Pendekar Harimau Suci

Pendekar Harimau Suci
Perubahan Mendadak


__ADS_3

Waktu membeku, Yu Lian mengalihkan perhatiannya ke sumber suara dengan kaku


Ketika tatapannya menyentuh sebuah siluet dalam kegelapan, tubuhnya gemetar


Meskipun kegelapan menutupi penampilan orang tersebut, namun bahkan jika dia menjadi abu, Yu Lian tidak akan pernah salah mengenali sosok tersebut sehingga setelah menarik nafas, wanita cantik tersebut tidak bisa tidak berkata


"Suami"


Disisi lain, setelah mendengar panggilan Yu Lian, orang dalam kegelapan kemudian berjalan selangkah demi selangkah


Setelah beberapa saat, sosoknya kemudian terungkap


Mempunyai alis pedang dan wajah tegas, di campur dengan tubuh proporsional dan aura mencengangkan


Meskipun tidak bisa dibandingkan dengan ketampanan yang dimiliki Zhou Yu, namun penampilan pria tersebut mempunyai daya tarik yang sangat kuat dan sulit untuk di abaikan


Pria tersebut menghela nafas dan berkat dengan prihatin


"Kamu telah bekerja keras"


***


Tornado berangsur-angsur bubar, lampu kilat dan raungan guntur seolah tidak mau terus terdengar di udara


Namun meskipun demikian, lampu kilat dan raungan guntur hanya bisa mundur dengan enggan bersama dengan awan gelap yang membawa mereka

__ADS_1


Melihat fenomena di atas langit menghilang, para pendekar dan siluman di seluruh medan perang menghela nafas lega


Disisi lain, setelah membatalkan jurusnya. Wajah Yu Lian langsung memucat dan memuntahkan seteguk darah


Matanya sedikit kabur dan kehilangan keseimbangan


Tepat ketika wanita cantik terlihat hampir jatuh ke tanah, sebuah lengan kokoh tiba-tiba muncul dan memeluknya


"Suami" Yu Lian kembali memanggil saat melihat orang yang memeluknya


Sementara itu, melihat kondisi Yu Lian. Ming An terlihat tertekan "Jurus itu sangat berbahaya. bagaimana bisa kamu menggunakannya dengan mudah"


"Yu'er dalam bahaya" Yu Lian menjawab dengan lembut


"Tidak. kekuatan kita yang terlalu lemah sehingga membuat suami khawatir" Yu Lain menggelengkan kepalanya


Ming An kembali menghela nafas, tapi sebelum ia bisa membalas, pria tua bertubuh kurus yang sedari tadi menonton akhirnya buka suara


"Kau bagaimana bisa kau ada di sini... tidak, kenapa kau masih hidup?"


Ming An tidak segera menjawab, setelah membantu Yu Lian menstabilkan lukanya dengan menggunakan tenaga dalam dan menitipkan wanita cantik tersebut kepada salah seorang tabib


Pria paruh baya tersebut akhirnya mengalihkan perhatian ke arah pria tua bertubuh kurus sambil berkata dengan suara dalam


"Kalian sudah kalah"

__ADS_1


"Apa maksudmu ?" Pria tua tersebut mengerutkan keningnya


Disisi lain, Ming An tidak menjawab tetapi kepalanya sedikit di miringkan dan tatapannya melewati pria tua tersebut


Melihat hal tersebut, untuk beberapa alasan pria tua bertubuh kurus tiba-tiba merasakan firasat buruk


Tepat ketika pria tua tersebut merasa ada yang tidak beres, persepsinya menemukan belasan aura yang berada di Puncak Pendekar Suci dari arah belakang sedang bergerak ke arahnya


Pria tua tersebut mengerutkan kening. Tapi sebelum pria tua bertubuh kurus berpikir lebih jauh, beberapa teriakan datang dan membuat wajahnya tenggelam


"Wakil ketua"


Bersamaan dengan panggilan tersebut jatuh, 16 sosok berjubah hitam terbang keluar hutan larangan dan bergerak ke arah pria tua bertubuh kurus


Melihat keenam belas sosok tersebut, pria tua bertubuh kurus mengerutkan keningnya dengan ekspresi jelek "Kenapa kalian ada disini ? bukankah kalian seharusnya menjaga segel ?"


"Ini..." Keenam belas sosok berjubah hitam berhenti dan saling melirik dengan ragu


Namun sebelum salah satu di antara keenam belas sosok tersebut bisa buka suara


Aura yang sangat luas dan disertai dengan tawa yang hangat tiba-tiba muncul di udara


"Xia Juntian. aku sudah lama tidak melihatmu, kenapa aku merasa kau sudah bau tanah"


...

__ADS_1


__ADS_2