KESUCIAN CINTA SAHILA

KESUCIAN CINTA SAHILA
Bab 100. Pertemuan Mike dan Nia


__ADS_3

''Di sebuah restoran ,Mike menunggu seorang wanita yang pernah mengisi ruang hatinya.


Setelah beberapa menit, Mike mulai mununjukkan wajah yang terlihat sangat marah, karena yang di tunggu tak kunjung tiba.


''Apa kali ini dia membohongiku lagi, apa kata maaf nya tadi siang itu hanya tipuan belaka seperti yang di lakukannya dulu, batin Mike menerka.


Tak berselang lama ,Mike melihat wanita yang di tunggunya itu berlari, dari pintu utama,.


''Maaf, aku terlambat, ucap wanita itu yang tak lain adalah Nia sang mantan kekasih Mike.


''Tidak apa apa, yang penting kau tidak mengingkarinya, ucap Mike sedikit menyindir,.


Nia duduk di depan Mike, namun keheningan itu terjadi karena dari keduanya tak ada yang bersuara.


Nia merasa canggung, dengan apa yang di katakannya, mengingat laki laki di depannya itu adalah malaikat penolong yang terpaksa di tinggalnya.


''Mas, apa kamu marah padaku?'' ucapnya pelan, mungkin saja Nia tau bahwa Mike sangat marah mengingat dirinya yang pergi tanpa kabar.


Mike menyunggingkan senyumnya.


''Kamu pikir aku mainan yang bisa kamu tinggal setelah kamu bosan, bahkan aku sudah mengorbankan apapun untukmu, tapi apa balasan kamu, kamu meninggalkanku begitu saja, bahkan kamu tak memberi kabar padaku, Apa kamu sudah mendapatkan pria yang lebih kaya dariku, ucap Mike membuat Nia menangis, bukan karena apa yang di katakan Mike, Tapi teringat dengan nasibnya yang terpaksa harus meninggalkan Mike.


''Mas, ucap Nia di sela sela tangisnya,


''Aku tau aku salah, tapi aku mohon maafkan aku, aku tidak tau harus bagaimana menjelaskannya, ceritanya sangat panjang, dan untuk uang yang kamu berikan padaku, aku akan membayarnya ,meskipun harus menjadi pembantumu seumur hidupku, tapi kalau kamu minta uang dariku, maaf ,aku tidak punya, untuk hubungan kita aku minta maaf, karena aku tau ,aku tidak pantas untukmu, aku hanya akan menyusahkanmu saja , ucap Nia masih dalam tangisannya.


''Apa sekarang kamu sadar,kalau kamu salah ,dan kenapa sekarang kamu muncul di saat aku mulai melupakanmu, apa kamu sengaja, ucap Mike asal, sebenarnya Mike bukan pria yang kejam, namun rasa sakit hatinya begitu memuncak saat melihat wajah Nia.


''Mas, Nia sambil memegang tangan Mike, namun dengan cepat Mike menepisnya.

__ADS_1


''Tolong dengarkan aku, kali ini saja, dan mungkin setelah ini kita tidak akan bertemu lagi, ucap Nia dan mulai menceritakan apa yang sebenarnya terjadi.


''Pada waktu itu aku sudah menelponmu, tapi ponselmu nggak aktif, saat itu aku mendapat telepon Dari tetangga, mereka mengatakan ayah kumat ,sedangkan aku nggak punya kerabat, jadi terpaksa malam itu aku langsung pulang, dan di saat aku turun dari pesawat ponselku hilang, aku kembali ke pesawat dan mencarinya, ternyata nggak ada, dan aku tidak tau berapa nomor kamu, sedangkan pikiranku saat itu sedang kacau, aku langsung pergi ke rumah sakit untuk menjenguk ayah, dan ternyata benar, ayah tidak sadarkan diri, dia koma, Aku memeluk tubuh kurusnya dan kulitnya yang mulai keriput itu, aku bingung, jadi aku ambil saja uang darimu, karena aku pikir ayah akan sembuh, dan aku akan kembali untuk mengembalikan uangmu, tapi apa ,setelah beberapa hari di rawat, ayah tak bisa di selamatkan, Sebenarnya saat itu aku butuh dirimu, untuk menjadi sandaran bagiku, tapi apa, aku hanya meratapi nasibku sendiri, Dan setelah beberapa hari ayah meninggal, aku putuskan untuk bekerja di sini saja, karena aku tak perlu uang banyak lagi untuk ayah berobat,


Karena waktu itu uangku darimu pun sudah habis, jadi aku tak bisa kembali ke sana, ucap Nia panjang lebar membuat Mike sedikit luluh dengan kemarahannya.


