KESUCIAN CINTA SAHILA

KESUCIAN CINTA SAHILA
Bab 133.Dewa yunani


__ADS_3

Tidak ada perjuangan yang sia sia, baik itu dalam urusan pekerjaan maupun cinta, seperti Mike kali ini yang sudah menerima buah dari perjuangannya selama ini.


Semalam suntuk mike tak bisa memejamkan mata walau sedetik pun ,memikirkan apa yang sedang terjadi sekarang, ingin rasanya Mike tidak sabar untuk membawa Nia pulang ke rumahnya.


Berbeda dengan Mike yang mendapat hadiah berupa wanita yang dicintainya ,Refan merasa kampung ini adalah kampumg penyiksaan bagi dirinya, bagaimana tidak, Refan merindukan istri tercinta yang jauh di sana, tapi setiap ingin menghubunginya harus pergi ke bukit dan itu sangat menyebalkan menurutnya.


Pagi sekali Mike sudah bersiap memakai kemaja yang di lipat sesiku, celana jeans dan sudah memakai sepatu, pawakan yang gagah itu membuat mata terpana, sama seperti Mike Refan pun sama ,bahkan mereka berdua membuat warga kampung jatuh cinta, terutama Ibu Ibu yang ingin menjadikannya menantu.


''Mike kamu sangat menyiksaku disini, ucap Refan merasa lelah, karena berjalan lagi ke rumah pak lek Hajir, karena hari ini Mike akan mengantar Pak lek Hajir dan Nia ke rumah juragan untuk membatalkan pernikahan dengan anaknya .


''Tenang saja bos, kita akan secepatnya pulang, kalau semua urusan ku sudah selesai, ucap Mike santai, merasa tak bersalah.


Refan geram dan menjewer telinga Mike dari belakang.


''Apa kamu bilang, tenang, aku merindukan istriku, dan kau bilang tenang, ucapnya tepat di telinga Mike.


''Baiklah ,aku paham, nanti kita bangun tower di sini., supaya kalau kita ke sini lagi bos dengan mudah menghubungi nona, oke! ''ucap nya meyakinkan Refan.


Mereka kembali berjalan menuju rumah pak lek Hajir.


Sesampainya, Refan dan Mike di sambut oleh pak lek dan Bu lek serta Nia yang sudah siap.


''Pak lek maaf, tidak bisakah kita ke rumah juragan pakai mobil, tanya Refan membuat pak lek dan Bu lek tersenyum.


''Bisa mase, tapi cuma butuh waktu lima menit saja untuk sampai ke sana, jadi untuk apa, dari pada bingung parkir di mana mendingan kita jalan, ucap pak lek ramah,.


Sedangkan Refan masih saja bermuka cemberut, karena terlalu lelah.


''Bos, jangan malu maluin dong, kayak cewek saja, kita ini laki laki, masa jalan deket saja nggak kuat, malu tu sama mereka, bisik Mike sambil melihat warga yang berhalu lalang dengan aktivitasnya.

__ADS_1


Akhirnya Refan memilih tersenyum kecut dari pada menjadi bahan tertawaan


Semua warga hanya memandang pada kedua pria tampan yang berjalan beriringan itu.


''Pak lek ,apa aku boleh nanya, ucap Refan pelan,


''Apa wajah kita ini aneh, kenapa semua warga melihat kita seperti itu, apa di kampung ini tak ada orang yang berpenampilan seperti kita ?''ucap Refan kembali bertanya, karena Refan sedikit risih, dengan orang orang yang melihatnya.


''Mase mau tau, kalian ini memang sangat tampan seperti dewa yunani yang jatuh dari langit, dan di kampung ini nggak ada orang yang seperti kalian, jadi mereka itu kagum ,ada orang tampan, dan berpenampilan rapi, kalau orang di sini mah cuma pakai celana panjang,kemeja dan sandal jepit itu saja sudah keren, nah kalian pakai sepatu ,baju juga rapi, wangi ,rambutnya seperti artis artis di tv, siapa coba yang nggak kagum, ucap pak lek Hajir panjang lebar.


Sedang sikap Mike dan Nia hanya saling melirik ,Mike tak mempedulikan bosnya yang bawel itu.


Rumah paling mewah di kampung itu sudah terpampang di depan mata, dan kini pak lek mempersilahkan Mike dan Refan untuk jalan di depan.


