Jiwa Naga Sejati

Jiwa Naga Sejati
Hek Lian Kauw Cabang Kota Yufing .


__ADS_3

Ke empat orang laki laki berjubah hitam berhiaskan sulaman bunga teratai hitam dengan dasar Pat kwa berwarna kuning itu menatap lekat pada wajah Dewi Xuan Yi yang cantik jelita itu , meskipun akal mereka menyuruh berpaling , tetapi mata mereka seperti nya memiliki energi tersendiri untuk menolak kehendak akal mereka .


"Apakah kau sudah puas menatap istri ku , ayo kita pergi , aku ingin tahu , apa yang ingin di katakan pemimpin mu itu !" kata Shin Liong memecah kekakuan suasana saat itu .


"Kau boleh mengajak istri mu ini untuk ikut bersama mu !" kata salah satu dari laki laki itu .


Shin Liong segera minta ijin kepada kedua istri nya di dalam kamar tidur penginapan itu .


Setelah itu , barulah Shin Liong dan Dewi Xuan Yi pergi , bersama ke empat orang laki laki bertampang kasar itu , ke selatan kota Yufing , tepat nya ke markas cabang Hek Lian Kauw kota Yufing .


Saat memasuki areal markas Hek Lian Kauw cabang kota Yufing ini , suasana sangat sunyi sepi , tetapi sebenar nya Shin Liong dan Dewi Xuan Yi sudah tahu jika di sekitar mereka itu , bersembunyi sebanyak empat puluh orang laki laki .


Namun Shin Liong dan Dewi Xuan Yi pura pura tidak mengetahui tentang masalah itu .


Di aula utama , tepat berada di belakang klenteng besar , terlihat ada tiga orang laki laki tua bertubuh jangkung dengan mengenakan jubah hitam dengan sulaman lambang teratai hitam , namun berbeda Pat kwa nya saja .


Seorang yang yang berada di tengah , Pat kwa nya berwarna kuning emas , sementara yang di samping kiri dan kanan berwarna putih perak .


Ketiga laki laki tua itu memperhatikan Shin Liong beberapa saat lama nya , lalu saling pandang dan menganggukkan kepala mereka .


Sementara itu , ke empat laki laki yang tadi menjemput Shin Liong itu , langsung bersujud di hadapan ketiga orang tadi .


"Bersujud lah didepan Kuncu Suhu Ao Bin Tiong yang suci !" teriak ke empat orang laki laki tadi .


Mendengar bentakan itu , Shin Liong cuma tersenyum saja , diam diam dia memindai tingkat kultivasi semua orang yang ada di tempat itu .


Ke empat orang yang tadi menjemput mereka itu , rata rata berada di tingkat Dewa langit awal , sedang kan yang berdiri di depan mereka , yang mengenakan Pat kwa putih perak , berada di Dewa Langit akhir , serta seorang lagi yang berdiri di tengah mengenakan Pat kwa emas , berada di ranah Dewa Bintang menengah .


Shin Liong terhenyak sesaat , bagai mana hanya dalam lima atau enam tahun saja , mereka bisa mencapai tingkat setinggi itu ?.


"Bersujud lah pada Kuncu Suhu Ao Bin Tiong yang suci !" ...


Kembali terdengar suara keempat laki laki tadi memerintahkan Shin Liong agar bersujud , tetapi kali ini disertai dengan pengerahan Hoat Sut (ilmu Sihir) yang membuat hati serta kaki yang mendengarkan nya bergetar .


Melihat hal itu , Shin Liong kembali tersenyum , kali ini dia langsung mengerti , bagai mana orang orang ini bisa mencapai ranah yang begitu tinggi , hanya dalam waktu yang begitu singkat saja , rupanya ada keterlibatan energi Qi hitam pada mereka .


Shin Liong melihat jika Dewi Xuan Yi tidak terpengaruh apa apa terhadap Hoat Sut yang dilancarkan tadi .


Hal itu terjadi , karena energi yang ada di dalam diri Dewi Xuan Yi adalah energi dari Qi cahaya suci sendiri , yang tidak terpengaruh dengan Hoat Sut jenis apa pun , meskipun sang pemilik energi gaib itu sendiri tidak menyadari nya .


"Untuk apa aku bersujud pada manusia , yang kenal juga tidak !" jawab Shin Liong dengan mengarahkan beberapa persen energi nya , sehingga energi Hoat Sut itu sirna seketika .


