Pendekar Harimau Suci

Pendekar Harimau Suci
Kun Jiazhen


__ADS_3

"Mereka berniat mengadakan acara persembahan dan akan menjadikanmu sebagai objek pengorbanannya ? ” Zhou Yu mengerutkan keningnya dengan bingung dan bertanya “Acara persembahan apa sebenarnya itu dan kenapa mereka ingin mengorbankan mu ?”


Chyou terdiam sejenak sebelum mengangkat pedang di tangannya dan berkata "Semuanya berawal dari bagaimana pedang ini pertama kali tercipta "


Menurut wanita tersebut. Pedang yang berada di tangannya diciptakan oleh seorang Pandai Besi ternama dari Aliran Hitam bernama Kun Jiazhen


Kun Jiazhen merupakan seorang Pandai Besi Tingkat Tinggi yang bisa menciptakan sebuah Pusaka Bumi sehingga membuatnya sangat di hormati sekaligus di benci oleh kalangan pendekar dari Aliran Hitam


Dengan kemampuan yang hanya di miliki oleh segelintir orang di Kekaisaran Song. Kun Jiazhen menjadi pribadi yang sangat sombong dan membuat banyak pihak merasa tersinggung


Namun meskipun demikian, kemampuannya menciptakan senjata sangat tinggi sehingga membuat pihak-pihak tersebut tidak berani menunjukkan taring apalagi membahayakan nyawa pria tersebut


Terutama karena hampir semua Senjata Tingkat Tinggi yang digunakan para pendekar Aliran Hitam untuk bersaing dengan Aliran Putih berasal darinya, membuat keempat Sekte Utama Aliran Hitam pun tidak bisa tinggal diam dan angkat bicara atas sikap mereka yang berniat melindungi pria tersebut


Dengan fakta seperti itu. Pihak-pihak yang membenci Kun Jiazhen hanya bisa menggertakkan gigi dan menutup mata atas sikap pria tersebut, sehingga membuatnya semakin sombong


Sampai suatu hari. Salah seorang Patriark dari sebuah Sekte Menengah tiba-tiba datang dan meminta Kun Jiazhen membuatkan senjata untuknya


Pada awalnya Kun Jiazhen menolak karena meskipun kekuatan pihak lain berada di atasnya. Namun orang tersebut hanyalah Patriark dari sebuah Sekte Menengah yang tidak bisa masuk ke matanya


Namun setelah Patriark tersebut menunjukkan bahan pembuatan senjata yang ingin di buatnya. Kun Jiazhen langsung setuju tanpa berpikir panjang


Meskipun Kun Jiazhen tidak mengenali bahan pembuatan senjata yang di tunjukkan Patriark tersebut pada waktu itu


Namun instingnya sebagai Pandai Besi Tingkat Tinggi secara otomatis aktif dan memberitahunya bahwa kemungkinan besar ia akan bisa menciptakan Pusaka Langit yang selalu menjadi mimpinya selama bertahun-tahun dengan bahan tersebut


Karena itu, Ia setuju dan menjanjikan Patriark tersebut senjata yang sangat kuat


Kun Jiazhen bahkan membual akan membuatkan Patriark tersebut senjata yang menyaingi bahkan lebih kuat dari pada yang di miliki para dewa di dunia persilatan


Patriark tersebut tentunya tidak mempercayai ucapan Kun Jiazhen. Namun meskipun demikian, ia masih sangat senang karena berhasil membujuk Kun Jiazhen membuatkan senjata untuknya


Setelah mengumpulkan bahan-bahan pendukung untuk membuat senjata yang dijanjikannya. Kun Jiazhen kemudian langsung membuat senjata tersebut tanpa ragu-ragu


Entah karena suatu keberuntungan atau karena insting Kun Jiazhen yang terlalu kuat


Ia benar-benar berhasil menciptakan sebuah Pusaka Langit yang selalu menjadi mimpinya selama bertahun-tahun sehingga membuatnya sangat senang


Kun Jiazhen bahkan tertawa sangat keras sampai suaranya menembus ruangan dan membuat orang-orang di rumahnya merasa keheranan


Namun tepat ketika Kun Jiazhen dalam suasana hati yang baik. Sebuah pemandangan yang tidak biasa tiba-tiba muncul tepat di atas rumahnya dan menyebar ke segala arah dengan rumah Kun Jiazhen sebagai pusatnya


Melihat pemandangan tersebut. Kun Jiazhen merasakan firasat buruk yang belum pernah terjadi sebelumnya, sehingga membuat pria tersebut buru-buru memerintahkan seluruh keluarganya untuk mengungsi


