
Hari yang sangat melelahkan untuk semua orang, tapi berbeda dengan Mike dan Nia yang menjadi ratu dan raja sehari yang di lewati dengan penuh senyuman bisa di bilang murah senyum, seakan lelahnya itu hilang terkalahkan dengan besarnya kebahagiaan .
''Akhirnya, ucap Mike langsung membaringkan badannya sambil mengongkang ongkang kakinya di lantai.
Nia yang melihatnya pun berdecak.
''Apa kamu akan tidur dengan baju itu?'' ucap Nia sinis melihat suaminya masih menggunakan baju pengantin.
Sedangkan Nia sibuk dengan aksesoris yang ada di kepalanya mencopotnya satu persatu,
Dan setelah semua lepas, Nia langsung beralih ke kamar mandi.
Mike yang memejamkan matanya pun tiba tiba saja gelagapan dan duduk, clingak clinguk mencari Nia,
''Kemana dia,?'' gumamnya.
Namun sebelum beranjak ,Mike mendengar gemericikan air dari balik pintu kamar mandi.
''Aku akan habiskan sisa malam ini hanya untukmu sayang. ucapnya menyeringai.
Dengan cepat Mike melepaskan sepatu dan bajunya mengantre di depan kamar mandi menunggu Nia keluar.
''Nia sayang ,cepetan dong, !''teriaknya sambil mengetuk pintu kamar mandi.
Mondar mandir mengacak rambutnya karena Nia tak juga keluar.
Keluar juga, aku kira bertelur di kamar mandi ,batinnya saat melihat handle memutar.
Namun Mike mengernyit saat melihat Nia hanya menongolkan kepalanya sambil cengar cengir.
''Maaass.... panggilnya manja dan sedikit memelankan suaranya.
''Apa, Mike penasaran, tak biasanya Nia terlihat manja padanya.
Em.... Sambil mengetuk ngetuk pintu dengan satu jarinya, enggan untuk mengungkapkan apa yang ingin di katakannya.
''Cepatlah, ini sudah malam ,keburu pagi dan kita tidak akan bisa malam pertama sayang..
Setelah mendengar ucapan Mike, Nia langsung saja mengatakan apa yang dari tadi mengganjal.
''Mas, belikan aku pembalut, aku lupa membawanya dari rumah, ucapnya lancar tanpa terpeleset sedikit pun membuat Mike lemas seketika.
''Whaaatt..... Jadi malam ini,... kita..huh.... menghela nafas panjang,
Ternyata malam ini gagal. batinnya.
Dengan terpaksa Mike langsung saja memakai kemejanya kembali dan keluar dari kamar untuk membeli apa yang di minta Nia.
Sedangkan Nia hanya bisa menunggu kedatangan suami tercintanya.
__ADS_1
Di dalam kamar mandi Nia pun menggerutu melihat wajah Mike yang sedikit putus asa karena tidak mendapatkan apa yang diinginkannya.
''Ini juga bukan mauku mas, tapi gi mana lagi .gumamnya.
Setelah menanti beberapa menit ,Nia mendengar suara ketukan pintu kamar mandi yang menggema.
''Terima kasih, saat membuka dan melihat Mike menyodorkan roti kering khusus wanita itu.
Setelah selesai, dengan gontainya Nia menghampiri Mike yang terlihat sibuk dengan ponselnya.
''Mas... panggilnya lagi duduk di samping Mike.
Hmmm..... hanya suara itu yang terdengar dari Mike.
''Apa mas marah?'', tanya Nia,.
Mike menggeleng.
''Kenapa diam?'',
''Bete saja, ayo kita tidur!'', mode cuwek.
Akhirnya Nia naik keatas ranjang menunggu Mike yang berjalan menuju kamar mandi.
Nia melihat Mike berjalan dan ikut membaringkan tubuhnya yang memang lelah seharian berdiri di pelaminan.
''Tidurlah,!'' suruhnya melihat Nia yang masih melihatnya.
Dengan pelan akhirnya Nia memejamkan matanya dengan sempurna.
Sedangkan Mike malah tak bisa tidur memikirkan hal yang di idam idamkan selama ini ternyata gagal total, dan itu di luar dugaannya.
