
Pria bermarga Luo menyaksikan pertarungan Pendekar Pedang Api melawan Singa Berkepala Dua selama beberapa saat
Melihat bahwa pria paruh baya tersebut masih bisa mengimbangi setiap serangan yang dilakukan Singa Berkepala Dua
Pria tersebut mengangguk dan membalikan badannya
Awalnya ia berniat mengulurkan tangannya karena selain pria paruh baya tersebut terlihat kesulitan dalam menghadapi Singa Berkepala Dua
Pria paruh baya itu juga memiliki pemikiran yang sama tentang tindakan yang harus di ambil oleh pasukan pelindung dengan membantunya berbicara dalam pertikaian di ruang rapat sebelumnya
Namun karena pria paruh baya tersebut menolak, pria bermarga Luo tidak ingin merusak martabat dan kepercayaan diri yang dimiliki pria paruh baya tersebut
Sehingga setelah memastikan bahwa pria paruh baya tersebut masih bisa bertahan melawan Singa Berkepala Dua
Pria bermarga Luo segera pergi dan membantu para pendekar yang lainnya menangani siluman yang memasuki bagian dalam perkemahan
***
Zhou Yu berniat kembali melakukan serangan
Namun gerakannya terganggu oleh teriakan kencang dari arah hutan
Bukan hanya Zhou Yu, para pendekar yang lainnya pun bereaksi serupa dan melirik ke sumber suara
__ADS_1
Namun ketika mereka melihat pemilik teriakan tadi, mereka langsung ketakutan karena mereka melihat belasan sosok berwarna hitam yang muncul dari arah hutan dan bergegas ke arah mereka melalui jalur udara
Zhou Yu yang melihat gambar tersebut dalam benaknya tidak mau percaya secara membabi buta, sehingga ia mengkonfirmasi hal tersebut dengan meminta Yu Lian menyebutkan apa yang baru saja muncul
"Kawanan gagak, setidaknya ada belasan dari mereka " Yu Lian menjawab dengan tenang
Tapi alis wanita cantik tersebut sedikit berkerut sambil bergumam pelan "Pembawa pesan kematian ? apa mereka akhirnya akan keluar semua ?"
Zhou Yu menaikan alisnya setelah mendengar gumaman Bibi Gurunya itu
Sejujurnya ia tidak berpikir banyak tentang kemunculan gagak-gagak ini, namun setelah mendengar gumaman Bibi Gurunya
Sepertinya kemunculan kawanan gagak ini tidak sesederhana kelihatannya
Pemuda bertopeng tersebut kemudian menggelengkan kepalanya dan mengangkat busurnya ke arah kawanan gagak tersebut
Namun tepat ketika beberapa pendekar juga mengangkat busur mereka dan berpikir sama dengan Zhou Yu
Teriakan panjang yang jauh lebih agung terdengar di udara
Bersamaan dengan munculnya teriakan tersebut
Seekor elang dengan ukuran yang jauh lebih besar dari gagak-gagak itu tiba-tiba menyerbu dan menyerang kawanan gagak tersebut
__ADS_1
Kawanan gagak terkejut dengan serangan mendadak Elang Putih tersebut, namun mereka bereaksi cepat dengan membubarkan barisan sebelum kembali bersatu dan membentuk formasi menyerang
Menghadapi formasi kawanan gagak tersebut, Elang Putih tidak menyusut, gelombang udara pecah di antara kibasan sayapnya bersamaan dengan teriakan panjang yang menandakan di mulainya pertempuran mereka
Yu Lian menaikan alisnya melihat kejadian tersebut
Ia mengetahui bahwa elang putih tersebut adalah elang yang membawa Zhou Yu sebelumnya
Yu Lian awalnya berpikir bahwa Elang Putih tersebut adalah seekor siluman tingkat rendah biasa
Karena setelah menurunkan Zhou Yu, elang tersebut terus berputar-putar di atas kepala mereka tanpa berniat untuk terlibat pertempuran sama sekali
Namun melihat serangan ganas yang dilakukan elang tersebut kepada kawanan gagak, seolah tidak terima ada makhluk lain yang terbang di wilayahnya
Yu Lian menyadari bahwa elang tersebut bukanlah seekor siluman biasa
***
Zhou Yu menurunkan kembali busurnya setelah mendengar teriakan panjang dari Elang Putih
Sejujurnya ia sendiri kebingungan dengan tindakan Elang Putih sebelumnya yang hanya berputar-putar di udara tanpa berniat membantu pertempuran sama sekali
Namun mengetahui elang tersebut langsung melakukan serangan setelah kemunculan kawanan gagak tersebut
__ADS_1
Sepertinya elang tersebut sudah mengharapkan kemunculan siluman terbang sedari tadi, sehingga elang tersebut berusaha menyimpan tenaganya sebanyak mungkin
...