KESUCIAN CINTA SAHILA

KESUCIAN CINTA SAHILA
Bab 142. Mike berubah


__ADS_3

Di dalam kamar, Nia masih saja menangis tersedu sedu, teringat akan kejadian beberapa tahun yang lalu ,kejadian yang menakutkan menimpa dirinya. di mana akhirnya dirinya bertemu dengan Mike untuk yang pertama kali.


''Hai, kenapa kamu masih saja menangis, sebenarnya kamu kenapa?'' tanya Mike semakin bingung, karena Nia belum juga bicara ,dan masih sibuk dengan tangisannya.


''Nia, kamu lihat mama,ucap Nyonya Wilson dan duduk di samping Nia.


''Sekarang kamu cerita sama mama dan Mike ,sebenarnya tadi kamu kenapa, dan kenapa kamu ketakutan seperti itu?'', tanya Nyonya Wilson sekali lagi .


''Mas, Ma, aku tadi ketemu sama majikan aku dulu, aku takut kalau dia macam macam lagi sama aku, ucap Nia sambil menangis, dengan cepat Mike menarik tubuh Nia dan memeluknya.


''Kamu tenang, tidak akan terjadi apa apa sama kamu, sekarang ada aku, aku akan menjagamu,aku pastikan orang itu akan mendapat hukuman yang setimpal, ucapan Mike menenangkan.


''Iya, kamu tenang saja, sekarang kamu tenangkan diri kamu dulu, nanti kamu bisa bicarakan masalah kamu sama papa juga, biar dia yang menangani, mama keluar sebentar, pamit nyonya Wilson.


Setelah Nyonya Wilson keluar dari kamar meninggalkan mereka berdua, Nia merenggangkan pelukannya.


''Mas , kalau papa tau masa lalu aku ,apa dia masih mau menerima ku sebagai menantunya, kalian keluarga terpandang, sedangkan aku ini orang miskin, dan masa lalu aku begitu kelam, ucap Nia sedikit ragu, ada rasa takut menyelimuti hatinya saat ini.


''Mike tersenyum, Di rumah ini tak akan ada yang menanyakan atau mempermasalahkan masa lalu kamu, meskipun kamu miskin dan pernah menjadi pembantu, itu tak akan berpengaruh pada Mr Wilson, mereka itu orang baik, dan kamu nggak usah khawatir , papa pasti akan mengurus orang itu secepatnya, ucap Mike meyakinkan.


''Terima kasih mas, kamu sangat baik padaku, kamu selalu ada di saat aku susah, dan di saat aku butuh sandaran, hanya pundak kamulah satu satunya tempat aku berbagi kesedihan. ucap Nia.


Aku tak sebaik yang kamu kira, bahkan tadi aku sempat emosi karena kamu, aku pikir kamu akan meninggalkanku lagi seperti dulu, aku minta maaf, aku selalu saja gegabah dalam mengambil keputusan tanpa aku selidiki dulu, mulai sekarang aku akan lebih hati hati dalam berfikir, dan aku akan selalu menemanimu setiap saat. batin Mike.


Mike masih saja memeluk tubuh kecil kekasihnya itu , tanpa ada pergerakan membuat Mike bertanya tanya.


Kenapa Nia diam, apa dia masih memikirkan masalah yang terjadi di restoran tadi, batin Mike,.


Setelah memanggil nama Nia beberapa kali, tak ada sahutan,


Akhirnya Mike menundukkan kepalanya melihat wajah yang membayangi nya selalu itu sedang tertidur pulas.

__ADS_1


''Ternyata kamu tidur, gumamnya, sambil membaringkan tubuh Nia di atas ranjang.


''Aku tidak akan membiarkan kamu terbayang bayang oleh laki laki brengsek itu, tidurlah yang nyenyak, aku akan menjagamu .ucapnya sambil mengelus pucuk kepalanya.


Sebelum beranjak, ponsel Mike berbunyi, Dengan cepat Mike membukanya, ternyata panggilan dari Bosnya, siapa lagi kalau bukan Refan.


Refan menghubungi Mike lewat Vc.


''Si bos, baru saja dua hari di tinggal ,udah kangen saja dia, gumamnya sambil menggeser menerima panggilannya.


