Pendekar Harimau Suci

Pendekar Harimau Suci
Kepalsuan


__ADS_3

"Pemerintah Surga " Penatua Agung menatap punggung para pendekar berjubah hitam dan bertanya "Organisasi seperti apa sebenarnya mereka ini, Dewi ?"


Yu Lian menggelengkan kepalanya dan menjawab "Entahlah, aku juga tidak tahu banyak tentang mereka tapi menurut suamiku, mereka adalah organisasi yang sangat tua, jauh lebih tua dari para sekte atau organisasi manapun di Kekaisaran Song "


"Dan kita harus berhati-hati dengan mereka " Sambung wanita cantik tersebut


Disisi lain, Penatua Agung mengangguk setuju dan berkata "Kekuatan mereka sangat tidak terduga, apalagi jika dilihat dari wajah pendekar tadi, usianya masih sangat muda, organisasi yang mempunyai bakat seperti itu, kita benar-benar tidak bisa meremehkannya"


Namun mendengar pernyataan tersebut, Yu Lian malah tersenyum dan berkata "Sebenarnya pendekar tadi tidak semuda kelihatannya "


"Apa maksud anda, Dewi ?" Penatua Agung bertanya sambil menaikkan alisnya


Yu Lian melirik punggung para pendekar berjubah hitam tersebut dan berkata "Dia menggunakan ramuan dan tenaga dalam untuk mempertahankan penampilan mudanya "


"Orang lain mungkin akan tertipu, tapi bagi kami para praktisi obat, kami hanya perlu beberapa saat untuk mengetahui kebenaran yang sesungguhnya " Sambung wanita cantik tersebut dengan tenang


"Jadi begitu " Penatua Agung mengangguk dan berkata "Aku pikir pendekar itu memang semuda kelihatannya, jika demikian. mungkin aku terlalu banyak berpikir "


Yu Lian mengangguk dan berkata "Tapi terlepas dari kepalsuan yang dilakukan pendekar tadi, kita tidak boleh meremehkan organisasi itu "


Wanita cantik tersebut kemudian melirik Gelombang Siluman, melihat para siluman mulai terlihat gelisah

__ADS_1


Yu Lian kemudian berkata "Saatnya mempersiapkan pertempuran, Penatua Agung "


***


Sementara itu, disisi para pendekar berjubah hitam


Setelah mereka meninggalkan Benteng Pertahanan Sekte Pedang Kembar, salah seorang pendekar berjubah hitam akhirnya tiba bisa menahan pertanyaan dibenaknya


"Kenapa kita mundur sekarang senior?"


Disisi lain, pemuda yang tadi berbicara dengan Zhou Yu melirik pendekar tersebut dan berkata dengan datar "Jika kau ingin mati, kau bisa tetap tinggal disana "


Meskipun mereka melihat dengan sangat jelas saat pemuda tersebut terpental akibat dampak dari tabrakan jurus miliknya dan juga Zhou Yu


Namun mereka berfikir alasan hal itu terjadi karena pemuda tersebut belum siap terhadap serangan yang dilemparkan Zhou Yu


Tapi mendengar reaksi pemuda tersebut yang cukup besar, sepertinya masalah itu tidak sesederhana kelihatannya


Disisi lain, pemuda tadi tidak langsung menjawab, pikirannya melayang menuju kejadian saat tenaga dalam keduanya berbenturan


Mengingat perasaan mengerikan yang membuatnya mempunyai perasaan akan hancur

__ADS_1


Pemuda tadi menarik nafas dan berkata dengan suara dalam "Aku pikir, rumor itu benar adanya, dia lah yang membuat anggota yang ditugaskan untuk mengawal para siluman tidak kembali ke Organisasi"


"Ini..." Pendekar yang sebelumnya bertanya dan para pendekar yang hanya menjadi pendengar dalam obrolan tersebut langsung menarik nafas dingin setelah mendengar pernyataan pemuda tersebut


Untuk pertama kalinya mereka sulit percaya kepada ucapan pemuda tersebut, karena jika dugaannya benar


Berita tersebut terlalu menakutkan sebab menurut informasi


Para pendekar yang mengawal Gelombang Siluman sebelumnya dipimpin oleh seorang Pendekar Kaisar


Apalagi kedua pendekar yang bersembunyi di dalam bayang-bayang merupakan pendekar yang cukup terkenal dan diketahui sudah sangat dekat dengan tingkat Pendekar Suci


Jika dugaan pemuda tersebut benar dan Zhou Yu lah yang membunuh para pendekar tersebut


Kekuatan Zhou Yu setidaknya harus berada di tingkat Pendekar Suci


Para pendekar tersebut saling melirik, memikirkan seorang anak berhasil tumbuh sampai ke tingkat Pendekar Suci tanpa diketahui oleh Organisasi membuat mereka sulit percaya


Namun bahkan jika mereka tidak percaya, fakta tentang pemimpin mereka yang terpaksa mundur setelah bertabrakan dengan Zhou Yu tepat di depan mata mereka, membuat para pendekar tersebut kesulitan untuk mencari pembenaran


***

__ADS_1


__ADS_2