
"Merpati Kesetiaan ?!" Zhou Yu tercengang mendengar cerita Yu Lian
Ia tidak menduga ada hewan yang sangat menakjubkan seperti itu di Kekaisaran Song
Meskipun pernah mendengar tentang beberapa jenis hewan eksotis yang sulit dan hampir tidak bisa di temukan di tempat lain, namun ia belum pernah mendengar tentang hewan yang memiliki kemampuan luar biasa seperti Merpati Kesetiaan yang disebutkan Yu Lian, sehingga membuat pemuda bertopeng tersebut merasa kagum
Namun kekaguman pemuda bertopeng tersebut tidak bertahan lama karena tiba-tiba dinding di bawah kakinya kembali bergetar hebat diakibatkan oleh para siluman yang sebelumnya sempat berhenti karena kemunculan Ming An akhirnya kembali bergerak
***
Zhou Yu berniat menarik Pedang Petir Hitam dari sarungnya, namun sebuah tangan tiba-tiba memegang dan menghentikan tindakannya
"Apakah ada yang salah guru ?" Zhou Yu bertanya dengan ragu
Ming An menggelengkan kepalanya dan menjawab "Bagaimanapun aku ada disini, aku tidak mungkin membiarkan hewan-hewan itu membahayakan keselamatanmu "
Setelah mengatakan itu, Momentum Ming An tiba-tiba meningkat pesat yang membuat udara disekitarnya ikut bergetar dan aura yang menekan Zhou Yu serta Yu Lian menghilang seketika
Sambil menarik pedang ganda yang tersarung rapi di punggungnya, pria paruh baya tersebut kemudian melompat dari dinding pertahanan dan melesat menuju kelima siluman tanpa ragu-ragu
Melihat kedatangan Ming An, Siluman Serigala yang sebelumnya terkena serangan pria paruh baya tersebut langsung mengeluarkan lolongan marah
Dengan tubuhnya yang tinggi besar dan berwarna keperakan, siluman tersebut memancarkan aura raja yang sangat kuat
Disisi lain, keempat siluman lainnya tidak mau kalah
Siluman Harimau yang memiliki sepasang sayap di punggungnya segera mengeluarkan auman kencang sambil mengepakan sayapnya ke langit dan bersiap melakukan serangan melalui udara
Siluman Rubah Berekor Tiga tiba-tiba berteriak dengan nada tinggi sambil memamerkan ekornya yang terlihat sakral
__ADS_1
Sementara itu, kedua siluman lainnya yang merupakan Siluman Gajah dan Siluman Badak Bercula langsung berlari ke arah Ming An dengan tatapan ganas
Menghadapi berbagai emosi yang dilepaskan kelima siluman tersebut, Ming An tidak menyusut sedikitpun
Tangannya bergerak cepat dan langsung melemparkan serangan-serangan dengan ganas
Sebagai seorang pendekar yang memiliki julukan yang sangat tersohor sebagai Pendekar Pedang Kembar Ilusi
Pria paruh baya tersebut benar-benar layak untuk gelarnya
Menghadapi Lima Siluman Tingkat Tinggi sekaligus, pria paruh baya tersebut tidak terlihat canggung
Pedangnya menari dengan gesit di antara kelima tubuh siluman tersebut
Setiap ayunan pedang Ming An sangat rapi dan terukur yang membuat pertahanan kelima siluman tersebut dapat ditembus dengan cukup mudah
***
Kera Emas menyeringai dengan manusiawi saat kepalan tangannya tepat di depan wajah pemimpin pasukan
Namun tiba-tiba pemimpin pasukan berkelit dan berhasil menghindari serangan Kera Emas tersebut
Tidak berhenti di sana, pria paruh baya tersebut kemudian memutar tubuhnya dengan cara berpegangan pada tubuh siluman tersebut dengan salah satu tangannya
Sementara itu, tangan lainnya yang masih berada di udara tiba-tiba mengepal dan berubah warna menjadi merah menyala
Memanfaatkan serangan yang telah disiapkannya sejak lama
Pemimpin pasukan melepaskan pukulan yang tepat mengenai bagian belakang kepala Kera Emas, sehingga membuat kepala siluman tersebut pecah seperti semangka
__ADS_1
Pemimpin pasukan kemudian melompat mundur sambil terengah-engah
Melihat siluman kera yang memiliki kehidupan sangat ulet tersebut akhirnya tewas, alis pria tua tersebut sedikit longgar
Namun meskipun ia sangat kelelahan, situasi yang sedang terjadi memaksanya untuk kembali berkompromi dengan tubuh tuanya, sehingga tanpa membuang waktu
Pria tua tersebut segera melompat menuju dinding pertahanan dimana Zhou Yu dan Yu Lian berada
Kedatangan pria tua tersebut menarik perhatian Zhou Yu dan Yu Lian, karena berbeda dengan para pendekar yang lainnya
Zhou Yu dan Yu Lian tidak lagi terpengaruh oleh aura kelima siluman, sehingga membuat mereka lebih leluasa
Melihat kedatangan pria tua tersebut, Yu Lian mengangguk sebagai sapaan
Disisi lain, pemimpin pasukan juga melakukan hal yang sama
Tatapannya sempat tertarik dengan kehadiran Zhou Yu selama beberapa saat, sebelum akhir mengalihkan perhatian ke arah medan pertempuran
Melihat seorang pendekar yang bertarung imbang dengan lima Siluman Tingkat Tinggi sekaligus
Pria tua tersebut menyipitkan matanya dengan tatapan serius
Seolah mengenali sosok pendekar yang sedang bertarung, mata pria tua tersebut menampilkan sedikit kejutan dan langsung kembali mengalihkan perhatiannya ke arah Yu Lian dan berkata dengan ragu
"Aku tidak tahu apakah kemampuan penglihatanku ikut menurun seperti ilmu silat yang aku miliki, tapi kenapa aku melihat orang itu seperti suamimu, Sang Dewi?!"
"Senior tidak salah melihat " Yu Lian tidak menolah dan menjawab dengan ringan "Orang yang ada di sana itu memanglah suamiku "
...
__ADS_1