Jiwa Naga Sejati

Jiwa Naga Sejati
Pertarungan di Kebun Pisang.


__ADS_3

Kesepuluh laki laki kasar itu kaget bukan main ketika menyadari jika lawan mereka sudah berada di belakang mereka sendiri.


Dengan sigap , mereka segera bergerak mengurung A Yong kembali , sambil terus bergerak cepat seperti tadi .


"Bruak !"...


Terdengar kembali serangan tangan kosong mengarah kepada A Yong yang berada di tengah tengah.


Sama seperti tadi , tubuh A Yong lenyap dari hadapan mereka , dan sebelum semua nya menyadari .


"Buk !"...


"Buk !"...


Dua orang terlempar sangat jauh , setelah pantat mereka terkena tendangan dari A Yong .


Delapan orang lain nya kembali bergerak menyerang kearah A Yong , tetapi dengan gerakan jurus langkah Dewa Dewi nya , A Yong berhasil menghindar , bahkan membalas menyerang kearah dua orang pengeroyok nya yang berada terlalu dekat dengan nya .


"Buk !"...


"Buk !"...


Dua orang penyerang nya kembali terlempar dengan tulang rusuk hancur terkena tendangan kaki A Yong .


Enam orang laki laki yang tersisa segera mengeluarkan pedang mereka masing masing dan segera bergerak menyerang kearah A Yong kembali .


Meskipun tidak mempergunakan senjata , tetapi A Yong masih mampu melawan ke enam laki laki itu.


Hingga beberapa jurus kemudian , kembali dua orang laki laki pengeroyok nya terbang terkena pukulan dari A Yong , jatuh menimpa pohon pisang hingga roboh , sedang kan kedua orang itu tidak bisa bangun lagi untuk selama lama nya.


"Mundur kalian semua , iih dasar manusia manusia tidak berguna , bisa nya cuma makan saja !" teriak laki laki bernama Gouw Sin Ci tadi dengan gaya kemayu nya .


Laki laki Gouw Sin Ci ini , antara tubuh dan gerak gerik nya , ternyata sangat tidak sesuai sama sekali .


Bila di lihat sepintas , postur tubuh dan raut wajah nya , terlihat sangat jantan dan menjurus ke sangar , tetapi bila dia berjalan , baru terlihat jika langkah nya yang sangat melambai serta goyangan pinggul nya membuat siapa saja yang melihat nya , pasti akan tertawa geli.


Tetapi tentu saja bagi orang yang sudah mengenal siapa laki laki itu , tidak akan berani tertawa , jangan kan tertawa , tersenyum saja , nyawa bisa melayang tiba tiba .


Yang paling berbahaya dari Gouw Sin Ci ini adalah ke lima jari tangan kanan nya , sehingga orang orang memberi nya gelar Gouw Sin Ci atau lima jari sakti .


Kelima jari tangan kanan dari Gouw Sin Ci ini bisa berubah menjadi sekeras baja serta bisa dipergunakan sebagai senjata pembunuh Paling ampuh sekali .


Dengan gerakan yang sangat cepat serta ber energi besar , Gouw Sin Ci ini segera menyerang A Yong dengan serangan yang sangat mematikan .


Serangan dari Gouw Sin Ci ini mempergunakan senjata kuku kuku di jari tangan kanan nya yang tiba tiba saja muncul dan keras serta tajam seperti besi baja .


Untung saja A Yong sudah menguasai jurus Dewa Dewi yang di pelajari nya dari kedua orang tua nya itu , sehingga jurus jurus dari Gouw Sin Ci tidak berarti banyak bagi nya .


Sebentar saja , dua puluh jurus sudah berlalu , jangankan menumbangkan A Yong , menyentuh tubuh nya saja tidak bisa .

__ADS_1


"Ternyata , kau cuma bisa menghindar saja , ku kira ilmu mu tinggi , rupanya kau cuma memiliki ilmu untuk berpindah pindah tempat saja , ayo Sin Kiok , kita keroyok dia , kau kan bergerak sangat cepat seperti dia , jadi kau bisa menandingi kecepatan gerak nya , dan aku yang akan menelanjangi nya , eh, maksud ku , meringkus nya !" kata Gouw Sin Ci dengan nada kemayu nya.


"Ternyata kau meminta bantuan ku juga akhirnya Gouw Sin Ci , kukira kau t


Orang yang paling anti dalam meminta tolong !" kata Sin Kiok atau si kaki sakti .


