
Sementara itu, ketika dunia persilatan terguncang oleh kemunculan aura yang sangat menakutkan
Di medan perang, sebagai asal-usul dari aura tersebut
Sebuah medan magnet dengan tekanan sangat mengerikan terbentuk dengan seorang pemuda berjubah hitam sebagai pusatnya
Pemuda tersebut adalah Long Aoutian yang satu tahun lalu menghilang secara misterius di tengah kepungan Zhou Yu dan para dewa
Berbeda dengan satu tahun yang lalu, penampilan Long Aoutian saat ini terlihat sangat misterius seperti di tutupi kabut tebal yang membuat siapapun sulit untuk melihatnya
Pancaran auranya juga menjadi jauh lebih mengerikan dan tekanan yang berasal dari tubuhnya membuat udara disekitarnya tidak bergerak
Apalagi dengan keberadaan gas hitam yang mengelilinginya membuat pemuda bertopeng tersebut terlihat semakin menakutkan
Meskipun pemuda tersebut hanya duduk dengan mata tertutup, namun keberadaannya membuat para binatang buas dan siluman yang berada di hutan larangan menjerit dan memasuki area yang lebih dalam
Hal itu membuat lingkungan disekitarnya sangat sunyi dan senyap
Akan tetapi di tengah kesunyian tersebut, sebuah suara menerobos angin tiba-tiba terdengar bersamaan dengan kilatan pedang yang bersinar di bawah cahaya bulan yang bergerak menuju Long Aoutian dengan kecepatan yang mencengangkan
Kecepatan pedang tersebut sangat luar biasa sehingga bahkan seorang Pendekar Raja sekalipun tidak dapat melihat lintasannya
__ADS_1
Hanya dalam satu tarikan nafas, pedang tersebut sudah berada lima langkah dari Long Aoutian
Akan tetapi tepat ketika pedang tersebut mengambil satu langkah lagi, pedang tersebut tiba-tiba terhempas ke bumi dan tidak lagi bergerak
Bersamaan dengan hal itu terjadi, Long Aoutian membuka matanya dan menatap ke arah seorang pria paruh baya di luar medan perang dengan acuh tak acuh
***
Ming An menatap pedangnya yang gagal untuk menerobos medan magnet yang di lepaskan Long Aoutian tanpa menunjukkan kekecewaan
Disisi lain, Long Aoutian menatap pria paruh baya tersebut dan berkata dengan nada memuji "Seorang Praktisi Mental memang sangat mengagumkan"
"Meskipun kekuatanmu bukanlah yang teratas di dunia persilatan. Tapi kau mungkin adalah satu-satunya orang yang memiliki kemampuan untuk melukaiku sekarang selain muridmu itu"
"Kau melakukan gerakan yang begitu besar, apa tujuanmu sebenarnya ?"
"Apakah menurutmu tindakanku masih kurang jelas ?" Long Aoutian balik bertanya dan menjawab dengan santai
"Aku hanya berusaha membuat semua orang bersiap untuk menghadapi kematian mereka supaya setelah mereka mati, mereka tidak menjadi roh gentayangan karena merasa kematian mereka tidak adil"
Mendengar hal tersebut, Ming An mengerutkan keningnya dan bertanya dengan serius
__ADS_1
"Apa kau benar-benar ingin menghancurkan seluruh dunia jika kau bisa mengalahkan Yu'er ?"
"Bahkan jika aku enggan, aku harus melakukannya" Long Aoutian mengangkat bahu sebelum berkata dengan nada penuh arti "Kau jelas lebih mengetahui hal ini di bandingkan siapapun"
Ming An mengangguk sebelum kemudian duduk dengan kaki bersilang "Tapi untungnya kau tidak akan menang, jadi aku tidak perlu khawatir akan hal itu"
"Apa kau pikir aku akan kalah ?" Long Aoutian bertanya sambil tersenyum aneh
Disisi lain, Ming An mengangkat bahunya dan menjawab "Sejak jaman kuno. Kejahatan tidak pernah menang melawan kebenaran, bahkan tuanmu yang luar biasa sakti pada akhirnya harus tunduk dan di segel sampai sekarang"
"Kau sangat percayai diri" Long Aoutian tidak terganggu dengan kalimat tersebut seolah semua itu tidak ada hubungannya dengannya
Pemuda tersebut justru menantang Ming An dengan nada santai "Apakah kau ingin mencoba terlebih dahulu kekuatan baru ku ini untuk memperkuat keyakinanmu ?"
"Tidak perlu" Ming An menggelengkan kepala sambil menutup matanya "Jika aku bertarung denganmu sekarang dan kau kemudian di kalahkan oleh Yu'er, bukankah kau akan merasa tidak adil nantinya ?"
Long Aoutian tertawa kecil setelah mendengar kalimat tersebut
Tapi meskipun demikian, pemuda tersebut tidak bergerak sedikitpun dan masih mempertahankan postur santainya
Disisi lain nafas Ming An menjadi lebih halus, namun jika di perhatikan lebih teliti, tubuhnya tidak mengendur sedikitpun seolah siap menghadapi musuh besar kapan saja
__ADS_1
Menyadari hal tersebut Long Aoutian menggelengkan kepala dan ikut menutup matanya dan kembali bermeditasi
...