
Boom
Ledakan besar bersamaan dengan gelombang kejut yang sangat dahsyat terjadi saat serangan gabungan Penatua Agung dan yang lainnya menghantam Rubah Ekor Tiga dengan sangat telak
"Apakah berhasil ?"
"Seharusnya kan ? aku melihat dengan sangat jelas bahwa siluman Rubah ini tidak punya waktu untuk menghindar ataupun melindungi diri "
Para Pemimpin Sekte Kecil saling berseru dan berusaha mengintip melalui asap yang menghalangi pandangan mereka
Disisi lain, Penatua Agung tidak mengatakan apapun, namun dari ekspresi wajahnya, pria tua tersebut sama bersemangatnya dengan para Pemimpin Sekte yang lain
Namun tepat ketika asap yang sebelumnya menghalangi pandangan Penatua Agung dan yang lainnya menghilang
Wajah Penatua Agung dan para Pemimpin Sekte Kecil tersebut langsung berubah
***
Sementara itu, disisi Zhou Yu
Setelah mendapatkan perintah menyerang dari pemuda bertopeng tersebut
Pisau Pendek mulai melakukan aksi pembantaiannya
Dengan kemampuan yang dapat membuat dirinya berada dalam kondisi tak terlihat
Pisau Pendek seperti seekor ikan di dalam air
Dengan menyerang titik vital lawannya secara diam-diam, Pisau Pendek tersebut hanya membutuhkan satu serangan untuk mengambil nyawa para siluman tanpa siluman itu sendiri sadari
__ADS_1
Karena hal tersebut, aksi pembantaian Pisau Pendek langsung menarik perhatian para pendekar
Para pendekar pada awalnya terkejut dengan kematian misterius siluman-siluman tersebut
Untungnya karena situasi yang tengah kacau, para pendekar tidak punya kesempatan untuk memperdulikan hal tersebut, sehingga membuat Pisau Pendek masih sangat leluasa
Disisi lain, ketika kematian secara misterius para siluman semakin menumpuk
Zhou Yu sebagai tokoh yang memiliki andil di dalamnya justru tengah terlihat keheranan saat menatap wujud asli dari sosok berjubah hitam
Setelah terkena serangan balik akibat teknik yang dilepaskan pemuda bertopeng tersebut
Jubah yang menutupi seluruh tubuhnya terbuka dan menunjukan penampilan asli dari sosok berjubah hitam tersebut
Berbeda dengan harapan Zhou Yu, dibalik jubah hitam tersebut bukanlah seorang pria melainkan seorang wanita cantik yang terlihat cukup muda
Fakta tersebut membuat Zhou Yu terkejut
Disisi lain, mengetahui bahwa dirinya telah terekspos, wanita cantik tersebut tertegun sebelum kemudian menatap Zhou Yu dengan marah
"Kau... aku tidak akan memaafkanmu !"
Setelah mengatakan itu, wanita cantik tersebut kemudian melesat ke arah Zhou Yu tanpa memperdulikan luka yang baru saja ia terima
Namun menghadapi serangan wanita cantik tersebut, Zhou Yu tidak menyusut tapi justru menghadapinya secara terbuka
"Penilaianku sebelumnya keliru, wanita ini mempunyai ilmu silat yang cukup tinggi " Zhou Yu bergumam sambil menghindari serangan-serangan wanita cantik tersebut dan berkata "Tapi ini sungguh aneh, kenapa dia tidak menggunakan ilmu silatnya sedari tadi jika dia mempunyai ilmu silat setinggi ini"
Sementara itu, menyadari perhatian lawannya teralihkan, wanita cantik tersebut mendengus dan berkata "Beraninya kau mengalihkan perhatian saat bertarung denganku, jika aku tidak memberimu pelajaran hari ini, seperti kau tidak akan mengetahui seberapa tinggi langit "
__ADS_1
Wanita cantik tersebut kemudian berteriak dan mempercepat gerakannya
Namun menghadapi perubahan tersebut, Zhou Yu tetap tenang seperti biasa
Keduanya pun kemudian bertukar belasan jurus sebelum akhirnya wanita cantik tersebut terlempar dan memuntahkan seteguk darah akibat terkena pukulan Zhou Yu
"Kau bukanlah lawanku" Zhou Yu berkata setelah melihat niat bertarung yang semakin membara dari mata wanita cantik tersebut
"Benarkah ?" Wanita cantik tersebut mendengus dan berkata sambil melirik keempat siluman yang tadi melindunginya "Bagaimana jika mereka bergabung?"
Mendengar hal tersebut, Zhou Yu melirik siluman-siluman dihadapannya sebelum berkata "Kau boleh mencobanya "
Namun tepat ketika wanita cantik tersebut berniat kembali melakukan serangan
Sebuah suara dengan nada agung tiba-tiba muncul dan menghentikan tindakannya "Hentikan "
Bersamaan dengan datangnya suara tersebut, sosok pria tua tiba-tiba muncul dan berdiri tepat di antara Zhou Yu dan wanita cantik tadi
Melihat kemunculan pria tua tersebut, Zhou Yu kemudian mengerutkan kening dan berkata kepada dirinya sendiri
"Orang ini...siapa dia ? aku tidak merasakan keberadaannya sama sekali sebelumnya "
Disisi lain, merasakan kewaspadaan Zhou Yu meningkat terhadapnya, pria tua tersebut terlihat acuh tak acuh sebelum berkata dengan tenang
"Kau benar, cucuku bukanlah tandinganmu, aku akui itu, karenanya pertempuran ini tidak perlu dilanjutkan lagi dan aku akan membawa cucuku pergi dari sini "
Setelah mengatakan itu, pria tua tersebut kemudian berbalik dan mengangguk ke arah wanita cantik tadi sambil melenggang pergi
Namun tepat ketika pria tua tersebut baru berjalan beberapa langkah
__ADS_1
Zhou Yu yang berada dibelakangnya berkata dengan nada rendah "Apakah aku mengijinkanmu pergi?"
...