''Mas, orangnya galak, aku takut kamu di apa apain, apa lebih baik aku saja yang masuk dengan pak lek ,mas dan tuan tunggu di luar saja.!''


''Nia, kamu meragukan kejantanan kekasihmu, biarkan saja ,dia laki laki ,dia harus berani berhadapan sama juragan itu demi merebutkan kamu, ucap Refan seketika.


''Nia bukan bola yang harus di rebutkan bos, Dia manusia, biar aku saja yang masuk! ''ucap Mike sambil melangkah dengan cepat ke arah teras.


''Kalian ini masih saja bercanda, kalian bukan orang sini, tetap pak lek yang akan mendampingi kalian untuk bertemu juragan. ucapan pak lek membuat semuanya diam,


Setelah berdebat, akhirnya mereka masuk bersama sama,


Ini rumah orang yang paling kaya di kampung ini, bagusan juga rumah mertuaku yang sudah aku renovasi, batin Refan yang sok bossy, sambil menatap langit langit rumah juragan,


Setelah beberapa kali pak lek mengetuk pintu akhirnya pintu terbuka.


''Ngapunten mbok, juragan wonten(maaf mbok juragannya ada? ''):, ucap pak lek pada pembantunya juragan yang membuka pintu.

__ADS_1


''Nggih wonten pak lek, Monggo mlebet (iya ada pak lek, silahkan masuk) jawab sang pembantu dengan bahasa jawa karena pak lek bertanya menggunakan bahasa jawa.


Pak lek, Mike dan Refan duduk di tempat yang sudah di sediakan, tak berselang lama, pria yang sudah berambut putih datang dengan tongkat di tangannya.


''O.... rupanya calon besan to, ada apa ini, kok rame rame,?'' ucap sang juragan santai.


Semuanaya diam, apa lagi Nia, keringatnya sudah bercucuran dan meremas kedua tangannya karena takut.


Mike melirik ke semua arah, tak ada tanda tanda yang mau bicara, akhirnya dengan sigap Mike pun mulai percakapan.


''Maaf juragan ,kedatangan kami ke sini ingin mengembalikan uang juragan yang sudah di pinjam oleh Nia, dan pernikahan Nia dengan anak juragan harus di batalkan. ucap Mike tanpa basa basi sambil menyodorkan amplop


Bukan menjawab atau menerima amplopnya sang juragan malah tertawa lepas,


''Kalian pikir semudah itu lepas dari ku, Nia sudah setuju untuk menikah dengan anakku. tapi tiba tiba kalian mengembalikan uangnya, aku tidak setuju, tetap pada perjanjian awal, Nia harus menikah dengan anakku,Ucap juragan lebih serius sambil menyunggingkan bibirnya.


Mike masih terlihat santai, Tapi Refan sudah mengeratkan giginya,dan mengepalkan kedua tangannya.


Karena tidak sabar ,akhirnya Refan menggebrak meja yang membuat semua orang kaget.


'' Juragan, ucap Refan sambil menujuk juragan dengan jari telunjuknya.


''Anda tidak tau siapa kami, kalau anda menyulitkan kami, kami akan membawa kasus ini ke kantor polisi .ucap Refan, namun Juragan itu masih tak bergeming.


''Sebenarnya yang anda mau apa, Anda tidak bisa memaksakan Nia menikah dengan anak anda, karena Nia tak mencintainya. ucap Mike kembali meyakinkan kalau perbuatan juragan itu salah.


''Kalian harus mengembalikan uangnya tiga kali lipat kalau mau Nia, dan aku akan membatalkan pernikahan Nia dengan anakku .ucapnya lebih serius,


''Tidak bisa juragan, anda sudah menyalah gunakan kekuasaan anda untuk menjerat orang miskin seperti pak lek, jadi anda sekarang pilih ,mau kita damai Anda melepaskan Nia, atau kami bawa kasus ini pada pihak yang berwajib, aku yakin anda akan mendekam di penjara seumur hidup, bahkan aku akan membuat lebih parah, ucapan Refan kali ini benar benar emosi.

__ADS_1


Akhirnya juragan memilih untuk damai karena melihat wajah Refan yang siap untuk menerkam itu membuatnya takut.


Bos di lawan, batin Mike.


__ADS_2