
Serigala perak bernama si putih , teman Shin Liong semenjak kecil itu sangat bahagia bisa bertemu dengan Shin Liong kembali .
"Dewi !, inilah si putih yang sering ku ceritakan itu , teman dan sahabat ku satu satu nya semasa kecil dahulu !" kata Shin Liong memperkenalkan serigala perak itu kepada ketiga orang istri nya itu .
"putih !, ini putra ku , kau bisa menganggap nya sebagai putra mu juga !" ujar Shin Liong memperkenalkan A Yong pada serigala perak itu .
Serigala perak itu menggosokkan badan nya pada A Yong yang segera memeluk tubuh serigala perak sebesar tubuh lembu jantan itu .
"Tuan !, sebenar nya tuan mau kemana ?" tanya serigala jantan itu .
"Aku mau ke tempat kita dahulu putih , dimana ada pondok kakek ku dahulu , apa kau masih ingat jalan kesana putih ?" tanya Shin Liong pada serigala Perak itu .
"Saya ingat tuan , saya dan anak anak saya berdiam disekitar mulut goa yang tuan sembunyikan itu , saya sengaja berdiam di sana untuk menjaga gerbang itu tuan , oh iya tuan , ini istri dan itu anak anak saya tuan , naiklah ke punggung kami , tuan akan kami antarkan kesana !" kata si putih lagi .
Setelah berunding beberapa waktu , akhirnya di putuskan putri Hong Yi dan pangeran Fang Ru zhian naik punggung di putih , dan inang Yu Nan de naik ke punggung istri si putih , dan A Yong naik ke punggung anak si putih yang tubuh nya paling besar .
Sedangkan yang lain nya mengikuti dari belakang di putih .
Si Putih ras serigala perak bersama istri dan ke empat ekor anak nya , segera melesat kearah Utara , menuju ke kaki pegunungan Kwan Lun , dengan kecepatan yang luar biasa cepat nya , sedangkan Shin Liong dan ketiga istri nya serta ibu nya Dewi Chang 'e , mengikuti si putih sambil terbang dari belakang .
Setelah mereka melesat beberapa saat lama nya dengan kecepatan yang luar biasa cepat nya , akhirnya merekapun tiba di sebuah tebing pegunungan yang terbuat dari batu cadas .
Di salah satu tebing batu , si putih akhirnya menghentikan lari nya di depan sebuah pohon besar .
"Tuan !, di balik pohon itulah pintu portal itu berada , tetapi sudah tuan sembunyikan !" kata si putih .
Shin Liong segera membuka tirai penghalang , sehingga pintu portal itu terlihat kembali , namun terlindung oleh sebatang pohon besar .
Mereka semua nya bergerak memasuki lorong goa yang sangat panjang dan bercabang cabang mirip labirin itu .
Dengan bantuan penciuman dari si putih , mereka tidak tersesat di dalam goa itu .
Setelah berjalan beberapa lama nya , akhirnya ujung lorong goa terlihat , sebuah mulut goa yang berada di Alam dimensi lain , namun dengan putaran waktu yang sama dengan di Dunia ini .
Mereka keluar di sebuah Padang rumput berbukit bukit yang sangat indah , dengan disana sini tumbuh pohon Tao dan pohon Siong .
Di kejauhan , terlihat Hutan lebat yang sangat luas .
Tidak jauh dari tempat mereka berdiri , ada sebuah telaga yang cukup besar , yang Shin Liong namakan telaga aneh , karena siapa saja yang meminum air telaga ini , niscaya sakit dan cape tubuh nya akan lenyap seketika .
Karena terlalu gembira nya , Shin Liong berlari ke arah telaga serta menceburkan diri nya di telaga itu .
Hal itu di ikuti pula oleh A Yong yang juga menceburkan diri nya ke telaga aneh itu .
Setelah beberapa saat memuaskan diri di air telaga , mereka berkumpul di bawah sebuah pohon Siong tua yang rimbun dan berbatang besar .
"Tidak jauh dari sini ada sebuah hutan , di tepi hutan itulah pondok ku dan kakek Qin !" kata Shin Liong dengan mata berkaca kaca , teringat dengan segala kenangan masa kecil nya dulu .
"Apakah kita akan tidur di pondok kakek mu itu nak ?" tanya Dewi Chang 'e .
Shin Liong tidak langsung menjawab nya , dia bingung , mau tidur di mana nanti nya .
