
Luo Yenzi dan Yu Ciyeu saling memandang sambil mengusap darah yang bocor di sudut bibir mereka
Yu Ciyeu tertawa "Aku akui kemampuanmu memang hebat beruang tua, meskipun tenaga dalam dan tingkatan kependekaranku lebih tinggi darimu, kau masih bisa mengimbangiku"
"Tetapi semua itu tidak cukup untuk menghentikan kehacuran sektemu ini "
"Lihat di sana, lihat ekspresi putus asa yang berasal dari anggota sektemu "
"Mereka yang biasanya memiliki mata di atas kepala, kini memiliki ketakutan yang mendalam di mata mereka "
Luo Yenzi menatap Yu Ciyeu dengan dingin, namun tidak mengatakan apapun
Ia tidak menyalahkan siapapun untuk situasi saat ini, siapa pun pasti akan berada dalam kondisi yang sama jika mereka berada di dalam situasi putus asa seperti ini
Luo Yenzi merasa tidak berdaya, ia ingin membantu meringankan beban anggota sektenya, tetapi ia tidak mampu melepaskan diri dari Yu Ciyeu
Luo Yenzi menarik nafas sambil menutup matanya, ia terlihat beberapa tahun lebih tua dari sebelumnya
Ia sangat menyesal tidak menghancurkan masalah sampai ke akarnya, tetapi ia juga tidak bisa menentang hati nuraninya
Luo Yenzi membuka matanya, ketika merasakan sesuatu, ia kemudian menoleh ke arah utara, yang merupakan jalur menuju kota Nanzi
Matanya bersinar terang, merasakan kedatangan satu rombongan sedang bergerak ke arah mereka
Tetapi ketika pasukan itu muncul di jarak padangnya, Lou Yenzi tidak bisa menyembunyikan kekecewaan di matanya
Yu Ciyeu juga menyadari hal itu, awalnya ia merasa sebuah batu menahan pundaknya, namun ketika pasukan itu muncul, ia menghela nafas lega
__ADS_1
Yu Ciyeu menaikan alisnya "Sekumpulan pendekar kelas satu, kelas dua dan kelas tiga, yang terdiri dari 100 orang "
Ia kemudian mengalihkan perhatiannya ke arah Luo Yenzi sambil mengejek "Apakah mereka adalah bala bantuan yang kau minta, beruang tua-?!"
Tepat ketika Luo Yenzi ingin membalas, sebuah suara dengan tenaga dalam yang berasal dari kedalaman hutan terdengar di telinganya
"Jika aku masuk hitungan, apakah kedatangan mereka masih tidak cukup ?"
Setelah suara itu selesai, sesosok pria tua muncul di samping Luo Yenzi dengan tenang
Udara yang di penuhi ketegangan dari pertarungan keduanya menghilang setelah kedatangan pria tua itu
Berpusat dari tubuhnya, semua yang berada di sekitar pria tua itu merasakan ketenangan yang luar biasa
Kedatangan dan atmosfer yang di bawa pria tua itu menarik perhatian para pendekar di sekitarnya
Mereka menoleh untuk melihat seorang pria tua yang memiliki senyum tipis di bibirnya
Matanya yang tenang tanpa riak sedikitpun, seakan telah bisa mengintip melalui celah dunia menambah kesan jujur dan berwibawa
Pria tua itu memandang Luo Yenzi sambil tersenyum tipis "Maafkan atas keterlambatanku, saudara Luo "
Luo Yenzi menatap pria tua dengan ekspersi terkejut di wajahnya, namun masih menjawab "Anda terlalu sopan, aku sangat berterima kasih kedatangan anda, saudara Wang "
Pria tua itu adalah Wang Jhinxie, ia adalah salah satu sahabat Luo Yenzi yang telah membantunya ketika melawan suami Yu Ciyeu, Ouyung Bing yang telah di rasuki sedkit kekuatan iblis
Wang Jhinxie tidak terikat dalam sekte manapun, namun meskipun demikan
__ADS_1
Wang Jhinxie adalah salah satu dari sedikit pendekar bebas yang berhasil membuat namanya dan di segani di dunia persilatan
Ia telah di undang untuk bergabung oleh berbagai sekte besar maupun kecil, tetapi ia menolak dengan tegas
Dengan mengandalkan bakatnya yang luar biasa, ia berhasil mencapai tingkat pendekar suci dan menjadi salah satu tokoh hebat dunia persilatan, meskipun tanpa dukungan sekte di belakangnya
***
Wang Jhinxie mengalihkan perhatiannya ke arah Yu Ciyeu, ia menyapa sambil tersenyum tipis "Lama tidak bertemu saudari Yu "
Yu Ciyeu memiliki ekspresi buruk di wajahnya, ketika melihat kedatangan Wang Jhinxie
Selain Luo Yenzi, Wang Jhinxie adalah salah satu orang yang berada di dalam daftar balas dendamnya
Karena pria tua itu telah mengambil peran penting, tragedi tewasnya suami Yu Ciyeu
Namun karena kemampuan pihak lain, membuat Yu Ciyeu kesulitan merealisasikan keinginannya tersebut
Yu Ciyeu mendengus dingin "Tidak perlu basa-basi denganku, kau juga akan menerima balasan, atas perbuatan yang telah kau lakukan terhadap suamiku, Wang Jhinxie "
Wang Jhinxie menggelengkan kepala dan masih mempertahankan senyumnya "Puluhan tahun telah berlalu, saudari Yu masih terjebak dalam bayang-bayang itu "
"Apa kau sadar bahwa kau menyakiti dirimu sendiri selama puluhan tahun terakhir ?"
"Lihat putrimu, ia seharusnya menjadi seorang gadis yang murni dan pendekar yang pemberani, namun kau menanamkamnya rasa haus darah dan beban balas dendam yang seharusnya tidak ada, kepadanya "
"Kau sangat sadar lebih dari siapa pun, bahwa ketika suamimu mengalahkan saudara Luo, ia bukan lagi Ouyung Bing suamimu "
__ADS_1
"Tapi kau terlalu di butakan oleh dendam sehingga menutupi semua itu "
"Diam-!" teriak Yu Ciyeu