Namun semuanya terlambat karena ternyata pemandangan yang muncul di atas langit lebih besar dan menyebar lebih cepat dari pada dugaannya


Banyak kekuatan yang melihat pemandangan tersebut. Meskipun pemandangan pada waktu itu tidak memberikan petunjuk apapun


Namun bahkan pendekar paling bodoh di dunia persilatan sekalipun akan dengan mudah menebak bahwa sebuah Keajaiban baru saja terlahir ke dunia


Karena itu, banyak kekuatan kemudian berbondong-bondong bergerak ke arah rumah Kun Jiazhen dengan kecepatan tercepat, sehingga membuat Kun Jiazhen dan keluarganya tidak bisa melarikan diri


Menghadapi situasi tersebut. Kun Jiazhen yang terkenal arogan langsung menundukkan kepalanya dan berusaha menjelaskan bahwa pemandangan tersebut tidak ada hubungannya dengan mereka sama sekali


Melihat dirinya tidak bisa menghindar. Kun Jiazhen kemudian berniat menyerahkan senjata yang baru saja diciptakannya


Namun tepat ketika pria tersebut mengambil pedang ciptaannya


Salah seorang pendekar menjadi tidak sabar dan langsung melesat ke arah Kun Jiazhen tanpa menunggu pria tersebut berbicara


Hal tersebut menciptakan efek berantai dimana para pendekar yang lainnya ikut melesat dan mulai saling berebut


Disisi lain, Kun Jiazhen yang tidak siap akan perubahan situasi tersebut pun terlempar akibat pukulan salah satu pendekar dan kehilangan kesadaran


Kun Jiazhen tidak mengetahui apa yang terjadi selanjutnya namun yang jelas setelah dirinya terbangun. Perebutan senjata tersebut masih terus berlanjut


Namun hal tersebut bukan yang menjadi perhatian Kun Jiazhen untuk pertama kali. Tetapi yang pertama kali menarik perhatiannya adalah situasi seluruh keluarganya yang sangat tragis


Kun Jiazhen melihat semua keluarganya dengan cermat dengan harapan salah satu di antaranya masih bernafas

__ADS_1


Namun sejauh mata pria tersebut melihat, tidak satupun di antara anak ataupun istrinya yang masih hidup sehingga membuatnya menjadi putus asa


Menghadapi keputusasaan tersebut. Kun Jiazhen kemudian melakukan suatu gerakan yang sangat misterius sehingga membuat darah yang berceceran di sekitarnya menjadi terangkat dan mengambang di udara


Melihat pemandangan tersebut. Perebutan senjata pun seketika berhenti


Namun sebelum para pendekar tersebut bereaksi. Darah yang mengambang di udara tersebut berkumpul dan melesat ke arah pedang ciptaan Kun Jiazhen


Ketika para pendekar kebingungan dan berusaha mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi


Kun Jiazhen tiba-tiba menghilang bersamaan dengan bersatunya darah dan pedang yang menjadi sumber keributan itu


...


“Lalu apa yang terjadi selanjutnya ?” Zhou Yu bertanya dengan nada penasaran


Chyou melirik pedang di tangannya dan menjawab dengan nada rendah “Pedang itu terbang dengan sendirinya dan menghabisi para pendekar yang tersisa “


Zhou Yu terdiam sambil mengerutkan kening setelah mendengar cerita tersebut


“Tunggu dulu... " Zhou Yu kemudian menatap wanita dihadapannya dan bertanya dengan nada bingung "Dari mana kau mengetahui cerita itu dan apa hubungannya dengan situasi mu saat ini ? “


Zhou Yu memang pernah mendengar tentang seorang Pandai Besi bernama Kun Jiazhen dari gurunya


Bahkan Ming An sendiri memuji kemampuan pandai besi tersebut meskipun dia berasal dari Aliran Hitam


Namun menurut ingatannya. Kun Jiazhen telah meninggal puluhan tahun silam dan jasadnya dimakamkan di suatu tempat yang sangat rahasia di wilayah Aliran Hitam sebagai penghormatan atas jasanya semasa hidup


Karena itu setelah mendengar cerita Chyou bahwa Kun Jiazhen tidak mati melainkan menghilang, terutama tentang kejadian yang baru pertama kali di dengarnya


Zhou Yu menjadi sangat kebingungan


Disisi lain. Chyou melirik pemuda bertopeng tersebut dan berkata “Karena itu kau harus mendengarkan cerita ku dengan lengkap untuk mengetahui hubungan keduanya “


***


"Mereka berniat mengadakan acara persembahan dan akan menjadikanmu sebagai objek pengorbanannya ? ” Zhou Yu mengerutkan keningnya dengan bingung dan bertanya “Acara persembahan apa sebenarnya itu dan kenapa mereka ingin mengorbankan mu ?”


