
Mike masih terngiang ngiang suara wanita yang menyapa pak lurah tadi sore .
Malam yang dingin di kampung ,kamar yang langsung berhadapan dengan kebun, jendela terbuka membuat kulit Mike dan Refan semakin kedinginan, suara jangkrik menghiasi malam yang sunyi.
Meski dingin ,Mike masih setia mematung di depan jendela, sedangkan Refan tidur di kamarnya sendiri.
Aku harus pastikan kalau dugaanku itu benar, ya ,aku akan ke rumah pak lek Hajir sekarang ,sebelum semuanya terlambat dan aku nggak mau menyesal untuk yang kedua kalinya ,batin Mike.
Mike keluar dari kamarnya menghampiri kamar Refan yang berada di sebelahnya, membukanya dengan perlahan tanpa permisi.
''Bos bangun, sambil menggoyang goyangkan lengan Refan .
Refan mulai membuka matanya dengan pelan melihat Mike yang berdiri di sebelah ranjangnya.
''Ada apa, kenapa kamu bangunin aku, dan kenapa kamu belum tidur ,ini kan sudah malam.
Mike menghela nafas, sebelum mengatakan sesutau.
''Bos, aku penasaran dengan keponakan pak lek Hajir, tadi aku sempat mendengar suaranya, seperti nya itu suara Nia, dan aku yakin dengan pendengaranku, ucap Mike serius ,kali ini tak ada raut wajah bercanda.
membuat Refan beranjak dari ranjangnya.
''Kamu yakin, kalau itu Nia, mungkin kamu cuma kangen saja kali, Refan sedikit tak percaya.
''Makanya kita ke sana, dan kali ini aku yang akan memerintahmu untuk menemaniku ucapnya memohon.
''Baiklah, kita ke sana, ucap Refan sambil menyambar jaket yang ada di kursi.
Setelah minta izin pada pak lurah ,keduanya berjalan keluar menuju rumah pak lek Hajir.
Di tengah perjalanan angin sepoi sepoi menerjang wajah wajah tampan itu semakin menambah kedinginan.
''Mike, kalau aku hidup disini satu bulan saja mungkin aku akan membeku, kenapa disini udaranya dingin sekali. Suara Refan sedikit gemetar.
''Bos, namanya juga kampung, pohon masih banyak, pekarangan dan kebun itu yang membuat udaranya semakin dingin, jawab Mike singkat, karena pikirannya saat ini sudah sampai di rumah pak Lek Hajir.
Setelah beberapa menit Refan dan Mike sudah sampai di depan rumah pak lek Hajir, dengan cepat Mike mengetuk pintunya.
Tak lama untuk menunggu, Bu lek selaku istri pak lek Hajir membukanya.
__ADS_1
''Loh... mas mas kok ke sini nya malam malam, apa butuh sesuatu mendesak.
''Bu'e di suruh masuk dulu tamunya, di luar kan dingin, nanti masuk angin, suara berat pak lek Hajir dari belakang.
''Lupa, silahkan masuk dulu mase, nanti takutnya masuk angin.
Refan dan Mike mengikuti bu lek ke arah ruang tamu,.
''Ada apa lagi mas, apa masih pingin berbincang bincang dengan pak lek, atau kali ini memang butuh sesuatu yang mendesak sampai malam malam nekad ke sini.?''
Refan menyenggol lengan Mike supaya Mike bicara langsung tujuannya.
''Maaf pak lek, kalau saya dan bos saya mengganggu, kedatangan saya ke sini, saya ingin kenal dengan keponakan pak lek, ucap Mike langsung, tapi ada sedikit keraguan.
''O..... hanya itu yang keluar dari mulut pak lek Hajir,
Mike dan Refan saling memandang melihat pak lek Hajir yang diam.
Pak lek Hajir menghela nafas.
''Memangnya masnya ini kenal dengan keponakan pak lek?'',
Pak lek Hajir beranjak dan menghampiri kamar yang ada di sebelah ruang tamu.
''Ndok, keluarlah, ada yang ingin ketemu denganmu, ucap pak lek Hajir sambil mengetuk pintu.
