
Kulit Zhou Yu berubah, pria tua bertubuh kurus melesat ke arahnya dengan meninggalkan jejak bayangan yang kabur
Sebelum pemuda bertopeng tersebut bisa bereaksi, pria tua bertubuh kurus muncul dihadapannya
Tongkat kayu pria tua tersebut kemudian terangkat dan mengetuk Zhou Yu dengan lembut
Namun ketika tongkat itu mengenai tubuh pemuda bertopeng tersebut, Zhou Yu seketika terlempar dan terbang seperti layang-layang putus
Nafas pemuda bertopeng tersebut tertahan, pikirannya terguncang, ia berusaha mengendalikan tubuhnya sebelum akhirnya bisa berakselerasi di udara
Engah
Zhou Yu memuntahkan seteguk darah, nafasnya langsung menjadi tidak teratur dan wajahnya menjadi seputih kertas
"Kekuatan macam apa ini ?" Zhou Yu tidak bisa tidak berpikir
"Dia masih belum melakukan yang terbaik" Suara Wang Yuan tiba-tiba muncul dan berkata "Apa kau akhirnya mengerti celahnya ? Dengan kekuatannya, dia bisa membunuhmu ribuan kali saat tindakan ceroboh mu tadi"
Mendengar pernyataan tersebut, Zhou Yu terdiam selama beberapa saat sebelum membalas "Maafkan aku senior"
"Sekalipun orang itu bertindak, yang hilang adalah kehidupanmu, tidak ada hubungannya denganku, dari pada meminta maaf, sebaiknya kau melakukan yang terbaik untuk menghadapinya"
Wang Yuan membalas dengan nada acuh tak acuh, tapi Pedang Raja Harimau Emas berdengung dan mengalirkan sebuah energi yang tidak biasa ke dalam tubuh Zhou Yu
Tubuh pemuda bertopeng tersebut memanas, dibawah perawatan energi misterius tersebut, luka dalamnya berangsur-angsur membaik
Menyadari hal tersebut, Zhou Yu terlihat terkejut "Apa yang anda lakukan senior ?"
Namun Wang Yuan tidak membalas dan aliran energi misterius tersebut tidak terputus
Disisi lain, ketika pria tua tersebut melihat pemandangan didepannya, ia mengerutkan kening dan berkata 'Pedang ini... apakah Pedang Roh yang legendaris ?'
***
__ADS_1
"Anak muda, kau punya pedang yang bagus, sayang sekali pedang sebagus itu menjadi senjata yang tidak berguna" Pria tua bertubuh kurus berkata sambil menatap Pedang Raja Harimau Emas dengan eksepsi menyesal dan keserakahan di matanya
Disisi lain, Zhou Yu mencibir, ia tentunya menyadari maksud kalimat pihak lain
Karena itu, pemuda bertopeng tersebut kemudian mengibaskan pedangnya dan berkata "Benarkah ? kalau begitu kau harus mencobanya kembali"
Setelah mengatakan itu, Zhou Yu menghilang dari posisinya dan muncul di depan pria tua tersebut sambil mengayunkan pedangnya
Melihat hal tersebut, pria tua itu mencibir dan mengayunkan tongkat kayunya "Sekarang giliranku menyerang, bukan bagianmu"
Bunyi mendesing, aliran udara berantakan
Ketika Pedang Raja Harimau Emas dan tongkat kayu bertabrakan
Sebuah ledakan terbentuk dan gelombang kejut yang sangat besar menyebar dengan Zhou Yu dan pria tua bertubuh kurus sebagai pusatnya
Zhou Yu sekali lagi terpental akibat tabrakan tersebut, namun berbeda dengan sebelumnya, ia langsung berhasil berakselerasi di udara dengan menggunakan gerakan salto
Akan tetapi tepat ketika ia baru saja menstabilkan tubuhnya, pria tua bertubuh kurus muncul di hadapannya sambil menusukan tongkat ke arah wajah
Dalam reaksi bawah sadar, Zhou Yu mendongkak dan berhasil menghindari tusukan tongkat tersebut
Namun meskipun berhasil menghindar, tusukan tongkat tersebut tidak benar-benar dibuang
Dalam sepersekian detik saat penghindaran nya, topeng Zhou Yu terangkat dan terlepas dari tempatnya
Zhou Yu tersentak setelah berhasil menghindari serangan tersebut
Namun sebelum ia bisa bereaksi lebih jauh, pria tua bertubuh kurus memutar tubuhnya dan melakukan tendangan yang mengenai tubuh Zhou Yu dengan telak
Zhou Yu tertegun, tubuhnya seketika berubah bentuk seperti udang rebus
Dalam tayangan lambat, mata Zhou Yu terlihat melebar
__ADS_1
Pemuda bertopeng tersebut kemudian meluncur seperti sebuah meteor dan menabrak tanah
***
Yu Lian mengepalkan tinjunya, mendengar teriakan-teriakan sengsara yang terdengar dari kejauhan
Wanita cantik tersebut tidak bisa tidak mendorong ilmu meringankan tubuh sampai ke batasnya
Yu Lian menjadi sangat cepat dan meninggalkan bayangan yang kabur di bawah sinar bulan
Setelah beberapa saat, wanita cantik tersebut akhirnya tiba di tempat tujuan
Namun setelah melihat pemandangan di depannya, wajah wanita cantik tersebut menjadi dingin
Di hadapannya, para pendekar dari Pasukan Aliansi terlihat sengsara
Mereka mati-matian berusaha melawan gempuran para siluman dan para pendekar berjubah hitam
Namun untuk beberapa alasan, para pendekar dari Pasukan Aliansi terlihat sangat rentan dan mudah dikalahkan, terutama oleh para pendekar yang mengambang di ketinggian rendah
Melihat para pendekar yang mengambang di udara, wajah Yu Lian terlihat bermartabat
Namun ketika ia berniat mengamati lebih jauh, sebuah ledakan tiba-tiba muncul dari atas langit
Yu Lian seketika mendongkak dan menyipitkan matanya
Tapi dengan kekuatannya di tingkat Pendekar Kaisar, ia tidak bisa melihat identitas orang yang meluncur seperti roket tersebut
Namun saat tatapannya tertarik ke arah sebuah topeng yang perlahan jatuh dari atas langit, wajah Yu Lian terlihat membeku
"Tidak, Yu'er"
...
__ADS_1