KESUCIAN CINTA SAHILA

KESUCIAN CINTA SAHILA
Bab 203. Ide nyonya Wilson


__ADS_3

Di dalam ruangan yang luas dan mewah itu bergemuruh ,banyak sekali yang menanyakan pengantin wanitanya yang tak keluar juga, ada juga yang penasaran seperti apa menantu Wilson pengusaha sukses dari luar negeri itu,.


''Mana sih ma ,kok lama banget, Mike ikut ikutan menanyakan pada sang mama yang duduk di belakangnya,karena Mike sudah merasa lelah menunggu .


''Bentar dong Mike, bentar lagi pasti keluar, Nyonya Wilson ikut menoleh kearah belakang di mana jalan dari kamar pengantin.


Sedangkan Refan hanya melihat jam yang melingkar di tangannya sambil menenangkan Kyara yang mulai Rewel.


''Ini juga, istriku ke mana sih, kok nggak ada, Refan ikut bingung.


Tak lama semua mata tertuju pada calon pengantin yang berjalan di dampingi Sahila dan Ririn.


Calon pengantin itu terlihat sangat cantik dan menawan.


''Pengantinmu datang. bisik Refan dari Belakang,meskipun Refan belum sempat melihat calon pengantin wanita, tapi di dengar dari gemurunya itulah yang terjadi.


Namun sama sekali Mike tak bergeming ,Refan kembali melihat istrinya yang menampilkan senyumnya sambil mengedipkan satu mata ke arahnya.


Kenapa dia ?batinnya masih bingung.


Tak sengaja, Refan melihat orang yang di carinya beberapa waktu lalu itu berada di belakang pengantin wanita.


Pak lek Hajir, benar kan itu pak Lek Hajir Refan sambil menggosok matanya.


Beralih melihat Sahila dan calon pengantin yang kini tersenyum padanya.


''Wah ,aku dan Mike di kerjain nih, awas saja ya ,malam ini aku akan membuatmu tak bisa jalan lagi. batin Refan licik ,


Sedangkan Mike tak bergeming dan tak mau melihat ke arah calon istrinya.


Saat calon pengantin wanita duduk di samping Mike, dirinya hanya sekilas melirik tangan wanita yang sebentar lagi akan menjadi istrinya tanpa menoleh ke arah wajahnya.


Nia pun ikut melirik melihat wajah Mike yang terlihat jutek padanya.


Andai saja kamu tau kalau ini aku ,apa yang akan kamu lakukan padaku saat ini mas ?batin Nia tersenyum.

__ADS_1


Setelah semua siap, penghulu menanyakan wali dari Nia, dan betapa terkejutnya Mike saat melihat Pak Lek Hajir yang tiba tiba saja duduk di samping pak penghulu, dengan seketika Mike langsung menoleh ke arah calon pengantinnya yang duduk di sampingnya.


Mike terpaku melihat Manik mata wanita yang juga menatapnya saat ini.


''Ini beneran kamu kan, aku tidak bermimpi, dengan cepat calon pengantin wanita itu menggeleng.


''Ini aku ,Nia Andini , calon istri kamu. mengucapkannya dengan terbata melihat raut wajah Mike yang terlihat sangat bahagia sampai tak bisa di ucapkan dengan kata kata.


Dengan sontak dan tak tau malu ,Mike meraup kedua pipi calon pengantinnya yang tak lain adalah Nia, lalu mencium bibirnya dan tak mempedulikan posisinya saat ini,.


Refan yang ada di belakangnya pun mendorong badan Mike untuk melepaskan Nia,.


''Dasar mesum kamu ,masa iya mencium tanpa akhlak ,apa kamu nggak malu, kalau kamu mau menghabiskan bibir Nia, nanti malam, jangan sekarang masih banyak orang, bisik Refan sambil menaikkan kedua alisnya. , Kini Refan yang terlihat mesum dari pada mantan sekretarisnya itu .


Bos yang lebih mesum, balas berbisik.


''Maaf, ucapnya sambil melihat Nia , sedangkan Nia hanya tersipu malu melihat kelakuan calon suaminya dan mantan bosnya itu.


Kini suasana kembali tenang saat Mike melakukan ijab qobul yang di saksikan banyak orang ,dan Mike pun mengucapkannya dengan lantang tanpa ada rasa ragu dan gerogi sedikit pun.


