KESUCIAN CINTA SAHILA

KESUCIAN CINTA SAHILA
Bab 6. Ingin pergi


__ADS_3

Kania sedang mengemasi barang barangnya, karena hari ini adalah hari keberangkatannya ke negara L.


Sedangkan Kania hanya pamit sama Refan lewat ponsel, karena Kania nggak mau di antar oleh Refan .


Tiba di bandara Kania sedang bersama seorang laki laki tampan yang tak lain adalah managernya.


''Apa kamu sudah siap, tanya sang manager.


''Heem. aku sudah siap untuk semuanya , dan aku harap ini akan berjalan lancar.


''Kamu tenang aja, cukup kamu siapin diri kamu untukku, maka semua akan beres dan aku jamin karir kamu akan semakin terang.


Kania yang di iming imingi janji pun semakin semangat.


''Kamu tenang aja, aku akan selalu siap untukmu, tapi kamu harus menepati janjimu padaku.


''Terus gi mana hubunganmu dengan Refan,


''Itu bisa di atur, toh Refan sangat mencintaiku pasti dia akan menerimaku, meskipun kamu adalah orang yang pertama merenggut mahkotaku.


Sedangkan Bram sang manager tertawa lepas mendengar pengakuan Kania.


Berbeda dengan Kania yang sangat berbahagia, hati Refan saat ini semakin gundah setelah mendengar kan ceramah pak Cakra, Refan membolak balikkan fikirannya gi mana caranya dia bisa menikah dengan Kania.


Setelah lama bergelut dengan otaknya, akhirnya Refan mempunyai ide yang sangat tepat menurutnya. Refan berniat untuk menyusul Kania ke luar negeri dan akan menetap di sana, karena pak Cakra juga mempunyai perusahaan dan resort yang di kelola oleh orang yang di percayainya yang bernama Mike, tapi sebelum niat itu di lakukan Refan meminta izin terlebih dahulu kepada pak Cakra.


Refan turun dari kamarnya untuk menemui Pak Cakra,


Pucuk di cinta ulam pun tiba,Setelah Refan sampai di sudut tangga pak Cakra keluar dari kamarnya menuju ruang keluarga.


Refan mrnghampiri papanya.


''Pa, Refan mau ngomong sama papa


''Ngomong saja,


''Pa, aku akan pergi ke Negara L, aku akan mengurus perusahaan papa di sana, dan aku akan menetap di sana.


Pak Cakra tersenyum menyeringai.


''Nggak usah basa basi Fan, papa tau apa maksud kamu, kamu ke sana bukan untuk itu kan?


''Apa maksud papa?

__ADS_1


''Papa sudah tau, kalau Kania sekarang ada di sana dan kamu mau menyusulnya kan, jawab yang jujur,


''Papa tau dari mana?


''Siapa sih Fan yang nggak tau soal Kania yang setiap hari terpampang di tv,model cantik dan karirnya makin melambung di berbagai negara.


Refan diam.


''Terserah kamu saja Fan, papa sudah nggak bisa menghalangi kamu lagi, tapi papa masih tetap dengan pendirian papa, dan lambat laun pasti kamu akan tau kenapa papa nggak merestui kalian, dan yang paling penting kamu tetap pegang perusahaan papa dengan baik, jangan sampai ada masalah, karena selama ini papa tidak pernah mendengar permasalahan di perusahaan itu ,Mike sangat handal ,


''Baik pa,aku akan mengurus perusahaan dengan baik, dan aku akan secepatnya pergi ke sana.


Lebih cepat lebih baik Fan, dan papa doakan semoga kamu secepatnya tau gi mana kelakuan Kania di belakang kamu, papa ingin kamu tau dengan sendirinya, papa nggak mau ikut campur lagi cukup papa menyelidikinya, batin pak Cakra.


Karena memang pak Cakra menyuruh orang untuk selalu menyelidiki latar belakang Kania,


Sedang di kos kosan Sahila dan Nesa sedang duduk bersama di depan kamar, rasa penasaran Nesya tentang kejadian semakin memuncak, sampai Nesa tak bisa menahannya lagi.


