
Bedugul adalah salah satu tempat wisata terbaik di bali, karena bedugul mempunyai beberapa keindahan alam, seperti keindahan danau, dan area perkebunan luas dan arsitektur pura hindu, di sini semua orang bisa menikmati betapa indahnya alam ini selama kita bisa menjaga nya.
Di tempat ini memang sangat ramai pengunjung membuat Refan extra hati hati, karena ini memang hari libur, sedangkan Sahila tak peduli itu, Sahila terus saja membelah orang orang yang halu lalang, karena keinginannya tercapai, Sahila berdiri di sebuah bangunan yang begitu fenomenal namanya, Apa lagi kalau bukan hotel P. I bedugul,
Refan langsung saja menarik dan memeluk Sahila dari belakang saat dirinya terus melangkah,.
''Hai, kamu mau kemana?'', ucap Refan sambil terus mundur bersama tubuh sang istri.
Sahila hanya diam tak menjawab apapun,.
''Mike Ririn, ayo kita pergi dari sini, kita pindah ke wisata yang lain saja, ucap Refan serius langsung menuju mobil.
Refan adalah orang yang sudah menjajah seluruh dunia ,dan di setiap tempat, Refan selalu menemukan berbagai cerita ,baik itu memang fakta atau sekedar mitos,
Kini Mike menjalankan mobilnya ke arah danau masih di area bedugul,
''Kenapa mas melarangku ke tempat tadi, aku sangat penasaran, aku sering dengar cerita aneh di sana''.
''Sayang, tempat wisata itu banyak selain tadi., dan aku nggak mau kamu kenapa napa, ucap Refan khawatir,
Semuanya hanya diam tak ikut bicara termasuk Ririn,
Sebenarnya Refan sudah mencari tau di mana saja tempat wisata yang akan mereka kunjungi, namun saat Refan di beri tau oleh anak buahnya tentang kejadian turis yang hilang di hotel tersebut, Refan langsung merinding, tapi demi keinginan sang Istri Refan terpaksa mampir, meskipun hanya sebentar .
Setelah sampai tempat tujuan, semuanya turun ,namun masih ada tanda tanya dalam hati Sahila untuk Refan, namun dengan berjalannya waktu, akhirnya Sahila lupa untuk menanyakannya.
Keindahan danau itu merubah wajah Sahila yang dari tadi hanya cemberut saja.
__ADS_1
''Akhirnya, aku bisa melihat wisata bedugul, ucapnya sambil berdiri tepat di pinggir danau.
''Kenapa kamu ingin sekali ke Bali, bahkan masih banyak tempat mewah selain Bali, kalau kamu menginginkannya?!''
Sahila tersenyum dan berbalik menghampiri Refan.
''Tempat ini adalah tempat yang paling membuatku tak bisa tidur selama berhari hari, keinginanku ke sini sudah sangat lama, waktu lulusan, kelasku mengadakan rekreasi ,dan itu ke Bali, aku mengumpulkan uang selama setahun hanya untuk ke bali, dan itu pun uang saku yang tak pernah aku belikan jajan, semua temanku ikut tak terkecuali Nesya, namun nasib malang menghampiriku, Ibu sakit dan Ibu tak punya uang sama sekali, terpaksa aku menggunakan uangku untuk Ibu berobat, dan aku bilang sama teman temanku kalau aku nggak jadi ikut, meskipun mereka ada yang menawarkan uang, tapi aku tidak mau, karena tak ada yang menjaga Ibu,padahal di situ impianku untuk melihat laut yang kedua kalianya akan tercapai, tapi apa, semua sia sia, tapi aku tak menyesal, karena uangku Ibu bisa sembuh dan sehat sampai sekarang, di situlah aku semakin yakin bahwa aku ini memang tercipta bukan untuk melihat keindahan Bali,
''Bahkan setelah Ibu sakit, aku berfikir untuk tidak meninggalkan desaku, tapi karena mas datang waktu itu, aku menjadi yakin kalau aku harus merubah nasibku lebih baik lagi, aku ingin mencari uang yang banyak untuk Ibu,tapi setelah papa mengajakku tinggal di rumah dan aku kuliah, akhirnya papa lah yang selalu mengirim uang untuk Ibu.