Dewi Xuan Yi menggamit tangan nya , "kakak ingat dengan istana di dasar Laut yang kita temukan dulu itu kan , coba keluarkan istana itu dan letakan tidak jauh dari telaga ini , pasti sangat indah !" usul nya .
Shin Liong menepuk jidat nya , baru ingat dengan itu .
__ADS_1
Langsung di keluarkan nya istana dasar laut yang dia simpan pada cincin dimensi pemberian kakek Qin .
Sebuah istana yang sangat besar dan megah berdiri di tepi telaga dengan pemandangan yang sangat indah sekali .
"Bu !, istana ini ku persembahkan untuk ibu , jaga dan rawat baik baik !" kata Shin Liong memberikan istana bertingkat tiga yang sangat megah itu kepada sang ibu .
Dewi Chang 'e memeluk tubuh putra nya dengan erat sekali , " ayolah kita masuk , agar kita bisa beristirahat !" Dewi Chang 'e membimbing pangeran kecil masuk kedalam istana itu .
"Putih !, kau bisa membawa keluarga mu ke hutan tempat mu dahulu , sekarang itu sudah menjadi milik dan kekuasaan mu !" kata Shin Liong pada serigala perak nya .
Dengan rasa bahagia , serigala perak itu segera membawa keluarga nya untuk pergi ke dalam hutan tempat nya dahulu sering berburu untuk makan Shin Liong .
"Bu !, bawalah yang lain nya masuk kedalam istana itu , Liong masih ada sedikit pekerjaan yang harus Liong kerjakan !" kata Shin Liong kepada ibu nya .
"Aku ikut kak !" kata Dewi Xuan Yi sambil berjalan kearah Shin Liong .
sementara itu , yang lain nya masuk kedalam istana untuk mempersiapkan kamar mereka .
Shin Liong berjalan sedikit kearah timur telaga , dimana terdapat Padang rumput berbatu batu .
"Meme , menurut mu , dimana sebaik nya kita letakan istana kristal milik mu itu ?" tanya Shin Liong .
Dewi Xuan Yi langsung teringat dengan istana kristal milik nya dahulu .
"Kau bisa meletakan di atas Padang batu itu kak , sekeliling nya Padang rumput berbukit bukit dengan pepohonan tumbuh disana sini , kan indah kak " kata Dewi Xuan Yi dengan gembira .
Shin Liong langsung mengeluarkan istana kristal milik Dewi Xuan Yi yang semula diatas pilar batu , kini diletakan diatas bukit batu dekat telaga .
Istana nan cantik dan indah dengan ornamen terbuat dari emas dan berlian muncul diatas bukit batu itu .
Sebuah telaga kecil yang di kelilingi oleh taman bunga yang begitu indah , terdapat di depan istana itu .
Dengan mata yang berbinar binar , Dewi itu menjawab , " luar biasa kak , tempat yang tepat untuk membesarkan anak anak kita kelak !" ...
"Memang nya meme ingin cepat cepat punya anak kah ?" tanya Shin Liong .
Tanpa ragu ragu lagi , Dewi Xuan Yi menganggukkan kepala nya , lalu memberikan sebuah hadiah kecupan di bibir Shin Liong .
"Masih ada satu lagi tugas yang ingin ku lakukan meme !" kata Shin Liong .
Dewi Xuan Yi menatap kearah wajah Shin Liong tidak mengerti , "apa itu kak ?" ...
"Menyatukan taman Lokapala dan Dunia ini meme " jawab Shin Liong .
"Apa bisa kak ?, Taman Lokapala adalah Dunia tersendiri dan terpisah dari Dunia ini !" ...
"itulah yang ingin kutanyakan pada kakek , mungkin kakek bisa membantu !" ...
"lalu dimana Taman Lokapala itu akan kakak letakan ?" tanya Dewi Xuan Yi .
"Tidak jauh di Timur, ada sebuah gurun yang cukup besar , aku bermaksud menjadikan gurun itu sebagai Taman Lokapala , bagai mana menurut pendapat mu meme ?" tanya Shin Liong .
Dengan perasaan gembira , Dewi Xuan Yi justru menyahut , " aku senang kak , biar nanti adik Mei Yin bersama ku di Istana Kristal , kan aku jadi ada teman !" ...
Mereka segera berjalan memasuki Istana Kristal itu .
