
Sahila semakin sedih, saat Refan sama sekali tak menyentuh makanan yang di siapkannya, Refan lebih memilih sarapan bersama yang lain di meja makan, sedangkan Sahila hanya menjadi penonton dari atas tangga.
''Fan, Sahila mana, kok dari kemarin papa nggak lihat dia ?''tanya pak Cakra.
Refan masih saja diam sambil menikmati makanan.
''Kakak, Om nanya ,mana kakak ipar, ?''ucap Ririn mengulangi.
''Di kamar. jawab Refan singkat.
Sedangkan Nia hanya diam saja, meskipun Nia tau masalah mereka, tapi Nia tak mau ikut campur.
''Nia, ikut denganku, !''perintah Refan setelah selesai,.
Refan beranjak dari kursinya dan keluar.
Sedangkan pak Cakra dan Ririn masih setia duduk di meja makan.
Kenapa dengan mereka, apa ada masalah dengan Sahila dan Refan, batin pak Cakra.
''Nia ,kamu jawab yang jujur pertanyaanku kali ini, apa kemarin kamu pergi ke supermarket dengan Sahila, tanya Refan.
Nia mengangguk.
''Terus apa kamu tau kalau Sahila bertemu dengan seorang laki laki.
Nia mengangguk lagi,
''Sekarang ceritakan bagaimana kejadiannya.?''
Dengan cepat Nia membuka suara.
''Pas kita lagi belanja, Nona tak sengaja bertemu dengan sahabatnya waktu kuliah ,namanya Rendy, Nona pun mengenalkannya padaku, tapi karena aku belum selesai, Nona ngobrol dengan Rendy sendirian, Setelah mereka ngobrol sebentar, Nona pesan padaku menyuruhku menunggu di depan supermarket, setelah kurang lebih satu jam, Nona kembali dengan Rendy, Ucap Nia hati hati takut ada kesalahan.
''Apa Sahila bilang dia pergi ke mana,? ''
Nia menggeleng, ''Maaf tuan, aku tidak tau, dan Nona pun juga tidak cerita.
Penjelasan Nia membuat wajah Refan semakin kacau dan menjambak rambutnya sendiri, Nia sedikit khawatir melihat keadaan Refan, namun apa lah daya Nia hanya cerita apa yang di ketahuinya, Tak lama setelah menceritakan kejadian kemarin, mobil Mike datang.
__ADS_1
Kenapa lagi dia, batin Mike melihat Refan yang terlihat sangat marah.
Dengan cepat Mike pun membuka pintu dan menghampiri Nia dan Refan.
''Kenapa lagi, apa masih belum selesai malasahmu dengan Nona?'', tanya Mike memastikan,
Sedangkan Mike langsung saja menyuruh Nia untuk masuk.
''Kayaknya hari ini aku nggak bisa kerja, aku mau ke apartemen saja, perkataan Refan tak bisa di tolak oleh Mike.
Mike mengantarkan Refan ke apartemennya untuk menenangkan diri.
''Bos, jangan terlalu lama bos marah sama Nona,apa bos nggak kasihan ,dia pasti sedih melihat bos seperti ini. Mike menasehati.
''Aku juga nggak tau, sebenarnya di sini yang salah siapa, aku sudah memberikan cintaku sepenuhnya untuk dia, bahkan aku sampai rela membungkuk di depannya agar dia selalu bahagia, aku memang sudah berjanji tidak akan menyakitinya, tapi kalau kayak gini gi mana, aku sakit hati, dan sekarang apa yang harus aku lakukan, bahkan untuk melihatnya saja aku nggak bisa, aku memang sombong, dan aku memang angkuh, tapi kamu harus tau aku, untuk penghianatan, aku tak terima, ucap Refan dengan menggelengkan kepalanya.
''Aku tau, tapi bos belum menanyakan masalah ini sama Nona, mungkin saja mereka tak sengaja bertemu,ucap Mike kembali.
''Aku sudah tau dari Nia, memang mereka tak sengaja bertemu, tapi kenapa saat pergi ke hotel, Sahila tidak mengatakan pada Nia, Refan masih saja membantah.
Aku nggak mau masalah ini berlarut, aku akan mencari tau, sebenarnya ada hubungan apa Nona dengan Rendy. batin Mike.