''Aku kira malam ini adalah malam pertama kita, tapi nyatanya tidak, gumamnya kesal.
Akhirnya Mike memilih bangun dan duduk di sofa kamar yang di tempatinya saat ini.
Mike masih memainkan ponselnya dan teringat bosnya.
''Dia lagi apa sekarang, apa dia tidur nyenyak, ?''ucapnya kecil.
Akhirnya Mike membuka lencana hijau mencari profil yang bergambarkan princes Kyara.
''Online, katanya terlihat senang karena ini tak biasa dengan bosnya yang selalu mematikan ponsel saat malam.
Akhirnya Mike mengirim pesan lewat Chat untuk Refan.
''Lagi apa?'' isi pesan pertama dari Mike.
Melamun ,di balkon, jawaban dari Refan.
__ADS_1
''Kenapa dia malam malam melamun, bukankah ini sudah terlalu larut dan waktunya tidur, pikir Mike.
''Kenapa bos belum tidur,? ''
Gi mana mau tidur, tadinya aku mau minta jatah sama istriku, tapi apa kamu tau, princes rewel dan dia nggak mau tidur, dan parahnya sekarang putri kecil itu malah mengoceh, balasan dari Refan.
Dengan sontak, Mike tertawa keras karena bukan hanya dirinya malam ini yang gagal ,tapi bosnya yang soplak itu juga gagal mendapatkan jatahnya.
Emoji ngakak pun kini di tampilkan sebanyak banyaknya mengutarakan isi hati Mike saat ini, bukan hanya itu ,Mike pun ikut bersyukur saat tau penderitaan bosnya itu.
''Sialan tu orang ,mentang mentang ini malam pertamanya ,dia meledekku, umpat Refan.
Tapi sebelum Mike mengakhiri chatnya dengan Refan, Mike pun mengetik kata:
Sama ,aku juga gagal, Nia lagi tanggal merah, hanya kata itu saja sukses membuat Refan ikut ngakak .
Mendengar Refan tang tertawa keras ,Sahila terbangun dan berjalan menuju balkon di mana suaminya duduk sambil menikmati kopi hitam yang di minta dari bibi.
''Kenapa mas ,kok kamu terlihat bahagia?''. ucapnya dari pintu sambil menggendong Kyara.
''Hai ,kenapa Kyara di bawa keluar sayang, ayo masuk, udara di luar sangat dingin ,nanti masuk angin, , ucapnya menggiring Sahila untuk masuk ke kamar ,lalu menutup pintu yang langsung menuju balkon.
''Mas, kamu belum jawab pertanyaanku ,kamu kenapa, apa yang membuatmu sampai tertawa?''.
''Mike, ternyata malam ini dia gagal ,belum bisa menjajah Nia, ucapnya tanpa basa basi.
Namun Sahila masih belum paham dengan bahasa Refan.
''Maksud mas?'', Sahila yang belum mengerti kata suaminya.
''He'emmm... Mike belum bisa malam pertama dengan Nia, katanya Nia tanggal merah, sama sepertiku yang belum bisa malam pertama denganmu malam ini gara gara si cantik nih, sambil mencubit gemas pipi Kyara.
O... Sahila hanya ber o ria.
''Kirain ketiban bulan, kelihatannya kok sangat gembira.
''Lebih dari bulan sayang,mas seneng banget ,ternyata penderitaan mas malam ini ada temennya ,yaitu Mike.
Aneh aneh saja ,masa masalah itu saja sampai di perundingkan dengan mantan sekretarianya, batin Sahila sanbil geleng geleng.
''Princes Kyara ,kenapa sih kamu malam ini tidak mau tidur sayang, ucapnya mengambil alih Kyara dari tangan Sahila.
''Aku memang belum ngantuk papa, kalau papa ngantuk tidur dulu saja, ucap Sahila menirukan suara anak kecil.
Dengan cepat Refan menarik pinggang Sahila dan jatuh ke pelukannya,
''Terima kasih , karena kehadiranmu membuat hidupku lebih sempurna, dan aku akan menghabiskan sisa hidupku ini untuk kamu dan anak anak kita, ucapnya dengan mengecup kening Sahila.
Sahila yang tak bisa membalas dengan kata kata pun hanya tersenyum manis di depan sang suami.
__ADS_1