
"Siapa dia ?"
"Dia terlihat sangat muda, apakah dia semuda yang terlihat?"
"Tidak mungkin, dengan kekuatan seperti itu, generasi muda mana yang begitu sakti ?"
"Kau benar, sepertinya dia adalah senior yang mempunyai tenaga dalam luar biasa sehingga berhasil mengembalikan kemudaannya"
Para pendekar saling berdiskusi setelah melihat tabrakan antara Zhou Yu dan kelompok Naga Jahat
Meskipun mereka tidak bisa melihat pertempuran sebenarnya dari kedua belah pihak karena tingkat kekuatan mereka yang tidak mencukupi
Namun melihat kedua belah pihak berpisah tanpa ada yang terluka, para pendekar berkesimpulan bahwa kedua belah pihak mempunyai kekuatan yang berimbang
Hal itu membuat mereka sangat bersemangat sebab dengan kemunculan delapan Puncak Pendekar Suci lain dari pihak lawan
Adalah bohong jika para pendekar tidak merasa tertekan
Sementara itu, ketika para pendekar bersemangat, di beberapa sudut medan perang, sekelompok pendekar yang mengenakan jubah berpola pedang silang terlihat menatap ke arah Zhou Yu dengan tatapan luar biasa
Para pendekar tersebut kemudian saling melirik seolah ingin mengatakan sesuatu
Namun untuk beberapa alasan, seorang pria tua bergengsi terlihat menggelengkan kepalanya dengan samar sehingga membuat para pendekar yang terlihat ingin berbicara itu menutup mulut mereka
***
"Saudaraku, terima kasih sudah mengulur waktu untukku" Dugu Batian berdiri setelah berhasil menstabilkan luka-lukanya
Disisi lain, Zhou Yu menggelengkan kepalanya dan membalas "Senior tidak perlu sopan, kita berada di pihak yang sama, tindakanku adalah sebuah kewajaran"
"Aku mengerti" Dugu Batian menganggukkan kepalanya
Baik Zhou Yu ataupun Dugu Batian sepertinya tidak menyadari panggilan satu sama lain yang terdengar berantakan karena Naga Jahat dan kedelapan sosok berjubah hitam sudah melesat ke arah keduanya
Zhou Yu dan Dugu Batian saling melirik sebelum menganggukkan kepala secara bersamaan
__ADS_1
Keduanya kemudian melesat ke arah Naga Jahat dan kedelapan sosok berjubah hitam dengan kecepatan yang mencengangkan
Dua niat pedang meletus secara bersamaan dan mendahului laju Zhou Yu dan Dugu Batian
Menghadapi dua niat pedang yang memberikan perasaan mengancam yang sangat serius
Naga Jahat dan kedelapan sosok berjubah hitam tidak berani ceroboh dan melakukan tindakan balasan
Dengan bunyi 'boom' yang mengejutkan medan perang, kedua belah pihak akhirnya kembali bertabrakan
Dan saat bersamaan, layaknya gong jaman kuno yang merupakan sebuah awal
Pertempuran tersebut seolah menjadi pertanda bagi para pendekar dari kedua belah pihak untuk kembali berperang
Pertempuran kembali pecah, beberapa pendekar yang terlalu terlena tertangkap basah dan harus membayar harga yang menyakitkan
Beberapa yang beruntung terluka parah, sementara sisanya langsung tewas di tempat
Badai berdarah kembali memenuhi medan perang
Menghadapi kematian disekitar mereka, para pendekar seperti kesurupan sehingga membuat pertempuran semakin menegangkan
Pasukan Aliansi memanfaatkan jumlah mereka sementara Pasukan Pemerintah Surga memanfaatkan para siluman yang tirani dan untuk sementara waktu, kedua belah pihak sekali lagi mencapai jalan buntu
Sementara itu, ketika pertempuran di darat menjadi sangat intens, pertempuran di udara tidak kalah menakjubkan
Dugu Batian menghadapi Naga Jahat dan empat sosok berjubah hitam sementara Zhou Yu menghadapi sisanya
Pertempuran tersebut sangat mengejutkan dan mengguncang bumi
Bahkan udara seperti terkompresi oleh semacam kekuatan yang terbentuk dari tabrakan sehingga membuat atmosfer disekitar terasa sangat kacau
Di udara, Zhou Yu terlihat sangat serius, niat pedang terus-menerus meletus dari Pedang Raja Harimau Emas dan menekan keempat sosok berjubah hitam
Untuk sementara waktu, Zhou Yu berada di atas angin
__ADS_1
Namun meskipun demikian, ia tidak berani ceroboh karena bagaimanapun, keempat orang di depannya adalah pendekar yang mempunyai dua gerbang lebih banyak darinya, kecerobohan sedikit saja bisa berujung kematian
'Untungnya senior Wang mengajarkan cara terbang, jika tidak, aku khawatir akan sengsara' Zhou Yu diam-diam bersyukur mendengarkan saran Wang Yuan yang memintanya untuk tidak segera meninggalkan Makam Kaisar Naga
Selain membimbingnya dalam membuka enam gerbang, Wang Yuan juga memberikan banyak hal berharga dan salah satunya adalah cara untuk terbang di udara
Secara umum menurut pengetahuan yang menyebar di seluruh dunia persilatan saat ini, hanya para pendekar yang berhasil mencapai Puncak Pendekar Suci yang bisa terbang di udara
Namun menurut Wang Yuan, hal itu tidak benar sebab kebenarannya, siapapun bisa terbang di udara selama mereka berhasil membuka seluruh meridian kecil yang berada di tubuh mereka
Secara kebetulan, hampir semua pendekar yang bisa terbang di udara beberapa ratus tahun terakhir baru bisa membuka semua meridian kecil mereka setelah menginjakkan kaki di Puncak Pendekar Suci
Oleh sebab itu, pengetahuan itu pun terbentuk dan menyebar ke seluruh dunia persilatan sebagai sebuah syarat bagi para pendekar yang bermimpi untuk terbang di udara
Namun berbeda dengan para pendekar itu, Zhou Yu dengan bantuan Wang Yuan berhasil membuka semua meridian kecilnya sebelum mencapai Puncak Pendekar Suci yang membuat situasi saat ini pun terjadi
Ledakan demi ledakan pun terjadi
Keempat sosok berjubah hitam mati-matian keluar dari situasi mereka
Namun niat pedang Zhou Yu seolah tak ada habisnya yang membuat mereka tidak berdaya
Keempat sosok berjubah hitam mengumpat dalam hati mereka
Secara bersamaan, salah satu dari keempat sosok tersebut lengah yang membuatnya tertangkap basah oleh ayunan pedang Zhou Yu
Pupil sosok berjubah hitam tersebut menyusut
Ia berusaha menghindar dengan tergesa-gesa
Namun gerakan Zhou Yu terlalu cepat sehingga sebelum sosok berjubah hitam tersebut lolos
Pedang Raja Harimau Emas sudah jatuh sehingga membuat sosok berjubah hitam tersebut tertegun sejenak sebelum mengeluarkan teriakan yang memilukan
...
__ADS_1