''Sa, aku boleh nanya nggak?


''Heem memang mau nanya apa?


''Tapi jangan marah ya, dan jawab yang jujur.


''Kalau itu memang bisa aku jawab jujur pasti aku akan jawab, tapi kalau aku merasa itu rahasia aku nggak akan menjawabnya.


''Heem, memang kenapa?


''Kok, dia sampai marah kayak gitu sama kamu, memang selain kejadian tadi kamu pernah berbuat salah sama dia.


''Aku nggak pernah berbuat salah sama dia, hanya saja semua ini salah paham, dan maaf aku nggak bisa menjelaskan tentang mas Refan sama kamu.


Bahkan Sahila manggil pak Refan saja dengan sebutan mas, memang ada hubungan apa sih Sahila dengan pak Refan.


''Ya udah deh Sa ,nggak apa apa kok mungkin suatu saat kamu mau cerita,


''Maaf Nes, aku nggak akan cerita, biarkan waktu yang akan menjawab semuanya.


pasti nanti kamu juga tau kok,


''Udah yuk tidur, besok kita kan harus kerja lagi.


Malam yang penuh kegelapan Sahila dan Nesya tenggelam dalam mimpi masing masing.

__ADS_1


Keesokan harinya... pagi sekali Refan menelpon Iwan untuk datang ke testoran Doni,


Iwan yang mendapat telpon dari sahabatnya langsung segera mengemudi mobilnya,


Doni sudah sampai ke restoran, padahal pelayan restoran satu pun belum ada yang datang.


Mereka bertiga duduk, belum ada yang mulai percakapan,


Doni melihat sikap Refan sedikit aneh, tak seperti biasanya yang selalu menunjukkan wajah cool, kini tiba tiba murung seperti memendam sesuatu.


''Sebenarnya lo kenapa Fan, kok sampai manggil kita sepagi ini.


''Gue akan pergi keluar negeri Wan, Don, dan gue akan mengurus perusahaan papa di sana,


''Gue tau maksud lo Fan, pasti lo mau nyusul Kania kan?


Refan mengangguk.


''Fan, saran gue lo nggak usah terlalu memperlihatkan cinta lo ke Kania, itu semakin membuatnya merasa bahwa dia adalah wanita yang sangat berharga dan dia akan semena mena sama lo, lo harus lebih tegas lagi sama dia.


''Maaf Don, kali ini gue tetap dengan keputusan gue, gue akan menikahinya.


''Ya udah apapun keputusan yang lo ambil gue dan Iwan akan selalu berada di belakang lo, dan lo jangan sungkan sungkan sama kita.


''Kalau lo masih butuh teman curhat, kita siap untuk mendengarnya.


''Terima kasih ya, kalian memang sahabat gue yang paling baik.


''Terus rencana lo mau berangkat kapan?


''Minggu depan, gue mau urus proyek yang belum kelar dulu,


Setelah panjang lebar mereka bercakap cakap, kini para pelayan sudah mulai berdatangan dan memulai kerjaannya masing masing.


Sama halnya dengan yang lain Sahila dan Nesya pun menunggu angkot untuk pergi ke restoran,


Angkot yang di tunggu tiba, tak butuh waktu lama untuk sampai, Sahila dan Nesya turun, dan berjalan menuju restoran.


Saat di jalan Sahila melihat anak kecil yang hendak menyebrang, dan dari arah berlawanan ada mobil mewah yang melaju dengan kencang, Sahila yang melihat anak tersebut langsung berlari dan menghampirinya.


Sahila merangkul bocah kecil yang berada tepat di depan mobil mewah itu,tapi keberuntungan masih di pihak Sahila,karena mobil mewah itu langsung berhenti mendadak.


Tapi reaksi orang yang berada di dalam mobil sudah mulai menyala seperti api yang siap membakar apapun di sampingnya.

__ADS_1


Pemilik mobil keluar dan menghampiri Sahila serta anak kecil itu,


Dan kalian tau apa yang terjadi?Lanjut baca ya? Author


__ADS_2