__ADS_1
Disebuah ruangan , Shin Liong duduk bersila , menyatukan panca indra nya , menggabungkan segenap rasa nya dengan sang kakek .
"Ada apa cucu ku !" tiba tiba terdengar suara dari kakek Qin di telinga nya .
"Kakek !, aku ingin menyatukan Taman Lokapala dan Dunia tempat kita dahulu kek , bisa kah itu ku lakukan ?" tanya Shin Liong .
"Tentu saja bisa , pada dasar nya Dunia Dimensi didalam cincin itu bisa di letakan pada dunia nyata dimana pun kau menginginkan nya , cara nya sama seperti kau meletakan istana kristal tadi !" jawab kakek Qin .
Setelah suara sang kakek tidak lagi terdengar , Shin Liong membuka mata nya .
"Bagai mana kak ?, apa kata kakek ?" tanya Dewi Xuan Yi .
"Kata kakek , aku bisa meletakan nya dimana pun aku menginginkan nya !" sahut Shin Liong .
"Kalau begitu , ayo kita lakukan secepat mungkin kak !" ucap Dewi Xuan Yi .
Mereka berdua segera terbang kearah timur telaga , melewati sebuah hutan kecil , mereka tiba di sebuah gurun yang cukup besar .
Shin Liong segera berkonsentrasi pada cincin ruang Dimensi milik nya , lalu diarahkan nya pada gurun yang terdapat di depan nya itu .
Sebuah kilat memancar dari dalam cincin , mengarah ke tengah gurun pasir itu .
"crarararak , jderr !" ....
Sebuah petir menyambar ketengah gurun itu , dan tiba tiba gurun itu berubah menjadi sebuah hamparan alam yang sangat asri , dengan sebuah telaga cukup besar berada ditengah tengah nya , dengan pohon Ying Hwa atau Ying Fa ( Sakura) tumbuh mengelilingi danau itu .
Shin Liong dan Dewi Xuan Yi segera terbang ke arah istana kecil di tepi telaga .
Seorang gadis sangat cantik buru buru berlari keluar dari dalam istana kecil itu , sambil menengok kesekeliling nya .
Dia tidak sadar jika diatas kepala nya , ada Shin Liong dan Dewi Xuan Yi .
"Ada apa meme ?" tanya Shin Liong tiba tiba .
Karena terlalu kaget nya , gadis bernama Mei Yin itu sampai terpekik nyaring .
"Ah !, ternyata kalian berdua , tadi ada gempa kak !" ujar nya .
"Ah itu tidak apa apa adik Mei , itu cuma karena kakak Shin Liong menyatukan Dunia milik mu ini dengan Dunia milik nya , kini kau tidak sendirian adik Mei , tidak jauh di sebelah barat , ada Istana ibu Dewi Chang 'e , ibu nya kakak Shin Liong , dan istana ku , aku ingin kau menemani ku tinggal di istana Kristal itu , karena adik Dewi Ying Fa sudah tinggal bersama Ibu Dewi di istana ibu Dewi , jadi kau harus tinggal bersama ku meme Mei !" kata Dewi Xuan Yi .
"Aku ingin bertemu ibu Dewi terlebih dahulu kak , boleh tidak ?" tanya Putri Mei Yin .
"Tentu saja boleh , ayo kita berjalan saja !" kata Shin Liong .
Namun tiba tiba tubuh Mei Yin naik melayang naik ke atas .
"Ternyata kau memiliki kemampuan juga Mei Yin ?" tanya Shin Liong .
"Ya kak , aku dan kak Arwanwen menguasai berbagai jurus warisan dari mendiang ayah , dan selama tinggal di tempat ini , aku terus berkultivasi dalam mengisi waktu serta mengkonsumsi obat obat berkhasiat tinggi , sehingga sekarang aku bisa mencapai tingkat Dewa perunggu sempurna ini !" jawab Putri Mei Yin .
Mereka segera terbang kearah barat , menuju ke istana Dewi Chang 'e .
Betapa takjub nya Putri Mei Yin , saat melihat istana bertingkat tiga nan indah itu .
Dewi Chang 'e terkejut melihat kedatangan Shin Liong dan Dewi Xuan Yi yang juga membawa seorang gadis sangat cantik .
__ADS_1
...****************...
"Gubug di Alam nyata , lebih berarti dari pada Istana di Alam khayalan .