
Benar saja ,hari ini Mike mengantar mama dan Nia berbelanja di pusat kota yang ada di negaranya, nyonya Wilson terlihat sangat bahagia bersama Nia, Sedangkan Mike menjadi pengawal mereka ,membuntuti mereka dari belakang.
''Son, kamu nggak mau beli apa apa, ucap nyonya Wilson sambil menoleh ke arah putranya.
Mike hanya menggeleng dengan wajah yang cemberut.
Nia memundurkan langkahnya mensejajarkan tubuhnya di samping sang kekasih.
''Kenapa mukanya di tekuk gitu, ucap Nia pelan.
''Cemburu, kamu sangat akrab dengan nyonya Wilson dan melupakan aku, ucapnya balik berbisik,.
''Tenang saja, aku akan mengutamakan kamu, tapi saat tak ada mama. ucap Nia lalu memajukan langkahnya dengan cepat kembali ke arah nyonya Wilson.
Setelah puas berbelanja, ketiganya berjalan menuju sebuah restoran mewah.
''Mau pesan apa, tanya nyonya Wilson pada sang calon menantu.
''Aku ikut mas Mike saja ma, ucap Nia santai sambil melirik ke arah Mike.
''Mas, Ma, aku ke toilet dulu, ucap Nia sambil beranjak dari tempat duduknya.
Mike dan nyonya Wilson mengangguk.
Tak lama Nia berjalan, tiba tiba.... prang..... suara gelas jatuh ke lantai membuat semua pengunjung menoleh, termasuk Nyonya Wilson dan Mike.
''Hati hati kalau jalan, apa kamu nggak punya mata, nggak bisa lihat, ucap pria paruh baya yang berbadan gemuk dan berkumis tebal.
Mike dan nyonya Wilson hanya melihat punggung laki laki itu dan tak melihat siapa yang di marahinya.
''Ma... maaf tuan, saya tidak sengaja, ucap Nia sambil menangis.
Ya, Nia menabrak pria paruh baya yang membawa gelas itu.
Nia menangis tersedu sedu ,namun wajahnya masih menunduk.
''Sialan .umpat kembali laki laki tua itu,
Nia bangkit dari lantai, dan betapa terkejutnya melihat laki laki yang di tabraknya itu,
Dengan cepat pula Nia langsung berlari.
__ADS_1
Sedangkan pria itu masih mematung melihat punggung Nia yang semakin menjauh.
Nia, beneran dia Nia, pembantu cantik itu, sialan, kenapa dia muncul lagi di depanku, apa dia mau cari mati ,kalau sampai dia cerita pada orang lain, itu akan merusak reputasiku .''batin laki laki tua itu.
Setelah di kira lama, Mike melihat jam yang melingkar di tangannya, dan ternyata Nia sudah hampir setengah jam meninggalkan tempat duduknya, dan itu tak wajar bagi orang yang hanya ke toilet.
''Kenapa kamu nggak makan Son?'', ucap nyonya Wilson yamg belum menyadari akan Nia.
''Ma, Nia kemana, kok sampai sekarang belum balik ,ini sudah setengah jam, tapi dia belum juga kelihatan. ucapnya sambil melihat ke arah jalan toilet.
''Benarkah, kenapa mama nggak sadar, nyonya Wilson ikut menaruh sendoknya dan sedikit panik.
Tanpa kata, Mike langsung berdiri berjalan menuju toilet, sedangkan Nyonya Wilson mengikuti dari arah belakang.
''Son, jangan masuk, itu toilet wanita biar mama yang cari !''ucap nyonya Wilson yamg membuat Mike menghentikan langkahnya.
Nyonya Wilson masuk ke dalam toilet mencari sang calon menantu, setelah beberapa menit ,nyonya Wilson keluar dengan raut wajah yang semakin panik.
''Son, Nia nggak ada di dalam. ucapnya melemah.
Pikiran negatif dari diri Mike mulai muncul.
Tanpa sadar Mike ambruk ke lantai karena kakinya terasa lemas tak bisa menopang tubuhnya.