Chyou terdiam sejenak sebelum mengangkat pedang di tangannya dan berkata "Semuanya berawal dari bagaimana pedang ini pertama kali tercipta "


Menurut wanita tersebut. Pedang yang berada di tangannya diciptakan oleh seorang Pandai Besi ternama dari Aliran Hitam bernama Kun Jiazhen


Kun Jiazhen merupakan seorang Pandai Besi Tingkat Tinggi yang bisa menciptakan sebuah Pusaka Bumi sehingga membuatnya sangat di hormati sekaligus di benci oleh kalangan pendekar dari Aliran Hitam


Dengan kemampuan yang hanya di miliki oleh segelintir orang di Kekaisaran Song. Kun Jiazhen menjadi pribadi yang sangat sombong dan membuat banyak pihak merasa tersinggung


Namun meskipun demikian, kemampuannya menciptakan senjata sangat tinggi sehingga membuat pihak-pihak tersebut tidak berani menunjukkan taring apalagi membahayakan nyawa pria tersebut


Terutama karena hampir semua Senjata Tingkat Tinggi yang digunakan para pendekar Aliran Hitam untuk bersaing dengan Aliran Putih berasal darinya, membuat keempat Sekte Utama Aliran Hitam pun tidak bisa tinggal diam dan angkat bicara atas sikap mereka yang berniat melindungi pria tersebut


Dengan fakta seperti itu. Pihak-pihak yang membenci Kun Jiazhen hanya bisa menggertakkan gigi dan menutup mata atas sikap pria tersebut, sehingga membuatnya semakin sombong


Sampai suatu hari. Salah seorang Patriark dari sebuah Sekte Menengah tiba-tiba datang dan meminta Kun Jiazhen membuatkan senjata untuknya


Pada awalnya Kun Jiazhen menolak karena meskipun kekuatan pihak lain berada di atasnya. Namun orang tersebut hanyalah Patriark dari sebuah Sekte Menengah yang tidak bisa masuk ke matanya


Namun setelah Patriark tersebut menunjukkan bahan pembuatan senjata yang ingin di buatnya. Kun Jiazhen langsung setuju tanpa berpikir panjang


Meskipun Kun Jiazhen tidak mengenali bahan pembuatan senjata yang di tunjukkan Patriark tersebut pada waktu itu


Namun instingnya sebagai Pandai Besi Tingkat Tinggi secara otomatis aktif dan memberitahunya bahwa kemungkinan besar ia akan bisa menciptakan Pusaka Langit yang selalu menjadi mimpinya selama bertahun-tahun dengan bahan tersebut


Karena itu, Ia setuju dan menjanjikan Patriark tersebut senjata yang sangat kuat


Kun Jiazhen bahkan membual akan membuatkan Patriark tersebut senjata yang menyaingi bahkan lebih kuat dari pada yang di miliki para dewa di dunia persilatan


Patriark tersebut tentunya tidak mempercayai ucapan Kun Jiazhen. Namun meskipun demikian, ia masih sangat senang karena berhasil membujuk Kun Jiazhen membuatkan senjata untuknya


Setelah mengumpulkan bahan-bahan pendukung untuk membuat senjata yang dijanjikannya. Kun Jiazhen kemudian langsung membuat senjata tersebut tanpa ragu-ragu

__ADS_1


Entah karena suatu keberuntungan atau karena insting Kun Jiazhen yang terlalu kuat


Ia benar-benar berhasil menciptakan sebuah Pusaka Langit yang selalu menjadi mimpinya selama bertahun-tahun sehingga membuatnya sangat senang


Kun Jiazhen bahkan tertawa sangat keras sampai suaranya menembus ruangan dan membuat orang-orang di rumahnya merasa keheranan


Namun tepat ketika Kun Jiazhen dalam suasana hati yang baik. Sebuah pemandangan yang tidak biasa tiba-tiba muncul tepat di atas rumahnya dan menyebar ke segala arah dengan rumah Kun Jiazhen sebagai pusatnya


Melihat pemandangan tersebut. Kun Jiazhen merasakan firasat buruk yang belum pernah terjadi sebelumnya, sehingga membuat pria tersebut buru-buru memerintahkan seluruh keluarganya untuk mengungsi