Setelah Mike mengantarkan Refan ke apartemen, Mike langsung saja melajukan mobilnya menuju hotel, di mana tempat mereka meeting dan ketemu dengan Sahila dan Rendy.
Setibanya, Tanpa mengulur waktu Mike langsung saja masuk dan bertanya pada staf.
''Maaf pak ,selamat datang di hotel kami, apa ada yang bisa saya bantu, ?''ucap dari pihak hotel saat melihat Mike menghampirinya.
''Maaf mbak, apa boleh saya melihat cctv, siapa saja tamu yang datang kemarin.?''
Setelah mengajukan pertanyaan, staf itu dengan cepat mengajak Mike menuju ruang cctv, karena pihak hotel pun tau siapa Mike.
''Silahkan masuk pak!'' ucapnya kembali.
Mike pun akhirnya melihat dengan teliti pemutaran cctv pada hari kemarin.
''Maaf pak, tamu ini yang saya cari .ucap Mike saat melihat Sahila dan Rendy masuk.
''O... Ini pak Rendy ,manager hotel baru di sini, ?''ucapnya.
__ADS_1
''Apa, manager, dan wanita ini siapanya.?''Mike sedikit kaget.
''Maaf pak ,saya juga baru lihat pak Rendy dengan wanita ini kemarin,sepertinya itu teman lamanya, karena saya juga sempat mendengar ,pak Rendy dan nona itu cerita saat mereka masih kuliah,
''Baiklah, kalau begitu apa jam segini pak Rendy ada disini?''.
''Ada pak ,di ruangannya, silahkan, tanya pada yang lain,
Setelah Mike menanyakan ruangan Rendy, pelayan langsung mengantar Mike.
Setelah Mike dan pelayan itu tiba di depan ruangan Rendy, pelayan itu pun mengetuk pintu nya.
''Silahkan masuk pak, pak Rendy ada di dalam, ucap sang pelayan yang mengantar Mike.
''Wah, Tuan Mike kan, sekretaris tuan Refan, ada apa ini, tumben mencari saya disini?'' ucap Rendy dengan santai.
''Tidak usah formal pak Rendy ,anggap saja kita disini berteman, ucap Mike kembali.
''Baiklah, ada perlu apa sampai kamu ingin menemuiku ?''tanya Rendy tanpa basa basi.
''Aku tidak bermaksud lancang ,aku ke sini untuk menanyakan ,sebenarnya ada hubungan apa kamu dengan nona Sahila, ?''Rendy menaikkan kedua alisnya mendengar pertanyaan Mike.
''Sahila, dia sahabatku, kami berteman waktu kita masih sama sama kuliah, memangnya kenapa?''.
''Jawab yang jujur, bukan itu maksudku, kenapa kemarin kamu membawa Nona Sahila kesini ,apa tujuanmu ?''ucap Mike dengan nada marah sambil menggebrak meja.
''Maaf tuan Mike ,jangan salah faham dulu, biar aku ceritakan yang sesungguhnya.
Kemarin tak sengaja aku melihat Sahila di supermarket, karena tempat itu sangat rame aku mengajaknya ngobrol disini ,biar lebih santai, itu saja, ucap Rendy menjelaskan.
Mike tersenyum sinis sambil mencondongkan kepalanya.
''Tapi kenapa kamu keliahatan mesra dengan Nona, bahkan kamu merangkul pundak Nona.
Rendy tersenyum.''Maaf tuan, untuk masalah itu, saat kami masuk, tiba tiba saja Sahila mengeluh, katanya perutnya merasa keram dan nyeri ,jadi dari pada nanti dia kenapa napa dan jatuh, aku merangkulnya, hanya berjaga jaga saja, aku yang membawanya ke sini, jadi aku akan di salahkan jika terjadi apa apa dengannya, ucap Rendy sekali lagi menjelaskan.
''Apa omongan kamu bisa aku pegang kalau kamu memang nggak ada hubungan apa apa dengan Nona?'' tanya Mike memastikan ,bahwa Rendy benar benar bukan selingkuhan Sahila seperti yang di katakan Refan.
''Aku bukan pria yang suka merebut istri orang ,apa lagi dia sahabatku sendiri, jadi kamu salah paham, bahkan sedikit pun aku tidak ada perasan dengan Sahila, kecuali kalau dia tidak bersuami, ucap Rendy sambil menepuk bahu Mike.
__ADS_1
Akhirnya terjawab sudah. batin Mike.