Tak terasa air matanya ikut membanjiri pipi Mike.
Sedangkan sang mama hanya bisa melihat dan memeluk putranya sambil berjongkok.
''Kamu yang tenang, jangan berfikir buruk dulu, siapa tau Nia sudah balik ke tempat kita, ucap nyonya Wilson meyakinkan putranya supaya kuat menerima kenyataan.
Dengan langkah cepat keduanya kembali ke tempat di mana mereka duduk, namun tidak ada seorang pun di sana.
Mike sudah tak bisa berpikir lagi, Mike melangkahkan kakinya keluar dari restoran dan masuk ke dalam mobil.
''Dasar wanita sialaan, teriak Mike .
Mike melampiaskan kemarahannya di dalam mobil, wajahnya sudah memerah, kemarahannya kali ini tak dapat di bendung lagi .
Mike memukul setir dan menjambak rambutnya, sedangkan sang mama hanya bisa menenangkan putranya itu,
''Tenang dulu, kamu diam dulu disini, mama akan panggil supir, mama takut kamu nggak fokus, dan itu akan membahayakan kita .ucap sang mama sambil mengeluarkan ponselnya.
__ADS_1
Kenapa aku bisa kena tipu wajahnya yang manis dan sok polos itu, batin Mike.
Mike seakan menyesali sudah kembali dan setia sama Nia, kalau pada akhirnya dirinya lah yang harus menanggung kekecewaan lagi dan lagi.
Nyonya Wilson tak banyak bicara melihat putranya itu ,takut dengan sikapnya yang berubah kasar seperti dulu lagi.
''Ada apa itu Son?'' ucap sang mama melihat kerumunan yang agak jauh dari mobil mereka, namun Mike hanya diam saja ,tak peduli dengan apa yang ada di sekelilingnya, tak bisa berfikir dengan jernih.
Karena saking penasarannya, nyonya Wilson keluar dari mobil dan menghampiri serta membelah kerumunan itu.
''Permisi. ucap nyonya Wilson.
nyonya Wilson terkejut melihat wanita yang menangis histeris, yang tak lain adalah calon menantunya,
''Nia, sayang, ucapnya sambil berjongkok memeluk tubuh Nia yang gemetar.
Sedangkan yang di peluk belum juga membuka mata, malah menyeka tubuh nyonya Wilson hingga terjatuh.
''Sayang, sadarlah, ini mama .ucapnya kembali, namun Nihil, Nia masih saja menutup matanya.
Akhirnya nyonya kembali memanggil putranya yang masih di dalam mobil.
''Son, keluarlah, ucapnya sedikit panik, dengan santainya Mike hanya membuka kaca mobilnya.
''Kenapa lagi sih ma, aku pusing. ucapnya sedikit membentak.
''Nia, Nia ada di sana .kata nyonya Wilson sambil menunjuk arah kerumunan itu,
Dengan cepat Mike berlari ke arah yang di tunjukkan mamanya.
''Nia, suara Mike dengan lantang, memanggil nama kekasihnya.
''Jangan.... teriak Nia saat Mike mendekap tubuh mungil Nia.
''Buka mata kamu, lihat, ini aku Mike, ucapnya sambil meraup kedua pipi kekasihnya.
Dengan isakan, Nia mencoba membuka mata dengan pelan.
Nia semakin terisak dan mengeratkan pelukannya.'' Mas, aku takut, ucapnya di sela sela tangisnya.
Mike masih diam dan mengelus pucuk kepala Nia dengan lembut mencoba menenangkan nya.
__ADS_1
''Kamu nggak usah takut, aku disini, aku akan melindungimu, sekarang kita pulang dulu, dan kamu ceritakan apa yang membuatmu histeris seperti ini, Mike langsung merangkul pundak Nia dan mengajaknya berjalan menuju mobil.
''Nia sayang, kamu tenang ya,jangan takut, kami akan melindungimu, sekarang kamu sudah menjadi keluarga Wilson, jadi nggak akan ada yang berani macam macam sama kamu lagi, ucap Sang mama, yang membuat Nia sedikit tenang.