"Kurang ajar !, rupanya kau memiliki sedikit kebisaan juga , aku ingin tahu , seberapa banyak pengetahuan mu !" kata laki laki tadi sambil mempersiapkan serangan nya .


"Hentikan serangan kalian !" terdengar suara laki laki tua yang berdiri di tengah yang di panggil dengan nama Kuncu Suhu Ao Bin Tiong .

__ADS_1


Ke empat laki laki tadi pun menghentikan serangan nya kepada Shin Liong .


"Apakah kau tahu untuk apa kau ku panggil ke tempat kami ini ?" tanya Kuncu Suhu Ao Bin Tiong .


"Kalian belum mengatakan nya , jadi aku belum tahu !" jawab Shin Liong seadanya .


"Bergabung lah dengan Hek Lian Kauw , dan kau akan mendapatkan tingkat kultivasi yang luar biasa , dimana orang lain bisa menghabiskan waktu ratusan tahun untuk mencapai nya , tetapi di sini , kau bisa mendapatkan nya , cuma dalam hitungan hari saja , aku melihat susunan tulang mu adalah susunan yang paling sempurna , yang paling dicari oleh Hek Lian Kauw ini !" kata Ao Bin Tiong .


"Aku tidak berminat ikut perguruan manapun , sekte mana pun , dan kelompok mana pun juga , maafkan aku tuan !" jawab Shin Liong halus .


Mendengar penolakan Shin Liong secara halus itu , Kuncu Suhu Ao Bin Tiong bukan nya marah , tetapi wajah nya kembali tersenyum , "sekali lagi ku tawarkan kepada mu anak muda , masuklah menjadi anggota pengurus Hek Lian Kauw , dan kau akan memiliki kesempatan untuk menguasai Dunia ini dalam waktu yang sangat singkat , coba bandingkan dengan jalan biasa , kau bisa menghabisi waktu Beratus ratus tahun untuk mencapai nya , pikirkan tawaran ku ini akak muda , kau bisa mendapatkan kedudukan yang tinggi di dalam Hek Lian Kauw ini !" kata Kuncu Suhu Ao Bin Tiong lagi , berusaha membujuk Shin Liong .


Shin Liong ber soja dihadapan ketiga laki laki tua itu , "maafkan saya Lo Enghiong , saya tidak berminat pada satu perkumpulan apapun juga , ijinkan kami kembali ke keluarga kami lagi !"...


Mendengar penolakan dari Shin Liong secara halus itu , tiba tiba raut wajah laki laki tua bernama Ao Bin Tiong itu berubah drastis , dan suara tawa nya pun pecah berderai .


"Ha ha ha ha , sayang sekali kalau begitu , tetapi tidak masalah , bagi ku , di terima ataupun di tolak , sama saja , kalian berdua tetap tidak bisa kembali pada keluarga kalian semenjak saat ini , hingga selama nya , ha ha ha ha !" tawa Ao Bin Tiong pecah berderai .


Mendengar kata kata Ao Bin Tiong itu , serentak Shin Liong dan Dewi Xuan Yi tertawa terbahak bahak juga , sehingga tawa Ao Bin Tiong justru terhenti melihat sepasang anak muda itu tertawa geli .


"Hei sepasang pemuda gila , maut sudah di depan mata , malah asik tertawa , apa yang kalian ketawa kan heh ?" tanya Ao Bin Tiong heran .


"He he he he , lucu , lucu , kalian bicara seperti itu , yakin kah kalian bisa menahan kami berdua ? , atau justru besok pagi , penduduk kota Yufing ini sudah tidak melihat kalian semua beserta seluruh markas kalian ini , ayo sekalian , suruh empat puluh orang laki laki yang bersembunyi itu untuk keluar menangkap kami , agar sekalian bisa kami basmi semua nya !" kata Shin Liong sambil tertawa .


Kini giliran Ao Bin Tiong yang terheran heran , bagai mana bisa anak muda itu mengetahui empat puluh orang pemuda yang bersembunyi di sekitar tempat itu , dengan pedang terhunus .


"Kalian ber empat , cepat ringkus kedua anak muda itu !" perintah Ao Bin Tiong kepada empat orang laki laki yang tadi menjemput Shin Liong dan Dewi Xuan Yi dari penginapan .