Mike masih saja diam meresapi setiap kata dari Nia, kata kata yang tak tau benar atau salah, tapi Mike sedikit percaya dengan pernyataan Nia.


''Terus sekarang kamu kerja di mana?'', tanya Mike, tanpa melihat ke arah Nia,


''Aku kerja di cafe dekat rumah sakit, jawab Nia pelan,


Keduanya masih sedikit canggung, karena sekian lama terpisah dan kini baru di pertemukan kembali. ''Maaf mas, sekarang sudah malam, aku harus pulang, ucap Nia dan langsung berdiri,


Sedangkan Mike hanya mengagguk meng iyakan dan melihat punggung Nia berlalu.


Mike memejamkan matanya dan menghela nafas panjang, menyenderkan kepalanya yang sedikit pusing memikirkan takdirnya.


Mike bingung, galau, bagaikan, Dejavu, baru kali ini pikirannya merasa sangat ruwet ,bukan masalah pekerjaan, tapi masalah pribadinya.


Setelah bergelut dengan pemikirannya ,akhirnya Mike beranjak untuk pulang,


Mike masuk ke mobilnya dan membelok ke arah jalan, dan tanpa sengaja melihat Nia yang masih duduk di pangkalan ojek.


Mobil Mike berhenti dan membuka kaca mobilnya.


''Masuk, ucapnya,tanpa melihat ke arah Nia.


Nia tak mau membuat Mike marah lagi, Nia beranjak dan langsung masuk mobil.

__ADS_1


Di dalam perjalanan sedikit hening, Nia cuma mengatakan arah jalan rumahnya saja, sedangkan Mike pun sama tak bicara apa apa.


''Kenapa sekarang mas tinggal di sini?'', tanya Nia mencairkan suasana..


''Aku ikut bos, aku berjanji pada diriku sendiri, setelah kepergianmu aku akan bekerja di perusahaan orang lain, dan aku pergi dari rumah, bahkan sampai sekarang pun aku jarang untuk pulang, ucap Mike,.


Setelah beberapa menit Mike mengernyitkan dahinya melihat jalan yang sempit bahkan cukup satu mobil saja.


''Apa kamu benar ini jalan rumahmu?''. tanya Mike melihat Nia,


Sedangkan Nia hanya mengangguk.


''Stop ,ucap Nia tiba di depan rumah sederhana serta bangunan nya yang sudah tua.


''Mas, terima kasih, aku tidak akan menyuruhmu mampir, karena aku tau kamu nggak akan nyaman di rumahku!'' ucap Nia.


Nia membuka pintu mobil, dan hendak turun.


''Din, panggil Mike dari belakang, membuat Nia terbelalak, Mike masih saja memanggilnya dengan sebutan itu, panggilan itu memang khusus dari Mike saat mereka pacaran dulu,


Nia menoleh dan melihat Mike,


Tak sadar air mata bahagianya itu menetes, melihat laki laki yang sudah lama dirindukannya.


''Aku cuma mau bilang hati hati, jaga dirimu baik baik, aku tidak bisa menjagamu seperti dulu, sekarang masuklah, ucapan terakhir Mike.


Nia memberi lambaian tangannya, meskipun Mike tak membalasnya, namun Nia merasa senang karena Mike masih saja memperhatikannya.


Nia masuk dan mengunci pintunya ,sedangkan Mike masih melihat rumah sederhana itu.

__ADS_1


''Kenapa aku bodoh, tak mencarimu, bahkan aku hanya bisa menyalahaknmu, andai saja aku tau waktu itu, pasti aku akan menjadi tempat bersandar di saat kamu membutuhkanku, tapi sekarang semuanya sudah berakhir, bahkan kita sudah tidak ada hubungan apa apa lagi, Gumam Mike,


__ADS_2