Pendekar Harimau Suci

Pendekar Harimau Suci
Tao


__ADS_3

Wu Zikai berjalan memasuki ruangan dengan tenang


Melihat seorang pria tua yang terlihat berantakan tengah duduk di samping jendela


Wu Zikai tersenyum dan berkata "Amitabha Buddha berwelas asih akhirnya mempertemukan kita berdua, saudara Tao "


"Benar, Buddha mu sepertinya memang memiliki kasih sayang yang tidak kecil kepadamu, Saudara Wu " Tao Ming tersenyum ramah dan berkata "Bahkan saudara Yun sekalipun tidak menyadari saat aku berada di sampingnya, tapi kau, dengan jarak ratusan mil jauhnya, kau masih berhasil menemukanku tanpa kesulitan "


Tao Ming kemudian mengibaskan tangannya yang membuat botol arak yang sebelumnya berserakan langsung tertata rapi


Setelah itu, ia menatap Wu Zikai dan berkata "Karena saudara Wu telah datang, katakan apa yang kau butuhkan dariku ?"


"Saudara Tao sangat langsung " Wu Zikai tersenyum dan duduk di depan pria tua tersebut


"Saudara Wu tahu aku tidak suka bertele-tele " Tao Ming menjawab dengan singkat


"Biksu tua mengerti" Wu Zikai mengangguk dan menjelaskan tujuan kedatangannya


Setelah mendengar penjelasan biksu tua dihadapannya, Tao Ming mengerutkan kening sebelum menatap Wu Zikai dan berkata "Karena bahkan Semedi dari ajaran Buddha saja hanya menunjukkan kedatangan bencana tanpa petunjuk kapan terjadi ataupun asal usul bencana itu, apa yang kau harapkan dengan datang kepadaku "


"Amitabha, saudara Tao terlalu merendah " Wu Zikai melipat tangannya dan berkata "Di seluruh dunia persilatan, selain Mata Tianlong dari Sekte Gunung Kunlun dan Semedi dari ajaran Buddha, ajaran Tao juga terkenal dengan kemampuan mereka dalam mengintip masa depan "


Mendengar pernyataan tersebut, Tao Ming menaikan alisnya sambil tertawa kecil sebelum berkata "Saudara Wu benar-benar menarik, sebagai orang yang paling diam di antara delapan dewa lainnya, anda ternyata juga menjadi orang yang paling memahamiku sekarang "

__ADS_1


Mendengar nada ejekan dari pria tua dihadapannya, wajah Wu Zikai sedamai biasanya sebelum ia akhirnya berkata


"Di masa lalu, jauh sebelum Kuil Bulan Suci menutup gerbang secara misterius 50 tahun yang lalu, biksu tua ini pernah berkenalan dengan seorang pendekar yang juga praktisi Tao di dunia persilatan "


Tatapan Wu Zikai terlihat menerawang sebelum akhirnya melanjutkan


"Meskipun pertemuan kami cukup singkat, tapi kami pernah melakukan perjalanan bersama terlebih dahulu sebelum akhirnya berpisah, dan pada saat itu, biksu tua ini beruntung melihat praktisi Tao mengambil gambar dengan menggunakan metode praktisi Tao yang misterius "


"Karena itu, ketika melihat saudara Tao menggunakan cara misterius beberapa tahun lalu, biksu tua ini merasa familiar dan langsung teringat teman Tao itu "


Mendengar cerita Wu Zikai, Tao Ming terlihat tertarik dan bertanya "Jadi, apa anda sudah menyimpulkan identitasku ?"


"Tidak " Wu Zikai menggelengkan kepalanya dan berkata "Mempelajari ajaran Buddha bukan berarti berasal dari Kuil Shaolin ataupun kuil Buddha lainnya, begitu pun ajaran Tao, jadi hal seperti itu tidak bisa dijadikan sebagai tolak ukur untuk identitas seseorang "


Wu Zikai kemudian menatap Tao Ming dengan tenang dan berkata "Selain itu, biksu tua ini datang untuk bertanya, bukan untuk hal lainnya "


Setelah mengatakan itu, Tao Ming bangkit bersamaan dengan berubahnya tempramen pria tua tersebut


"Bersatu dengan Tao " Tao Ming mengibaskan tangannya, sehingga membuat udara disekitarnya ikut bergelombang


"Surga adalah Dao, bumi mengikuti arus adalah Dao, waktu berjalan juga adalah Dao " Tao Ming bergumam dengan nada khidmat sebelum melepaskan tenaga dalamnya ke udara dan berkata "Dao Langit dan Bumi bersatu, berkumpul dan tunjukan garis takdir padaku "


***

__ADS_1


Sementara itu, jauh dari tempat Tao Ming dan Wu Zikai berada


Tepatnya di dalam ruangan yang sangat gelap


Sepasang mata tiba-tiba terbuka lebar dan melirik ke arah Tao Ming dan Wu Zikai dengan tatapan tidak terduga


Tatapan tersebut sangat menakjubkan dan juga tajam, seolah tidak ada apapun yang bisa bersembunyi di bawah tatapannya


Setelah beberapa saat, mata tersebut kemudian meredup dan kembali tertutup


Namun sebelum kembali tertidur, pemilik mata tadi sempat menggumamkan sebuah kalimat "Peta Surgawi ? benar-benar menarik "


Bukan hanya sosok tersebut, gerakan Tao Ming ternyata juga menarik perhatian banyak sosok lainnya


Salah satunya ialah seorang pria paruh baya dengan penampilan seorang Kaisar di suatu tempat


Namun berbeda dengan Kaisar pada umumnya, jubah emas yang dikenakan pria paruh baya tersebut tidak bergambar Naga Emas Bercakar Lima seperti yang seharusnya melainkan seekor Harimau dengan mahkota di kepalanya


Pria paruh baya tersebut melirik ke arah Tao Ming dan Wu Zikai dengan tenang sebelum akhirnya buka suara


"Apa yang terjadi ? apakah sesuatu yang besar akan datang ?"


Pria paruh tersebut kemudian mengalihkan perhatiannya ke arah sosok lain yang berdiri dibelakangnya sebelum berkata

__ADS_1


"Panggilkan Zhou Yu, aku perlu bicara dengannya "


...


__ADS_2