Jiwa Naga Sejati

Jiwa Naga Sejati
Dunia Masa Kecil .


__ADS_3

Serigala perak bernama si putih , teman Shin Liong semenjak kecil itu sangat bahagia bisa bertemu dengan Shin Liong kembali .


"Dewi !, inilah si putih yang sering ku ceritakan itu , teman dan sahabat ku satu satu nya semasa kecil dahulu !" kata Shin Liong memperkenalkan serigala perak itu kepada ketiga orang istri nya itu .


"putih !, ini putra ku , kau bisa menganggap nya sebagai putra mu juga !" ujar Shin Liong memperkenalkan A Yong pada serigala perak itu .


Serigala perak itu menggosokkan badan nya pada A Yong yang segera memeluk tubuh serigala perak sebesar tubuh lembu jantan itu .


"Tuan !, sebenar nya tuan mau kemana ?" tanya serigala jantan itu .


"Aku mau ke tempat kita dahulu putih , dimana ada pondok kakek ku dahulu , apa kau masih ingat jalan kesana putih ?" tanya Shin Liong pada serigala Perak itu .


"Saya ingat tuan , saya dan anak anak saya berdiam disekitar mulut goa yang tuan sembunyikan itu , saya sengaja berdiam di sana untuk menjaga gerbang itu tuan , oh iya tuan , ini istri dan itu anak anak saya tuan , naiklah ke punggung kami , tuan akan kami antarkan kesana !" kata si putih lagi .


Setelah berunding beberapa waktu , akhirnya di putuskan putri Hong Yi dan pangeran Fang Ru zhian naik punggung di putih , dan inang Yu Nan de naik ke punggung istri si putih , dan A Yong naik ke punggung anak si putih yang tubuh nya paling besar .


Sedangkan yang lain nya mengikuti dari belakang di putih .


Si Putih ras serigala perak bersama istri dan ke empat ekor anak nya , segera melesat kearah Utara , menuju ke kaki pegunungan Kwan Lun , dengan kecepatan yang luar biasa cepat nya , sedangkan Shin Liong dan ketiga istri nya serta ibu nya Dewi Chang 'e , mengikuti si putih sambil terbang dari belakang .


Setelah mereka melesat beberapa saat lama nya dengan kecepatan yang luar biasa cepat nya , akhirnya merekapun tiba di sebuah tebing pegunungan yang terbuat dari batu cadas .


Di salah satu tebing batu , si putih akhirnya menghentikan lari nya di depan sebuah pohon besar .


"Tuan !, di balik pohon itulah pintu portal itu berada , tetapi sudah tuan sembunyikan !" kata si putih .


Shin Liong segera membuka tirai penghalang , sehingga pintu portal itu terlihat kembali , namun terlindung oleh sebatang pohon besar .


Mereka semua nya bergerak memasuki lorong goa yang sangat panjang dan bercabang cabang mirip labirin itu .


Dengan bantuan penciuman dari si putih , mereka tidak tersesat di dalam goa itu .


Setelah berjalan beberapa lama nya , akhirnya ujung lorong goa terlihat , sebuah mulut goa yang berada di Alam dimensi lain , namun dengan putaran waktu yang sama dengan di Dunia ini .


Mereka keluar di sebuah Padang rumput berbukit bukit yang sangat indah , dengan disana sini tumbuh pohon Tao dan pohon Siong .


Di kejauhan , terlihat Hutan lebat yang sangat luas .


Tidak jauh dari tempat mereka berdiri , ada sebuah telaga yang cukup besar , yang Shin Liong namakan telaga aneh , karena siapa saja yang meminum air telaga ini , niscaya sakit dan cape tubuh nya akan lenyap seketika .


Karena terlalu gembira nya , Shin Liong berlari ke arah telaga serta menceburkan diri nya di telaga itu .


Hal itu di ikuti pula oleh A Yong yang juga menceburkan diri nya ke telaga aneh itu .


Setelah beberapa saat memuaskan diri di air telaga , mereka berkumpul di bawah sebuah pohon Siong tua yang rimbun dan berbatang besar .


"Tidak jauh dari sini ada sebuah hutan , di tepi hutan itulah pondok ku dan kakek Qin !" kata Shin Liong dengan mata berkaca kaca , teringat dengan segala kenangan masa kecil nya dulu .


"Apakah kita akan tidur di pondok kakek mu itu nak ?" tanya Dewi Chang 'e .


