
Zhou Yu berjalan menuju arena, suara para murid wanita saling sahut menyahut memenuhi tempat pertandingan menyuarakan nama Zhou Yu
Setelah tiba di arena Zhou Yu memperhatikan podium peserta karena ingin mengetahui siapa yang akan menjadi lawannya, tidak berselang lama seorang pemuda berusia sekitar 16 tahun berdiri dan melangkah menuju arena, dalam sekali lihat dapat di ketahui bahwa pemuda itu jelas seorang pengguna pedang kembar
Karena kedua pedang yang bertengger gagah di punggungnya, hampir sama dengan Zhou Yu, hanya saja Zhou Yu hanya menggunakan satu pedang yang berada pada punggungnya
"Zhou Yu menyapa saudaraku.."
Pemuda itu tertawa kecil, Ia tahu bahwa Zhou Yu tidak mengetahui namanya "Saudara Zhou terlalu sungkan, Namaku Xing Mizyhi... "
Zhou Yu tersenyum tipis namun tidak membahas lebih, Wasit kembali menjelaskan peraturan pertandingan sebelum kemudian menyatakan di mulainya pertandingan
"Saudara Zhou tidak perlu sungkan, aku hanya ingin sekedar bertukar catatan jadi aku mohon saudara Zhou tidak menahan diri..."
Setelah berkata demikian Xing Mizyhi menyerang Zhou Yu dengan kedua pedangnya, serangan demi serangan Xing Mizyhi berhasil di hindari Zhou Yu,
Pada kenyataannyanpermainan pedang Xing Mizyhi tidaklah buruk meskipun belum ada serangan yang dapat mengenai Zhou Yu, namun jika berhadapan dengan pendekar yang berada pada tingkat yang sama, jelas sudah banyak luka yang mendarat pada tubuh lawan tersebut
Merasa Zhou Yu hanya menghindar tanpa berniat membalas membuat Xing Mizyhi sedikit kesal "Saudara Zhou mohon jangan menahan diri, aku ingin merasakan permain pedangmu.."
__ADS_1
Meskipun Xing Mizyhi sadar ia bukan lawan Zhou Yu, namun ia ingin merasakan misteri kekuatan Zhou Yu karena belum benar-benar ada yang tahu kekuatan Zhou Yu sesungguhnya, selain itu ia berharap mendapatkan pemahaman seni pedang dari Zhou Yu, ia sudah sering mendengar kehebatan permainan pedang Zhou Yu dan dia pun salah satu pencinta pedang sehingga ia ingin merasakannya langsung
Zhou Yu tidak menjawab namun menarik pedangnya kemudian berbalik menyerang Xing Mizyhi, Xing Mizyhi terkejut perubahan terlalu cepat, ia berusaha menahan tebasan pedang Zhou Yu dengan kedua pedangnya
Pedang Petir Hitam berbenturan dengan pedang milik Xing Mizyhi yang menghasilkan percikan api, meskipun berhasil menahan serangan tersebut namun Xing Mizyhi masih terhuyung-huyung mundur sepuluh langkah sebelum berhenti ia merasakan tangannya mati rasa
Sebenarnya Xing Mizyhi tidak diuntungkan pada pertandingan ini karena selain kemampuan Zhou Yu jauh di atasnya, pedang Zhou Yu juga sebuah senjata pusaka bumi sedangkan pedang miliknya hanyalah senjata elit bintang tiga, itu juga alasan yang menyebabkan Xing Mizyhi terlempar meskipun Zhou Yu hanya menggunakan tiga puluh persen kekuatannya bahkan tanpa menggunakan tenaga dalam
Zhou Yu tidak berniat mempermainkan lawannya dengan hanya menggunakan tiga puluh persen kekuatan, hanya saja ia khawatir jika menggunakan sedikit lebih besar maka lawannya akan terluka parah, terbukti dengan serangan yang baru saja terjadi
Setelah membiarkan Xing Mizyhi memulihkan diri, Zhou Yu kembali menyerang Xing Mizyhi, serangan pedang Zhou Yu memaksa Xing Mizyhi berada pada posisi bertahan tanpa mampu membalas satu serangan pun, para penonton terpana oleh permainan pedang Zhou Yu karena akhirnya mereka menyaksikan kemampuan pedang Zhou Yu
Meskipun permainan pedang Zhou Yu terlihat sangat sulit di tebak, namun untuk Pendekar Ahli ke atas dapat melihat dengan jelas bahwa sebenarnya Zhou Yu selalu membenturkan Pedang Petir Hitam dengan pedang Xing Mizyhi agar tidak melukai Xing Mizyhi terlalu parah
Saat pedang Xing Mizyhi sudah hampir terlepas dari tangannya, Zhou Yu terus menerus menebaskan Pedang Petir Hitam hingga pedang Xing Mizyhi terlepas dan segera mengarahkan ujung pedang pada leher Xing Mizyhi
Xing Mizyhi diam di tempat, tangannya terasa mati rasa setelah pertarungan tadi namun ia berusaha untuk tidak mengeluh, Xing Mizyhi memandang ujung pedang yang ada di lehernya
"Seperti yang di harapkan dari seorang jenius dari para jenius.." Xing Mizyhi tersenyum tipis, Ia bukanlah pemuda arogan yang bangga, sehingga meskipun telah di kalahkan ia tidak mempermasalahkannya, apalagi di kalahkan oleh jenius seperti Zhou Yu
__ADS_1
Para penonton tersadar oleh ucapan Xing Mizyhi kemudian bersorak, mereka baru saja terhipnotis oleh permaian pedang yang hebat dari Zhou Yu, meskipun masih banyak ahli pedang yang lebih hebat, namun para murid jelas belum melihat dunia dan untuk pertama kalinya mereka melihat permainan pedang yang begitu indah
Zhou Yu tersenyum tipis kemudian menyarungkan kembali pedangnya "Nyatanya permainan pedang saudara Xing juga hebat, Aku merasa tersanjung bisa bertukar catatan dengan sudara Xing.."
Saat para penonton sedang bersorak, Di podium utama para tetua juga terpana atas pertandingan baru saja terjadi
"Benar-benar murid seorang ketua, jenius di antara jenius.." Salah satu tetua berseru sambil mengalihkan pandangan pada Ming An
Saat para tetua memandang Ming An dengan kekaguman dan penghargaan, Ming An sendiri mengerutkan keningnya, Ia tidak menduga pemahaman Zhou Yu dalam seni pedang berada pada tingkat ini
Ming An bergumam sambil menggelengkan kepala "Anak ini berkembang terlalu cepat, Aku juga terkejut atas perkembangannya..."
Semua tetua terkejut atas pernyataan Ming An, meskipun hanya gumaman, namun terdengar jelas di telinga mereka
Satu pertanyaan yang ada di benak mereka "Apakah ketua tidak mengetahui batasan kemampuan murid sendiri ?" Semua tetua tau bahwa sedari kecil Zhou Yu sudah di rawat oleh Ming An dan Yu Lian, sehingga akan terasa janggal jika Ming An mengatakan hal demikian
Pertandingan demi pertandingan kembali di lanjutkan, di pertandingan kedua lawan Zhou Yu memilih menyerah, sehingga hanya tersisa lima kandidat yang masih bertahan pada pemilihan peserta turnamen yaitu Zhou Yu, Jiang Feng, Zhang Fe, Qiong Lin, Fang Hai
Ming An mengumumkan bahwa Pertandingan akan di lanjutkan keesokan hari dan meminta semua yang ada di halaman kembali ke tempatnya, para penonton segera membubarkan diri sambil mendiskusikan hasil pertandingan tadi
__ADS_1