Setelah melalui waktu beberapa menit ,kini Nia sudah sah menjadi istri dari Mike Wilson.


Refan kembali melihat Sahila yang fokus menatap pasangan pengantin baru itu.


Refan menggeser duduknya mendekat pada Sahila ,menyenggol lengannya yang membuat Sang empu langsung menoleh.


''Apa ?''tanya Sahila pura pura bodoh.


''Ini memang hari pernikahan Mike ya, tapi ingat, nanti malam juga akan menjadi malam pertama kita, karena kamu sudah mengerjaiku, jadi aku akan menghukummu, bisiknya di telinga Sahila yang membuat sang empu bergidik ngeri.


Aa... gara gara Ririn nih yang punya ide, aku ikut kena deh,dalam hati Sahila pun menjerit.


Setelah pernikahan Mike kelar, Sahila mencoba menjelaskan pada Refan kalau dirinya tidak ikut ikutan punya ide.


''Mas, panggilnya, saat Refan duduk bersama teman kerjanya, dengan cepat Refan pamit dan mengikuti Sahila berjalan ke tempat yang terlihat sepi.

__ADS_1


''Kenapa, ini hotel loh ,apa kamu mau aku hukum sekarang ?''Ucap Refan menyudutkan Sahila ke tembok.


Sahila menggeleng.


''Tidak, aku hanya mau minta maaf, sebenarnya bukan aku yang punya ide ini, aku hanya mengikuti rencana nyonya Wilson dan yang lain untuk tidak mengatakannya pada kamu dan tuan Mike saja , ucapnya sambil menunduk di depan Refan.


''O... jadi Ririn yang punya ide ini, tanya Refan kembali.


Sahila menggeleng.


''Terus siapa lagi komplotan yang membuat mas dan Mike puyeng beberapa hari ini, ?''Tanya Refan memastikan.


''Pertama kali, ini ide dari nyonya Wilson dan Ririn yang membantunya, terus mereka bilang padaku, katanya aku tidak boleh bilang sama kamu dan tuan Mike, ucapnya sambil memainkan dasi Refan.


''Tapi kamu ikut ikutan ,dan mas akan memaafkan kamu, setelah kita melakukan malam pertama,ucapnya lalu menarik tangan Sahila dan mengajaknya kembali ketempat semula.


Ah... kenapa sih nggak mau dengar, aku kan sudah bilang kalau aku nggak ikut ikutan,


Sama seperti Refan, Mike pun geram melihat wanita yang kini menjadi istrinya.


''Pintarnya istriku ini ,sekarang kamu makin jago ngibulin aku ya, apa kamu tau perjuanganku, aku sampai pergi ke rumah pak lek Hajir ,bahkan aku sampai frustasi, dari semalam aku tak bisa tidur gara gara mama bilang mau di nikahin dengan wanita pilihannya, kata Mike terlihat serius.


''Maaf ,aku cuma menjalankan perintah saja, aku tidak tau apa apa, lagi pula mama yang menyuruhku datang ke hotel ini, dan pas aku sampai sini ,pak lek Hajir pun datang, jadi aku nikmati saja kebersamaanku dengannya, lagi pula besok pak lek juga sudah pulang, Nia merasa bersalah.


Melihat istrinya berwajah melas, Mike langsung memeluknya .


''Tidak apa apa,aku senang karena kamu tidak pergi dariku, aku kira kamu meninggalkanku gara gara omonganku dengan bos waktu itu, dan aku merasa bersalah, mengelus punggung Nia yang masih berbalut kebaya putih.


''Door..... Tiba tiba saja dari belakang mengagetkan keduanya.


Mike mendengar siapa yang mengagetkannya pun hanya diam dan menampilkan senyum palsunya, ingin rasanya mengomel pada orang yang membuatnya puyeng ,namun di urungkannya karena ini hari bahagianya.


Ha.. ha.. ha... balas dendam dia, batinnya tertawa mengingat kalau dirinya pernah mengerjai Ririn .


''Aku tau semua ini ulah kamu, kamu yang sudah umpetin Nia kan ?''tanya Mike dengan mantap karena sudah mendengar cerita dari Nia.

__ADS_1


Ririn menggaruk garuk kepalanya, dan menoleh ke arah Zero yang mematung di belakangnya sambil mengangkat kedua bahunya,karena Zero pun tak tau apa apa.


''Tidak, ini semua ide nyonya Wilson, jawab Ririn .


__ADS_2