
"Kau tidak menarik pedangmu ?" Pendekar Pedang Gila berkata saat melihat Zhou Yu bersiap menyerang menggunakan tangan kosong
Zhou Yu menaikkan alisnya dan membalas "Persepsi mu sangat tajam"
"Tidak perlu cukup tajam" Pendekar Pedang Gila menggelengkan kepalanya dan berkata "Orang yang berhasil mengembangkan niat pedang akan dapat merasakan niat pedang orang lain jika mereka merasakannya dengan hati-hati"
"Itu menarik. kalau begitu aku tidak perlu lagi bersembunyi" Zhou Yu membalas sembari mencabut Pedang Lotus Naga dari balik jubahnya
***
'Niat pedangnya masih belum matang, tapi ancaman yang diberikannya tidak lebih lemah dari pada milikku. orang ini... siapa dia sebenarnya?' Pendekar Pedang Gila berkata kepada dirinya sendiri setelah merasakan niat pedang yang dilepaskan Zhou Yu
Disisi lain, kesepuluh pendekar berjubah merah menjadi lebih waspada setelah melihat bantuan lawan juga menguasai niat pedang seperti Pendekar Pedang Gila
Zhou Yu dan Pendekar Pedang Gila saling melirik sebelum melesat secara bersamaan
Kesepuluh pendekar berjubah merah juga tidak tinggal diam dan langsung berlari ke arah keduanya dengan momentum yang besar
Pertempuran pun tak terelakkan
__ADS_1
Dengan memanfaatkan jumlah, kesepuluh pendekar berniat membuat Zhou Yu dan Pendekar Pedang Gila tidak berkutik dengan cara menyerangnya dari berbagai arah
Namun Zhou Yu dan Pendekar Pedang Gila adalah pendekar yang mempunyai kemampuan ilmu pedang yang sangat tinggi, sehingga meskipun diserang dari berbagai arah
Permainan pedang mereka dengan mudah mengimbangi serangan demi serangan dari kesepuluh pendekar itu
"Sial, apa yang sebenarnya terjadi dengan dunia ini, bukankah Pendekar Suci sekalipun kesulitan membangkitkan niat senjata ?, bagaimana bisa ada dua orang Pendekar Kaisar yang menguasai niat pedang secara bersamaan disini ?"
Setelah melihat niat pedang yang dilepaskan Zhou Yu
Mereka berpikir bahwa pemuda bertopeng tersebut adalah seorang Pendekar Suci
Meskipun sangat mengejutkan, tapi mereka bersepuluh tidak gentar sebab sebelumnya mereka juga pernah berhadapan dengan seorang Pendekar Suci dalam beberapa misi
Namun yang tidak pernah mereka duga, orang yang baru saja muncul bukanlah seorang Pendekar Suci melainkan seorang Pendekar Kaisar sama seperti Pendekar Pedang Gila yang menjadi target mereka
Kabar tersebut seharusnya membuat mereka senang, namun kemampuan Zhou Yu yang juga bisa menggunakan niat pedang membuat mereka tidak bisa melakukan hal itu
Selain karena niat pedang itu sendiri sangat merepotkan dan sulit dihadapi. orang yang menguasai niat pedang saat mereka masih berada di tingkat Pendekar Kaisar bukanlah orang biasa, Pendekar Pedang Gila adalah contohnya
__ADS_1
Kesepuluh pendekar kemudian mengambil jarak secara bersamaan
Disisi lain, baik Zhou Yu ataupun Pendekar Pedang Gila tidak mengejar dan hanya menatap semua pendekar tersebut dengan tenang
"Pendekar aku tidak tahu siapa kau, tapi aku yakin sebelumnya kita tidak punya urusan satu sama lain, jadi kenapa kau membantunya ?" Salah seorang pendekar berjubah merah maju selangkah
Zhou Yu menggelengkan kepalanya dan menjawab "Bukankah aku sudah mengatakannya dengan jelas tadi ? aku punya urusan dengan organisasi kalian, sebagai sebuah bidak, jika kelompoknya dalam masalah, bukankah wajar jika kalian menjadi langkah awal untuk sesuatu yang lebih besar ?"
"Apakah kita tidak bisa mengakhiri ini dengan cara lain ?" Pendekar tersebut masih belum menyerah
"Uang maksudmu ?" Zhou Yu tersenyum dan membalas "Aku tidak tertarik dengan uang. lagi pula bahkan jika aku mau, kalian tidak akan mampu membayar ku sekalipun kalian mengumpulkan 10 tahun kerja keras kalian"
Zhou Yu kemudian mengalihkan perhatiannya ke arah Pendekar Pedang Gila dan berkata "Apa kau sudah merasa lebih baik ?"
Pendekar Pedang Gila menarik nafas dan mengangguk
Sementara itu, ketika kesepuluh pendekar berjubah merah melihat interaksi keduanya, mereka semua akhirnya menyadari satu hal
"Kurang ajar. jadi kau membodohi kami semua"
__ADS_1
"Aku tidak membodohi kalian, kalian lah yang lebih dulu mengajakku mengobrol, aku hanya berusaha bersikap sopan dengan meladeni ocehan kalian"
...