Shin Liong tidak langsung menjawab nya , dia bingung , mau tidur di mana nanti nya .


Dewi Xuan Yi menggamit tangan nya , "kakak ingat dengan istana di dasar Laut yang kita temukan dulu itu kan , coba keluarkan istana itu dan letakan tidak jauh dari telaga ini , pasti sangat indah !" usul nya .


Shin Liong menepuk jidat nya , baru ingat dengan itu .

__ADS_1


Langsung di keluarkan nya istana dasar laut yang dia simpan pada cincin dimensi pemberian kakek Qin .


Sebuah istana yang sangat besar dan megah berdiri di tepi telaga dengan pemandangan yang sangat indah sekali .


"Bu !, istana ini ku persembahkan untuk ibu , jaga dan rawat baik baik !" kata Shin Liong memberikan istana bertingkat tiga yang sangat megah itu kepada sang ibu .


Dewi Chang 'e memeluk tubuh putra nya dengan erat sekali , " ayolah kita masuk , agar kita bisa beristirahat !" Dewi Chang 'e membimbing pangeran kecil masuk kedalam istana itu .


"Putih !, kau bisa membawa keluarga mu ke hutan tempat mu dahulu , sekarang itu sudah menjadi milik dan kekuasaan mu !" kata Shin Liong pada serigala perak nya .


Dengan rasa bahagia , serigala perak itu segera membawa keluarga nya untuk pergi ke dalam hutan tempat nya dahulu sering berburu untuk makan Shin Liong .


"Bu !, bawalah yang lain nya masuk kedalam istana itu , Liong masih ada sedikit pekerjaan yang harus Liong kerjakan !" kata Shin Liong kepada ibu nya .


"Aku ikut kak !" kata Dewi Xuan Yi sambil berjalan kearah Shin Liong .


sementara itu , yang lain nya masuk kedalam istana untuk mempersiapkan kamar mereka .


Shin Liong berjalan sedikit kearah timur telaga , dimana terdapat Padang rumput berbatu batu .


"Meme , menurut mu , dimana sebaik nya kita letakan istana kristal milik mu itu ?" tanya Shin Liong .


Dewi Xuan Yi langsung teringat dengan istana kristal milik nya dahulu .


"Kau bisa meletakan di atas Padang batu itu kak , sekeliling nya Padang rumput berbukit bukit dengan pepohonan tumbuh disana sini , kan indah kak " kata Dewi Xuan Yi dengan gembira .


Shin Liong langsung mengeluarkan istana kristal milik Dewi Xuan Yi yang semula diatas pilar batu , kini diletakan diatas bukit batu dekat telaga .


Istana nan cantik dan indah dengan ornamen terbuat dari emas dan berlian muncul diatas bukit batu itu .


Sebuah telaga kecil yang di kelilingi oleh taman bunga yang begitu indah , terdapat di depan istana itu .


Dengan mata yang berbinar binar , Dewi itu menjawab , " luar biasa kak , tempat yang tepat untuk membesarkan anak anak kita kelak !" ...


"Memang nya meme ingin cepat cepat punya anak kah ?" tanya Shin Liong .


Tanpa ragu ragu lagi , Dewi Xuan Yi menganggukkan kepala nya , lalu memberikan sebuah hadiah kecupan di bibir Shin Liong .


"Masih ada satu lagi tugas yang ingin ku lakukan meme !" kata Shin Liong .


Dewi Xuan Yi menatap kearah wajah Shin Liong tidak mengerti , "apa itu kak ?" ...


"Menyatukan taman Lokapala dan Dunia ini meme " jawab Shin Liong .


"Apa bisa kak ?, Taman Lokapala adalah Dunia tersendiri dan terpisah dari Dunia ini !" ...


"itulah yang ingin kutanyakan pada kakek , mungkin kakek bisa membantu !" ...


"lalu dimana Taman Lokapala itu akan kakak letakan ?" tanya Dewi Xuan Yi .


"Tidak jauh di Timur, ada sebuah gurun yang cukup besar , aku bermaksud menjadikan gurun itu sebagai Taman Lokapala , bagai mana menurut pendapat mu meme ?" tanya Shin Liong .


Dengan perasaan gembira , Dewi Xuan Yi justru menyahut , " aku senang kak , biar nanti adik Mei Yin bersama ku di Istana Kristal , kan aku jadi ada teman !" ...