"Tutup mulut mu Sin Kiok !, atau perlu ku sumpal dengan kotoran gajah kah ?" kata Gouw Sin Ci marah .


"Sudahlah Sin Ci , jangan suka marah , nanti wajah mu yang tidak cantik itu , menjadi semakin tidak cantik lagi , kata Sin Kiok sambil bergerak dengan cepat menyerang A Yong dengan serangan kaki sakti nya.


Pantas lah laki laki kedua ini mendapat julukan Sin Kiok atau si kaki sakti , karena kakinya bukan saja bergerak sangat lincah dan cepat , tetapi bisa menendang secara beruntun tanpa jeda dan sekali tendang , pohon kelapa bisa patah di buat nya.


Laki laki kedua ini serangan nya lebih ganas dan lebih berbahaya dari pada serangan laki laki pertama .


Dari angin serangan nya saja , A Yong sudah tahu jika kaki laki laki yang kedua itu sungguh sangat berbahaya sekali.


Karena laki laki pertama yang lebih rendah tatanan ilmu nya , maka A Yong memfokuskan serangan nya kepada laki laki pertama itu saja , sambil menghindari serangan kaki dari Sin Kiok .


Tetapi ternyata serangan kedua orang laki laki ini merupakan satu kesatuan serangan antara kekuatan tangan dan kaki .


Sangking rapat nya serangan itu , nyaris tidak ada celah untuk di tembus .


Seandainya saja A Yong tidak menguasai jurus langkah Dewa Dewi yang kecepatan nya melebihi putaran waktu itu , niscaya A Yong tidak bakalan melihat celah kekurangan dari jurus lawan nya ini.


Untunglah A Yong telah benar benar menguasai jurus langkah Dewa Dewi milik kedua orang tua nya , sehingga bukan cuma gerakan nya yang menjadi lebih cepat dari gerakan waktu itu sendiri , pandangan mata nya pun lebih cepat dari waktu juga , sehingga gerakan secepat apapun , dimatanya nampak sangat lambat sekali .


Pada satu kesempatan , ketika Gouw Sin Ci melancarkan serangan tangan kanan nya , dan pada saat itu A Yong memiringkan tubuh nya ke kiri sambil kepalan tangan kiri nya secepat kilat menghantam rusuk kanan Gouw Sin Ci .


"Buk !"...


Bersamaan dengan suara meng gedebuk nyaring , tubuh Gouw Sin Ci pun terjengkang kebelakang dengan rusuk kanan nya yang telah remuk hingga amblas kedalam .


Laki laki Pang Kung Ma (banci) yang bernama Gouw Sin Ci itu sempat melenguh dua kali , lalu diam untuk selama lama nya , dengan mulut mengeluarkan muntahan darah segar .


Melihat teman seperjuangan nya tewas , bukan main marah nya laki laki bernama Sin Kiok ini , dengan satu teriakan yang sangat nyaring sekali , dia mempercepat serangan kaki nya pada A Yong .


Kaki kanan dan kiri Sin Kiok bergantian menyerang kearah A Yong dengan bertubi tubi , dan A Yong melayani dengan langkah Dewa Dewi nya yang luar biasa itu .


Imu yang di ciptakan oleh kedua orang tua nya itu , membuat pemilik nya bisa bergerak beberapa Li cuma dalam sekejap mata saja .


Langkah Dewa Dewi bukanlah teleportasi , dalam pengertian sang pemilik murni berlari dalam kecepatan yang lebih cepat dari waktu , sementara teleportasi , mirip dengan ilmu ruang waktu , sang pemilik tanpa melakukan gerakan , bisa langsung berpindah tempat dan posisi nya .


Andaikan saja A Yong tidak memiliki jurus langkah Dewa Dewi , bisa jadi A Yong akan kesulitan juga menghadapi laki laki bernama Sin Kiok ini .


Beberapa puluh jurus segera berlalu , akhirnya A Yong dapat melihat kelemahan dari jurus lawan nya ini .


Ketika Sin Kiok kembali melancarkan tendangan secara beruntun pada A Yong , dengan kecepatan penuh dan perhitungan yang masak , A Yong melemparkan tubuh nya keatas tanah sambil meluncur ber telentang , dan pada saat itu pula , kaki kanan nya terangkat keatas , kearah ************ Sin Kiok .


