ratu bangsa Tiau Nyin memerintahkan para bawahan nya, untuk membawa Shin Liong dan kedua orang istri nya , untuk pergi terlebih dahulu , sementara dia akan menahan serangan dari para prajurit bangsa paling ganas di seantero Thai San itu.


"Tidak Ratu yang mulia , ijinkan kami membantu kalian menghadapi mahluk mahluk buas ini , kami tidak akan menyelamatkan diri , sementara kau menentang bahaya demi kami , biarlah kita maju bersama sama Ratu !" kata Putri Xuan Yi.


Mendengar kesungguhan dari Putri Xuan Yi itu, sang Ratu hanya bisa terdiam saja.


Sudah lama sekali dia tidak menemukan orang orang dengan kesetiakawanan seperti itu di Dunia ini.


Seandainya manusia lain yang dia beri tawaran seperti itu, tentu mereka tidak akan menyia nyiakan kesempatan itu.


"Baiklah !, terserah kalian saja , tetapi aku sudah memberi kesempatan kepada kalian bertiga , jangan salah kan akan bila kalian celaka !" kata sang Ratu sambil bergerak lincah menyerang para prajurit dari dua Bangsa itu.


Putri Xuan Yi yang sudah pandai mempergunakan jurus langkah Dewa Dewi , bergerak dengan berpindah pindah tempat sambil menyerang para prajurit itu.


Sedangkan Dewi Ying Fa, meskipun belum mahir menggunakan jurus Dewa Dewi, tetapi karena dia terbang , sehingga dengan mudah nya dia menyerang para prajurit itu satu persatu dari atas dengan jurus inti es nya.


Sedangkan Shin Liong sendiri, bergerak cepat mendekat kearah pemimpin pasukan Bangsa Long Nyin sambil menyerang pemimpin pasukan itu dari dekat dengan seperempat energi serangan nya.


"Bum !" ...


Terdengar dentuman sangat nyaring sekali , ketika pukulan dari Shin Liong berhasil mendarat bersih di dada sang kepala pasukan bangsa Long Nyin itu.


Saking kuat nya pukulan itu, tubuh sang kepala pasukan itu tidak terlempar kebelakang , tetapi dada nya lah yang berlobang sebesar buah kelapa.


Pemimpin pasukan bangsa Long Nyin itu tumbang tanpa sempat mengucapkan apa pun juga , terkena pukulan tingkat Dewa sempurna yang telah sempurna.


Melihat hal itu , prajurit pasukan bangsa Long Nyin yang tinggal beberapa orang itu segera melompat masuk kedalam kegelapan hutan.


Pada saat yang sama , pukulan dari Ratu bangsa Tiau Nyin beradu dengan pukulan dari pemimpin pasukan Lo Fu Nyin, dan terdengar suara dentuman dahsyat karena beradu nya dua energi besar itu.


Tubuh sang Ratu bergetar beberapa saat, sedangkan tubuh pemimpin pasukan Lo Fu Nyin itu terlempar hingga puluhan depa , dengan dada yang sudah remuk.


Melihat pemimpin nya tewas ,para prajurit pasukan bangsa Lo Fu Nyin yang tingga beberapa orang itu, segera melarikan diri masuk kedalam huta.


Memang bukan sekedar kata kata saja bila Ratu Bangsa Tiau Nyin ini sangat tangguh sekali.


Tetapi juga sebalik nya , Sang Ratu Bangsa Tiau Nyin beserta bawahan nya terperangah melihat pemimpin dari pasukan Long Nyin yang tewas dengan dada berlobang besar , sebesar buah kelapa itu ,tanpa sedikitpun terdorong kebelakang , itu menunjukan kekuatan pukulan yang sangat kuat sekali.

__ADS_1


...****************...


__ADS_2