Mereka segera berjalan memasuki Istana Kristal itu .

__ADS_1


Disebuah ruangan , Shin Liong duduk bersila , menyatukan panca indra nya , menggabungkan segenap rasa nya dengan sang kakek .


"Ada apa cucu ku !" tiba tiba terdengar suara dari kakek Qin di telinga nya .


"Kakek !, aku ingin menyatukan Taman Lokapala dan Dunia tempat kita dahulu kek , bisa kah itu ku lakukan ?" tanya Shin Liong .


"Tentu saja bisa , pada dasar nya Dunia Dimensi didalam cincin itu bisa di letakan pada dunia nyata dimana pun kau menginginkan nya , cara nya sama seperti kau meletakan istana kristal tadi !" jawab kakek Qin .


Setelah suara sang kakek tidak lagi terdengar , Shin Liong membuka mata nya .


"Bagai mana kak ?, apa kata kakek ?" tanya Dewi Xuan Yi .


"Kata kakek , aku bisa meletakan nya dimana pun aku menginginkan nya !" sahut Shin Liong .


"Kalau begitu , ayo kita lakukan secepat mungkin kak !" ucap Dewi Xuan Yi .


Mereka berdua segera terbang kearah timur telaga , melewati sebuah hutan kecil , mereka tiba di sebuah gurun yang cukup besar .


Shin Liong segera berkonsentrasi pada cincin ruang Dimensi milik nya , lalu diarahkan nya pada gurun yang terdapat di depan nya itu .


Sebuah kilat memancar dari dalam cincin , mengarah ke tengah gurun pasir itu .


"crarararak , jderr !" ....


Sebuah petir menyambar ketengah gurun itu , dan tiba tiba gurun itu berubah menjadi sebuah hamparan alam yang sangat asri , dengan sebuah telaga cukup besar berada ditengah tengah nya , dengan pohon Ying Hwa atau Ying Fa ( Sakura) tumbuh mengelilingi danau itu .


Shin Liong dan Dewi Xuan Yi segera terbang ke arah istana kecil di tepi telaga .


Seorang gadis sangat cantik buru buru berlari keluar dari dalam istana kecil itu , sambil menengok kesekeliling nya .


Dia tidak sadar jika diatas kepala nya , ada Shin Liong dan Dewi Xuan Yi .


"Ada apa meme ?" tanya Shin Liong tiba tiba .


Karena terlalu kaget nya , gadis bernama Mei Yin itu sampai terpekik nyaring .


"Ah !, ternyata kalian berdua , tadi ada gempa kak !" ujar nya .


"Ah itu tidak apa apa adik Mei , itu cuma karena kakak Shin Liong menyatukan Dunia milik mu ini dengan Dunia milik nya , kini kau tidak sendirian adik Mei , tidak jauh di sebelah barat , ada Istana ibu Dewi Chang 'e , ibu nya kakak Shin Liong , dan istana ku , aku ingin kau menemani ku tinggal di istana Kristal itu , karena adik Dewi Ying Fa sudah tinggal bersama Ibu Dewi di istana ibu Dewi , jadi kau harus tinggal bersama ku meme Mei !" kata Dewi Xuan Yi .


"Aku ingin bertemu ibu Dewi terlebih dahulu kak , boleh tidak ?" tanya Putri Mei Yin .


"Tentu saja boleh , ayo kita berjalan saja !" kata Shin Liong .


Namun tiba tiba tubuh Mei Yin naik melayang naik ke atas .


"Ternyata kau memiliki kemampuan juga Mei Yin ?" tanya Shin Liong .


"Ya kak , aku dan kak Arwanwen menguasai berbagai jurus warisan dari mendiang ayah , dan selama tinggal di tempat ini , aku terus berkultivasi dalam mengisi waktu serta mengkonsumsi obat obat berkhasiat tinggi , sehingga sekarang aku bisa mencapai tingkat Dewa perunggu sempurna ini !" jawab Putri Mei Yin .


Mereka segera terbang kearah barat , menuju ke istana Dewi Chang 'e .


Betapa takjub nya Putri Mei Yin , saat melihat istana bertingkat tiga nan indah itu .


Dewi Chang 'e terkejut melihat kedatangan Shin Liong dan Dewi Xuan Yi yang juga membawa seorang gadis sangat cantik .

__ADS_1


...****************...


"Gubug di Alam nyata , lebih berarti dari pada Istana di Alam khayalan .


__ADS_2