"Buk !"...

__ADS_1


Tendangan A Yong tepat mengenai burung puyuh milik Sin Kiok yang sedang meringkuk di dalam sarang nya itu .


Sangking kuat nya tendangan kaki A Yong itu , sampai sampai tubuh Sin Kiok melambung keudara setinggi sepuluh depa , dan mendarat dengan kepala nya terlebih dahu , membentur tanah keras .


Tubuh Sin Kiok menggelepar sesaat , karena tulang selangkang nya sudah hancur hingga sampai ke tulang belakang nya , nyawa laki laki bergelar Sin Kiok itupun melayang ke neraka .


Empat orang laki laki yang tersisa , segera berlari , kembali ketempat kediaman tuan Jung Cu Sabil menyeret tubuh teman teman nya .


Alam yang tadi ramai , kini kembali menjadi sunyi sepi .


Dari balik pintu , kakek Yun An dan nenek Tao muncul masih dengan dengkul yang gemetaran.


"Syukurlah kau dapat mengatasi mereka semua nya nak , laki laki Pang Kung Ma dan teman nya itu adalah pengawal tingkat dua dari tuan Jung Cu , masih ada dua orang pengawal tingkat dua lain nya lagi , serta dua orang pengawal tingkat satu nya , selain itu , tuan Jung Cu sendiri memiliki kepandaian diatas semua pengawal nya , berhati hatilah nak !"kata laki laki tua bernama kakek Yun An itu.


"Dimanakah rumah tuan Jung Cu itu kek ?" tanya A Yong .


"Rumah paling besar dan paling bagus di tengah kampung ini adalah milik tuan Jung Cu nak !" .


"Baiklah kek , saya tidak ingin melibatkan kakek dan nenek di sini , biarlah saya sendiri yang akan menyambangi tempat kediaman Jung Cu itu !" kata A Yong sambil berjalan kearah luar dari kebun pisang itu , menuju ke tengah desa .


Suasana di kediaman tuan Jung Cu nampak ramai , beberapa pengawal berjaga jaga di luar gerbang .


Dari luar gerbang terdengar sumpah serapah keluar dari mulut tuan Jung Cu .


Dengan sekali pukul saja , beberapa orang pengawal tuan Jung Cu yang menjaga gerbang itu berterbangan bersama pintu gerbang nya sekalian.


Di dalam nampak dua orang bertubuh pendek namun sangat gemuk dengan rambut aneh dan kontras , sedang berdiri di tanah , di depan teras rumah besar .


Kedua orang ini adalah pengawal tingkat dua tuan Jung Cu yang bergelar Tian Tung Mo Ji atau dua iblis dari Tian Tung .


Sedangkan di teras rumah itu , nampak seorang laki laki paro baya berusia kira kira hampir lima puluh tahunan sedang memaki dengan sumpah serapah yang tidak karuan .


Laki laki itu tidaklah tampan , ada bekas luka bakar sebesar telapak tangan di kiri wajah nya , yang membuat wajah laki laki itu nampak mengerikan .


Dari pakaian laki laki paro baya itu , dapat di ketahui jika dialah Tuan Jung Cu .


Sementara itu di belakang nya , berdiri dua orang laki laki berperawakan sedang , berambut putih panjang yang di anyam kebelakang , yang satu nya berkumis putih panjang tanpa jenggot , dan yang seorang lagi berjenggot panjang berwarna putih semua , tanpa kumis .


Kedua orang ini adalah andalan utama Tuan Jung Cu yang bernama Ji Sian Keng Tee atau dua Dewa menggetarkan Bumi .


"Segala macam setan dari mana yang berani datang mengamuk mencari mati di tempat ku ini ?"tanya Tuan Jung Cu marah .


"Aku bukan setan tuan Jung Cu , tetapi demit desa Kim San ini yang tidak suka dengan kelakuan mu !" kata A Yong mengejek .


"Cuih !, segala macam demit bosan hidup , aku tidak perduli , Tian Tung Mo Ji , cepat habisi ban*sat ini segera !" perintah tuan Jung Cu kepada kedua orang bertubuh gemuk itu .


Kedua orang bertubuh gemuk yang bergelar Tian Tung Mo Ji itu segera bergerak menyerang A Yong yang berdiri di belakang mereka .


...****************...

__ADS_1


__ADS_2