
“Putra Bencana ?” Dewa Mabuk dan yang lainnya sekali lagi mengerutkan kening setelah mendengar nama tersebut
“Apa itu Putra Bencana dan siapa yang anda maksud dengan Putra Bencana, saudara Wang ?”
Wang Xiang Dao terdiam sejenak sebelum menjawab “Putra Bencana adalah orang yang dilahirkan untuk melawan Putra Takdir”
“Jika Putra Takdir adalah utusan perdamaian dunia, maka Putra Bencana dikenal sebagai utusan Kehancuran yang tidak lain adalah Iblis. dan berbicara tentang Putra Bencana, kita harus kembali mengingat ke era keemasan dunia persilatan”
“Ribuan tahun yang lalu, pada masa sebelum Era Kekacauan yang membuat dunia persilatan menurun terjadi. Kaisar Naga di anggap sebagai Putra Bencana, karena kemana pun ia pergi, sungai berdarah akan terbentuk dan lautan mayat akan tercipta”
“Tidak terhitung sekte musnah karena kemarahannya dan tidak terhitung banyak organisasi lenyap karena kehendaknya”
“Pada masa itu, Kaisar Naga seperti wabah yang berusaha di hindari oleh semua pendekar di dunia persilatan. Tapi bahkan jika mereka berusaha untuk tidak memprovokasi Kaisar Naga. Beliau adalah maniak seni bela diri yang selalu mencari lawan tanding untuk mengasah kemampuannya dan membuktikan bahwa dirinya adalah jagoan nomor satu di dunia persilatan”
“Akibat ulah beliau, dunia persilatan berada dalam masalah serius pada masa itu. Puncaknya adalah ketika beliau melakukan pembantaian terhadap puluhan sekte yang tidak sepakat dengan Kekaisaran yang membangkitkan ketidakpuasan dan kemarahan banyak pihak sehingga membuat seluruh daratan tengah berada dalam kekacauan”
“Karena alasan itu, banyak orang percaya bahwa Kaisar Naga adalah jelmaan dari Putra Bencana” Ujar Wang Xiang Dao dengan nada rumit
__ADS_1
Disisi lain, Tao Ming dan yang lainnya tertegun sebelum pria tua berjuluk Dewa Mabuk itu angkat bicara
“Bagaimana mungkin, semua orang sepakat bahwa Kaisar Naga adalah pahlawan paling berjasa pada Era Kekacauan. Sosok seperti itu, bagaimana mungkin jelmaan dari Putra Bencana ?”
“Hal-hal tentang Putra Takdir dan Putra Bencana selalu di penuhi ketidakpastian sejak jaman kuno” Wang Xiang Dao menggelengkan kepalanya dan berkata
“Tapi menurut catatan yang kami miliki, melalui banyak metode khusus, di pastikan bahwa Kaisar Naga adalah jelmaan dari Putra Bencana” Sambung Wang Xiang Dao dengan nada tenang
“Dia lah yang mengalahkan Iblis, bagaimana mungkin seorang utusan bisa mengalahkan tuannya ?” Yun Ao juga tidak setuju dengan pernyataan pria tua tersebut
Mendengar kecurigaan tersebut, Wang Xiang Dao tersenyum dan menjawab dengan tenang “Karena Iblis terlalu meremehkan Kaisar Naga dan Putra Takdir pada masa itu”
Wang Xiang Dao tersenyum dan menjawab “Dalam cerita Kaisar Naga yang beredar, diceritakan bahwa Kaisar Naga mengarungi laut dan tiba di sebuah Negri Ajaib alias Negri Dongeng yang disebut Tanah Java, dan di sana beliau bertemu seorang Pendekar yang sangat sakti dan dapat mengalahkannya dengan mudah. Dia lah Putra Takdir pada masa itu”
“Setelah bertemu dengan Kaisar Naga, Putra Takdir itu langsung mengetahui bahwa beliau adalah orang yang ditakdirkan untuk menjadi lawan hidup dan matinya”
“Tapi alih-alih membunuh Kaisar Naga, Putra Takdir itu malah merawatnya dan mengajarinya ilmu silat. Di bawah bimbingan Putra Takdir, ilmu silat Kaisar Naga berkembang pesat dan bisa melepaskan diri dari pengaruh Iblis yang sekaligus menghapus statusnya sebagai Putra Bencana”
__ADS_1
“Karena alasan itu lah, Kaisar Naga bisa mengalahkan Iblis dan menyegelnya sampai sekarang”
“Jadi artinya, Era Kekacauan berakhir karena senjata makan tuan ?” Yun Ao bertanya dengan nada aneh
“Secara logika memang seperti itu, tapi jika melibatkan elemen lain, mungkin bukan seperti itu”
***
“Jadi yang kita harus lakukan untuk mendapatkan kedamaian adalah dengan menemukan Putra Bencana ?” Dewa Mabuk bertanya dengan serius setelah mendengar penjelasan dari Wang Xiang Dao sebelumnya
Wang Xiang Dao mengangguk dan menjawab “Memang begitu”
“Tapi bagaimana cara menemukannya ?” Dewa Mabuk bertanya sambil menatap sekelilingnya
Menghadapi tatapan pria tua tersebut, para dewa lainnya juga tidak mempunyai jawaban
Tepat ketika Dewa Mabuk dan yang lainnya jatuh ke dalam perenungan, sebuah suara dengan nada tenang tiba-tiba muncul dan mengejutkan mereka semua
__ADS_1
“Tidak perlu mencari, aku ada di sini”
...