Ke empat orang laki laki itu segera bergerak mendekati Shin Liong dan Dewi Xuan Yi .


"Kakak !, biar ku selesaikan ke empat cicak ini ya " kata Dewi Xuan Yi sambil tersenyum sangat manis .


"Cepat lah meme , jangan buang buang waktu kita di tempat ini !" jawab Shin Liong .


"Dua atau tiga jurus kakak !" jawab Dewi Xuan Yi lagi .


Mendengar itu , kemarahan ke empat laki laki itupun semakin menjadi jadi saja .


"He he manis , bicara mu terlalu tinggi sayang , baiklah , aku akan meme*uk dan men*ium mu di depan suami mu , agar kau tahu bahwa kami tidak main main !" kata laki laki pertama tadi sambil menahan kemarahan nya .


"Satu !" ...


Tiba tiba terdengar suara dari Dewi Xuan Yi bergema , bersamaan dengan itu , bayangan nya pun berkelebat sangat cepat sekali .


"Prak !" ...

__ADS_1


"Prak !" ...


Dua kali terdengar suara berderak , dan bersama dengan itu , dua orang teman laki laki pertama tadi , tumbang dengan kepala pecah , tanpa sempat menyadari apa yang telah terjadi pada mereka berdua .


"Dua !" ...


Kembali terdengar suara Dewi Xuan Yi bergema , bersamaan dengan berkelebat nya bayangan tubuh nya .


Karena tidak melihat datang nya serangan , kedua orang laki laki itupun meletakan kedua pergelangan tangan nya di depan wajah mereka .


"Prak !" ...


"Prak !" ...


Kembali dua kali terdengar suara berderak , dan kedua laki laki itupun terjungkal dengan kepala yang pecah .


Karena mengira serangan datang dari arah depan , maka kedua orang laki laki itupun meletakan kedua lengan nya di depan wajah nya , tetapi sayang sekali , karena kali ini , serangan dari Dewi Xuan Yi bukan dari depan , tetapi justru dari belakang mereka , sehingga tanpa ampun , tengkuk mereka berdua terkena pukulan tangan Dewi Xuan Yi hingga pecah berserakan .


"Dua jurus kan kak ?" kata Dewi Xuan Yi sambil mempermainkan mata nya hingga terlihat kian jelita saja wajah nya .


Sambil memencet hidung Dewi Xuan Yi yang mancung itu , Shin Liong berkata " iya kau hebat meme , gerakan mu semakin sempurna saja !" ...


Bukan main kemarahan dari Ao Bin Tiong melihat kelakuan sepasang muda mudi itu , yang seolah olah meng olok olok mereka .


"Kurang ajar !, anjing hina , ku bunuh kalian berdua , ayo kalian semua , bunuh mereka berdua ini !" teriak Kuncu Suhu Ao Bin Tiong marah .


Serentak , empat puluh orang laki laki berlompatan keluar dari persembunyian mereka , dan langsung menyerang kearah Shin Liong dan Dewi Xuan Yi dengan pedang terhunus nya .


Dewi Xuan Yi Dengan selendang di pinggang nya , bergerak dengan sangat indah sekali , seakan menari dengan tarian maut para bidadari .


Siapa saja yang terkena ujung selendang hijau itu , maka tamat lah riwayat nya sebagai manusia .


Sedangkan Shin Liong , cuma dengan tangan kosong nya saja , berhasil membuat para pengeroyok nya tidak berdaya , Siapa saja yang berhasil dia cengkram , maka maut pun datang menghampiri nya .


Seperti saling berlomba lomba , sepasang muda mudi ini bergerak ke arah lawan mereka .


Tidak memerlukan waktu yang lama , empat puluh orang laki laki itupun tewas semua nya .


"Kurang ajar !, ku bunuh kau bajin*an !" teriak Kuncu Suhu Ao Bin Tiong sambil menyerang kearah Shin Liong .


Sedangkan kedua orang laki laki yang berdiri di samping nya , segera menyerang Dewi Xuan Yi .


"He he he he , marilah main main sebentar dengan kami berdua , dan setelah itu , kita main di tempat tidur ya ?" kata salah satu dari kedua laki laki pembantu Kuncu Suhu atau yang mereka sebut Lo Suhu .


Kedua orang laki laki tua sebagai Lo Suhu itu , segera bergerak mengeroyok Dewi Xuan Yi .

__ADS_1


...****************...


__ADS_2