''Bos kangen sama aku, celetuk Mike tanpa aba aba saat melihat wajah Reran pertama kali.


Sialan kamu, balik kapan, istriku kangen sama Nia, di mana kekasihmu, ucap Refan, dan di sampingnya ternyata wajah cantik Sahila ikut nimbrung.


''Tuh, ucap Mike singkat, sambil memutar ponselnya ke arah Nia yang sedang terlelap.


Sedangkan Sahila dan Refan malah saling pandang,.


''Nona jangan mikir macam macam dulu, aku nggak apa apain Nia, dia tertidur karena capek habis jalan jalan sama calon mertuanya nyonya Wilson, ucap Mike tegas.


Tuan Mike kapan kembali, aku kesepian lagi nih, Ririn selalu saja pacaran dengan Zero, aku kangen sama Nia, ucap Sahila merengek.


''Nona tenang saja, aku akan segera balik, lagi pula disini kayaknya nggak cocok untuk Nia, mungkin besok atau lusa kami sudah sampai di sana, ucap Mike meyakinkan.


Tapi gi mana dengan nyonya Wilson,apa dia mengizinkanmu kembali lagi ke sini. tanya Sahila, takut permintaannya itu membuat Mike di lema.


''Nona tenang saja, nyonya Wilson itu sudah biasa jauh dariku, dan mereka juga nggak pernah melarangku kembali, yang penting bagi mereka aku nyaman ,di mana pun tempatku.ucap Mike, karena Mike takut Sahila merasa nggak enak dengan permintaanya.


Baiklah, aku menunggu kalian pulang. ucap Sahila kembali.


''Baik Nona, jangan khawatir, aku akan membawa teman seperjuanganmu untuk secepatmya kembali,

__ADS_1


Ucapan terakhir dari Mike, dan mereka segera memutuskan sambungannya.


''Siapa mas, tiba tiba saja suara serak itu mengagetkan Mike.


''Kenapa kamu bangun,apa aku berisik, itu tadi dari Nona, katanya kangen sama kamu ,dia ingin kita secepatnya pulang ,


Kata kata Mike itu membuat Nia langsung sumringah dan memeluk Mike dari belakang.


''Aku juga kangen sama Nona, aku juga mau pulang, tapi kasihan mama, pasti dia masih kangen sama kamu .ucap Nia lembut,


''Kamu masih saja memikirkan nyonya Wilson yang menyebalkan itu, ucap Mike pelan.


Sedangkan Mike saat ini sedang menahan apa yang ada di dirinya karena sebuah pelukan hangat itu.


''Nia sayang, lepaskan pelukanmu, mas ini laki laki normal, sedangkan kita belum menikah, mas nggak mau terjadi sesuatu sama kamu sekarang. ucap Mike.


Nia yang belum paham masih saja mengeratkan pelukannya.


''Maksud mas apa, apa mas nggak mau dekat dekat denganku ucap Nia polos.


Mike meraih tangan Nia dan membalikkan badannya,memegamg kedua tangan Nia dengan erat.


''Sayang, Mas nggak mau dekat dekat denganmu,karena suatu alasan, aku takut khilaf, kita belum menikah, ucapnya sambil mencium kening Nia dengan lembut.


Nia diam meresapi setiap kata yang di ucapkannya itu, setelah paham Nia tersenyum dan mendorong Mike keluar, lalu menutup pintunya rapat rapat.


''Hai., buka pintunya, nggak gini juga, mas cuma bercanda, teriak Mike dari balik pintu,


''Sebentar, aku juga mau keluar, aku mau ke kamar mandi dulu, jadi tunggulah aku di depan, ucap Nia sambil mengeluarkan kepalanya,sedangkan badannya masih tak terlihat.


''Jangan lama lama, kalau nggak mau aku intip, ucap Mike kembali menggoda yang membuat sang empu tersipu malu.

__ADS_1


Nia kembali menutup pintunya dan menguncinya, takut Mike serius dengan ucapannya, karena Nia merasa kekasihnya itu sekarang semakin mesum sama dia,beda sekali dengan Mike yang dulu, Mike yang masih canggung dan hanya berani memegang tangannya itu pun saat Nia mengizinkannya.


__ADS_2