Namun semuanya terlambat karena ternyata pemandangan yang muncul di atas langit lebih besar dan menyebar lebih cepat dari pada dugaannya


Banyak kekuatan yang melihat pemandangan tersebut. Meskipun pemandangan pada waktu itu tidak memberikan petunjuk apapun


Namun bahkan pendekar paling bodoh di dunia persilatan sekalipun akan dengan mudah menebak bahwa sebuah Keajaiban baru saja terlahir ke dunia


Karena itu, banyak kekuatan kemudian berbondong-bondong bergerak ke arah rumah Kun Jiazhen dengan kecepatan tercepat, sehingga membuat Kun Jiazhen dan keluarganya tidak bisa melarikan diri


Menghadapi situasi tersebut. Kun Jiazhen yang terkenal arogan langsung menundukkan kepalanya dan berusaha menjelaskan bahwa pemandangan tersebut tidak ada hubungannya dengan mereka sama sekali


Melihat dirinya tidak bisa menghindar. Kun Jiazhen kemudian berniat menyerahkan senjata yang baru saja diciptakannya


Namun tepat ketika pria tersebut mengambil pedang ciptaannya


Salah seorang pendekar menjadi tidak sabar dan langsung melesat ke arah Kun Jiazhen tanpa menunggu pria tersebut berbicara


Hal tersebut menciptakan efek berantai dimana para pendekar yang lainnya ikut melesat dan mulai saling berebut


Disisi lain, Kun Jiazhen yang tidak siap akan perubahan situasi tersebut pun terlempar akibat pukulan salah satu pendekar dan kehilangan kesadaran


Kun Jiazhen tidak mengetahui apa yang terjadi selanjutnya namun yang jelas setelah dirinya terbangun. Perebutan senjata tersebut masih terus berlanjut


Namun hal tersebut bukan yang menjadi perhatian Kun Jiazhen untuk pertama kali. Tetapi yang pertama kali menarik perhatiannya adalah situasi seluruh keluarganya yang sangat tragis


Kun Jiazhen melihat semua keluarganya dengan cermat dengan harapan salah satu di antaranya masih bernafas


Namun sejauh mata pria tersebut melihat, tidak satupun di antara anak ataupun istrinya yang masih hidup sehingga membuatnya menjadi putus asa


Menghadapi keputusasaan tersebut. Kun Jiazhen kemudian melakukan suatu gerakan yang sangat misterius sehingga membuat darah yang berceceran di sekitarnya menjadi terangkat dan mengambang di udara


Melihat pemandangan tersebut. Perebutan senjata pun seketika berhenti


Namun sebelum para pendekar tersebut bereaksi. Darah yang mengambang di udara tersebut berkumpul dan melesat ke arah pedang ciptaan Kun Jiazhen


Ketika para pendekar kebingungan dan berusaha mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi


Kun Jiazhen tiba-tiba menghilang bersamaan dengan bersatunya darah dan pedang yang menjadi sumber keributan itu


...


“Lalu apa yang terjadi selanjutnya ?” Zhou Yu bertanya dengan nada penasaran


Chyou melirik pedang di tangannya dan menjawab dengan nada rendah “Pedang itu terbang dengan sendirinya dan menghabisi para pendekar yang tersisa “


Zhou Yu terdiam sambil mengerutkan kening setelah mendengar cerita tersebut


“Tunggu dulu... " Zhou Yu kemudian menatap wanita dihadapannya dan bertanya dengan nada bingung "Dari mana kau mengetahui cerita itu dan apa hubungannya dengan situasi mu saat ini ? “


Zhou Yu memang pernah mendengar tentang seorang Pandai Besi bernama Kun Jiazhen dari gurunya


Bahkan Ming An sendiri memuji kemampuan pandai besi tersebut meskipun dia berasal dari Aliran Hitam


Namun menurut ingatannya. Kun Jiazhen telah meninggal puluhan tahun silam dan jasadnya dimakamkan di suatu tempat yang sangat rahasia di wilayah Aliran Hitam sebagai penghormatan atas jasanya semasa hidup


Karena itu setelah mendengar cerita Chyou bahwa Kun Jiazhen tidak mati melainkan menghilang, terutama tentang kejadian yang baru pertama kali di dengarnya


Zhou Yu menjadi sangat kebingungan


Disisi lain. Chyou melirik pemuda bertopeng tersebut dan berkata “Karena itu kau harus mendengarkan cerita ku dengan lengkap untuk mengetahui hubungan keduanya “

__ADS_1


***


__ADS_2