Dengan cepat pintu terbuka, dengan cepat pula Mike dan Refan menoleh,
Mike baranjak menghampiri wanita, ya wanita yang benar benar di rindukannya.
''Aku sudah yakin kalau suara yang aku dengar tadi sore adalah kamu, ucap Mike sambil terbata .
Nia terguncang melihat pria tampan yang ada di depannya,ketakutan tak beralasan,. itulah yang terjadi pada Nia saat ini.
Nia membalikkan tubuhnya berniat untuk masuk ke dalam kamar ,namun tangan kekar itu menarik hingga badan Nia berbalik ,
''Maas... jerit Nia kaget.
''Kamu tidak akan bisa lari dariku, aku akan membawamu pulang, ucapnya berbisik , namun pak lek Hajir yang masih berdiri di sampingnya masih mendengar.
__ADS_1
Nia menggeleng. ''Maaf, aku tidak bisa ikut denganmu, ucap Nia sambil menitihkan air mata,
''Kenapa, apa kamu sudah punya laki laki lain, sampai kamu menolakku,.
Nia mengangguk membuat Mike mengendurkan tangannya.
''Silahkan duduk lagi mas, biar pak lek jelaskan !''ucap pak lek menggandeng Mike yang semakin lemah mendengar kenyataan pahit itu.
Sebelum semua berbicara, Nia keluar dengan membawa amplop coklat yang di sodorkan ke arah Mike.
''Apa ini ?''tanya Mike singkat.
''Di buka dulu, dan aku harap semua hutangku sudah lunas.
Dengan keras Mike melemparkan amplop membuat Semuanya terkejut, terutama Refan ,baru kali ini melihat sekretarisnya itu marah.
Nia menangis tersedu sedu melihat kemarahan Mike pertama kali.
''Aku tidak butuh uang, tapi aku butuh kamu, dan semua ini nggak ada artinya, dengan mudahnya kamu melupakan aku dan mencari pria lain, ucap Mike marah ,wajah Mike sangat dekat dengan wajah cantik itu.
Pak lek ikut berdiri dan memegang kedua lengan Mike lalu mendudukkannya.
''Duduk dulu mas, biar pak lek yang menjelaskan. ucap pak lek Hajir dengan ramah.
''Ceritanya begini, Nia memang pulang dari kota dan tinggal disini, dia sudah cerita semuanya tentang hutangnya pada mas, pak lek ini juga orang tak punya, jadi pak lek tidak bisa bantu apa apa, Akhirnya Nia mau menerima tawaran dari juragan sini, dia mau memberi uangnya ,asalkan Nia mau menikah dengan anaknya, awalnya Nia juga menolak, tapi karena hutangnya di hitung masih sangat banyak, Akhirnya Nia menerima tawaran itu, mumpung sekarang belum terjadi, lebih baik kalian putuskan apa langkah selanjutnya .ucap pak lek panjang lebar, sedangkan Nia makin terisak membuat Mike semakin tak tega,
Mike bedriri memeluk badan ramping Nia
''Aku minta maaf, aku cuma nggak mau kalau aku masih menanggung hutang padamu, dan aku pergi karena aku tau mas punya hubungan dengan dokter Ririn . ucapnya sambil menangis.
''Apa kamu masih mencintaiku, apa kamu mau hidup denganku,aku tidak ada hubungan apa apa dengan Ririn, kita hanya sebatas sahabat, ucapnya sambil memegang kedua pipi Nia.
Nia mengangguk, ''Tapi bagaimana, aku terlanjur menyetujui tawaran juragan itu, dan ini uang mereka yang aku minta.
''Jangan menangis, aku akan mengurus semuanya, aku akan mengembalikan uang yang kamu minta dan aku akan membawamu pulang ke rumahku, ucapnya Mike membuat semua orang terharu.
Refan tersenyum melihat Mike yang masih setia memeluk Nia,
Akhirnya kamu menemukan kebahagiaanmu juga ,setelah penantianmu yang sangat panjang, hari ini kamu akan mulai kehidupan barumu bersama kekasihmu, aku doakan semoga semuanya lancar .batin Refan.
__ADS_1