
Pria itu menempatkan pedang di pundaknya kemudian mengejek "Pendekar aliran putih memang bijak, masih sempat berpikir saat berada di dalam pertempuran "
Wang Ren tidak menjawab, ia menarik kedua pedangnya, dalam satu tarikan nafas, Wang Ren segera menyerang
***
Zhou Yu berlari ke arah sekumpulan pendekar kelas satu dan kelas dua, ia sadar bahwa akan sulit baginya, jika harus berhadapan dengan pendekar ahli ke atas, sehingga ia memilih menyerang para pendekar ini untuk mengurangi jumlah mereka sebanyak mungkin
Setelah tiba, Zhou Yu segera mengayunkan pedang petir hitam tanpa ragu sedikitpun
Sebagai seorang pendekar bergelar, melawan pendekar kelas satu dan kelas dua adalah sepotong kue bagi Zhou Yu
Setiap serangan Zhou Yu mengandung kekuatan yang menakutkan, dalam beberapa nafas saja, ia telah membunuh tiga pendekar dari sekte mawar hitam
Aksi Zhou Yu akhirnya menarik perhatian dari para pendekar di sekitarnya
Pendekar yang berasal dari sekte beruang putih terkejut sekaligus bahagia melihat kedatangan Zhou Yu
Sedangkan pendekar dari sekte mawar hitam tenggelam dan sedikit panik, mereka bisa melihat kemampuan Zhou Yu sangat tinggi, karena ia dapat merenggut nyawa seorang pendekar kelas satu dalam beberapa serangan saja
__ADS_1
Zhou Yu terus menyerang tanpa memperdulikan situasi di sekitarnya, sampai akhirnya ia menyadari bahwa dirinya telah di kelilingi dan di serang dari segala sisi
Meskipun begitu, Ia tidak menunjukan kepanikan sedikitpun dan justru tetap tenang seperti biasa
Zhou Yu berhasil menahan setiap serangan yang datang dan sesekali memberikan serangan balasan
Karena pedang petir hitam memiliki bobot yang sangat berat, di tambah Zhou Yu memiliki fisik yang sangat tangguh, membuat pedang dan Zhou Yu saling melengkapi sehingga ia mampu menahan 2-3 serangan sekaligus
Bahkan para pendekar yang menyerangnya akan terdorong cukup jauh jika mereka mencoba menahan serangan Zhou Yu
Selain itu, pedang petir hitam merupakan sebuah pusaka bumi, yang memberikan Zhou Yu keunggulan dalam kualitas senjata
Setelah puluhan nafas, satu demi satu pendekar sekte mawar hitam jatuh di bawah serangan Zhou Yu
Zhou Yu tertegun melihat aksi para pendekar dari sekte mawar hitam, tepat ketika ia akan mengejar para pendekar tersebut
Tanpa sengaja ia melihat kilatan cahaya yang bergerak ke arahnya dalam kegelapan, Zhou Yu mengangkat pedangnya secara spontan untuk menahan sesuatu yang bergerak ke arahnya itu
Seketika percikan api terlihat ketika benda tersebut menabrak pedang petir hitam
__ADS_1
Zhou Yu buru-buru meningkatkan kewaspadaannya setelah melihat bahwa benda tersebut merupakan sebuah pisau yang sangat kecil
Ia kemudian melihat seorang pendekar yang berjalan ke arahnya, pendekar tersebut memiliki kulit yang gelap serta tubuh yang cukup tinggi dan pedang yang tersarung rapih di pinggangnya
Pendekar tersebut menaikan alisnya sambil menyeringai "Bukankah kau terlalu menggertak anak muda ? "
Pendekar tersebut telah melihat kemampuan Zhou Yu sehingga ia mengetahui bahwa anak muda di depannya itu memiliki kemampuan yang tinggi
Umumnya dalam pertempuran sebesar ini, Seorang pendekar yang memiliki kemampuan tinggi tidak akan menyerang mereka yang memiliki kemampuan di bawahnya sehingga aksi Zhou Yu cukup membuat pendekar tersebut marah
"Bukannya berarti paman juga menggertak ? anda sudah sangat tua, tetapi mencoba menyerang secara diam-diam kepada seseorang yang lebih muda " Zhou Yu memandang dengan tatapan polos
"Dasar bocah, kau pikir aku pamanmu " teriak pendekar tersebut
Setelah itu, pendekar tersebut segera menarik pedang dari pinggangnya dan berlari ke arah Zhou Yu
Zhou Yu juga tidak mau kalah, ia mengalirkan tenaga dalamnya kepada pedang petir hitam dan menyerang pendekar tersebut
Setelah beberapa pertukaran jurus, Zhou Yu bisa menilai bahwa pendekar yang di lawannya ini adalah seorang pendekar bergelar, sama seperti dirinya
__ADS_1
Namun beberapa nafas kemudian, Zhou Yu segera berada dalam posisi yang tidak menguntungkan
Zhou Yu berusaha keras menahan serangan pendekar tersebut sambil mencari celah untuk memberikan serangan balik