''Kamu memang benar, aku hanya wanita yang mau harta papa saja, buktinya selama aku tinggal sama kalian , aku nggak pernah kesusahan, dan aku selalu mendapatkan apa yang aku mau, setelah mengatakan itu semua, Sahila berbalik dan memegang kedua tangan Refan.
''Tapi mas perlu tau ,sebenarnya bukan itu tujuanku, bahkan aku sempat menolak untuk tinggal di rumah papa, tapi papa selalu saja memaksaku, dan aku nggak punya pilihan lain selain mengatakan iya, karena waktu itu papa bilang, aku harus menjadi orang sukses, dan papa menganggapku seperti anaknya sendiri, karena sudah nggak mungkin lagi kalau aku jadi menantunya, ucap Sahila sambil terbata, dan sesekali air matanya itu menetes.
Dengan cepat Refan langsung menarik tubuh Sahila dan memeluknya,
''Sekarang kamu adalah istri orang kaya, dan katakanlah apa saja keinginanmu dulu yang belum pernah tercapai, dan untuk masa lalu kita, aku benar benar minta maaf, waktu itu, aku memang tidak peduli pada wanita lain selain Kania, tapi aku salah, dan Tuhan telah membalasku, karena aku sudah menyakitimu, ucapnya masih dalam berpelukan. ''Terima kasih, karena kamu sudah mau menemani hidupku, ucap Refan tepat di telinga Sahila .
Belum juga beberapa menit, dunia maya sudah di gegerkan dengan kabar Refan yang berpelukan dengan seorang perempuan di bali, Meskipun banyak yang tau kalau Refan sudah menikah, namun banyak pula yang tak tau kabar itu,termasuk Kania. Karena memang pernikahan yang diam diam.
Refan maupun Sahila membuka ponsel masing masing dan melihat gambar mereka yang terpampang serta Caption,
Kau memang bukan yang pertama untukku, tapi aku harap kamu adalah yang terakhir, aku mencintaimu istriku,
''SAHILA I LOVE YOU ''
Akhirnya nama Sahila pun ikut menjadi trending topik, meskipun tak masalah bagi Refan, namun tetap saja Sahila merasa risih, tak ada yang berani menghujat karena tulisan itu, karena semua orang tau siapa Refan.
__ADS_1
''Siapa Sahila, bagaimana wajahnya, wanita beruntung yang di peristri Refan pengusaha kaya itu, itulah ucapan yang di ucapkan semua orang yang belum mengetahui pernikahan Refan,
Karena dalam gambar itu memang wajah Sahila tertutup tubuh Refan dan yang terlihat adalah punggungnya.
Setelah melihat ulah Mike, Refan memberikan dua jempol untuk sekretarisnya itu .
Berbeda dengan Refan yang bahagia, Sahila merasa resah, karena banyak sekali pertanyaan yang menanyakan tentang dirinya .
''Sudah ,tenang saja, mereka tidak akan berani macam macam sama kamu, ucap Refan memastikan
Tak berselang lama, Ponsel Sahila sudah banyak chat dari Sindi dan Nesya, apa lagi kalau bukan soal gambarnya yang terpampang di sosmed itu,.
Sebelum Sahila membalas ,Ponsel Sahila langsung di rebut Refan, kini Refanlah yang menjawabnya.
Jangan ganggu, kami lagi bulan madu,
Jawaban Refan membuat teman teman Sahila terbelalak tak terkecuali Doni dan Iwan.
''Mike, kamu memang handal, tidak salah aku mengajakmu, ucap Refan .
Sedangkan Ririn hanya cemberut melihat Refan.
''Kamu kenapa, apa uang gajimu habis, ucap Refan asalan.
''Kenapa kakak hanya berterima kasih pada Mike saja, untukku mana, ini semua ideku, ucapnya lantang membuat Refan langsung saja mengucapkan terima kasih..
''Baiklah, karena kali ini aku sedang bahagia, Terima kasih nona Ririn, karena kamu sudah mwmbuatku senang, ucap Refan ramah, yang membuat Ririn tersenyum.
__ADS_1