Pendekar Harimau Suci

Pendekar Harimau Suci
Mengakhiri


__ADS_3

"Apakah senior baik-baik saja ?" Zhou Yu bertanya dengan prihatin setelah berada di samping He Riju


He Riju menarik nafas panjang dan menjawab "Aku baik-baik saja, tidak perlu khawatir "


Zhou Yu menyentuh bagian punggung He Riju seperti sebelumnya, merasakan bahwa segel yang ia ciptakan masih ada


Pemuda bertopeng tersebut menghela nafas lega


"Sebaiknya senior beristirahat terlebih dahulu dan biarkan aku menyelesaikan sisanya " Zhou Yu berkata setelah memastikan bahwa He Riju baik-baik saja


He Riju mengerutkan kening dan berkata "Tidak perlu, aku masih bisa bertarung "


"Senior tidak bisa lagi bertarung " Zhou Yu menggelengkan kepalanya dan berkata "Jika senior memaksakan diri untuk kembali bertarung, perawatan yang aku lakukan kepada senior akan menjadi sia-sia dan luka ditubuh anda kemungkinan besar akan semakin serius, jadi aku sarankan supaya senior beristirahat dengan tenang dan biarkan aku mengurus sisanya "


He Riju terdiam sejenak, meskipun enggan mengakuinya, namun ia juga sadar bahwa dirinya tidak lagi bisa bertarung untuk saat ini


Karena itu setelah terdiam beberapa saat, He Riju kemudian menghela nafas dan mundur secara perlahan


Zhou Yu tersenyum melihat tindakan He Riju, meskipun harga diri pria paruh baya tersebut sangat tinggi, namun He Riju sepertinya masih cukup pintar dalam menimbang kemampuannya, sehingga meskipun enggan, ia tetap menyerah untuk kembali bertarung


Zhou Yu kemudian mengalihkan perhatiannya ke arah keempat pria paruh baya


Meskipun pada akhirnya Zhou Yu harus menghadapi keempat pria paruh baya tersebut seorang diri


Namun berbeda dengan sebelumnya, dimana kondisi kedua kepala keluarga bangsawan masih berada di puncaknya


Saat ini kedua kepala keluarga bangsawan juga telah banyak mengkonsumsi stamina dan tenaga dalam mereka


Apalagi Cakar Darah dan Cakar Besi yang bahkan hampir tidak lagi bisa bertarung membuat Zhou Yu memiliki kepercayaan diri untuk menghadapi mereka berempat sekaligus


Zhou Yu tetap diam sejenak dan keempat pria paruh baya tersebut juga mengawasinya dengan waspada

__ADS_1


Ketika ia merasakan bahwa He Riju telah berada cukup jauh darinya


Zhou Yu mencengkeram pedangnya dengan erat dan melesat ke arah Cakar Darah dan yang lainnya


Keempat pria paruh baya yang sudah mengawasi gerak-gerik Zhou Yu dari awal segera bereaksi ketika melihat gerakan Zhou Yu


Mereka berempat berpencar sebelum kembali bergabung dan mengepung Zhou Yu


Namun meskipun menghadapi kepungan empat pendekar sekaligus, Zhou Yu tidak terlihat panik


Pedangnya menari dengan indah dalam menghadapi setiap serangan dan bahkan balik menyerang keempat pria paruh baya tersebut


Dalam menghadapi permainan pedang Zhou Yu yang bisa menyerang dan bertahan dengan sempurna, keempat pria paruh baya tersebut merasa kesal dan frustasi


Mereka melancarkan serangan bertubi-tubi ke arah Zhou Yu, namun bukannya terluka karena serangan-serangan tersebut


Pemuda bertopeng tersebut justru berhasil memanfaatkan setiap momen tersebut dengan menambahkan luka di tubuh Cakar Darah dan yang lainnya


Pertarungan mereka pun berlangsung sengit dengan percikan kembang api yang berulang kali terlempar ke udara


***


Kedua kepala keluarga bangsawan melirik Cakar Darah dan Cakar Besi dari sudut matanya


Melihat bahwa kedua pendekar tersebut sepertinya tidak berniat bangun membuat kedua kepala keluarga bangsawan merasa cemas


Keduanya kemudian saling memandang dan melompat mundur secara bersamaan sambil mengangkat tangannya dan berkata


"Hentikan pahlawan muda "


Zhou Yu yang sudah berniat mengejar kedua kepala keluarga bangsawan tiba-tiba berhenti sambil menaikan alisnya ketika mendengar permintaan mereka

__ADS_1


Ia kemudian menurunkan pedangnya dan bertanya "Ada apa patriark ? apa kalian punya sesuatu yang ingin disampaikan kepadaku ? "


Kedua kepala keluarga bangsawan saling melirik dan mengangguk, Patriark Ning kemudian maju satu langkah dan berkata


"Begini pahlawan muda. Bagaimanapun kita tidak memiliki keluhan satu sama lain, jadi aku berharap anda bisa berhenti disini dan tidak lagi ikut campur dalam masalah kami " Patriark Ning berkata dengan cepat dan melanjutkan


"Dan anda tidak perlu khawatir, sebagai kompensasi atas berhentinya anda dalam permasalahan kami, kami akan berusaha untuk mengabulkan apapun yang anda mau "


"Apapun yang aku mau ?" Zhou Yu bertanya sambil menaikkan alisnya


Kedua kepala keluarga bangsawan menjawab dengan anggukan serius


"Kalo begitu, keinginanku adalah ikut campur dalam urusan kalian " Zhou Yu berkata dengan datar dan bertanya "Jadi, apa kedua kepala keluarga akan berusaha mengabulkan permintaanku ini ?"


Wajah kedua kepala keluarga bangsawan terlihat buruk setelah mendengar pertanyaan


Zhou Yu


Dari kalimat dan tindakan Zhou Yu, sepertinya pemuda bertopeng tersebut tidak berniat berdamai dengan mereka , sehingga membuat kedua pria paruh baya tersebut merasa kesal dan marah


Namun belum sempat mereka berpikir tentang apa yang harus dilakukan selanjutnya


Zhou Yu terlihat sudah kembali melesat ke arah mereka berdua sambil menghunuskan pedangnya


Hanya dalam satu tarikan nafas, Zhou Yu telah berada di depan kedua pria paruh baya tersebut sambil mengayunkan pedangnya


Namun tepat ketika bilah pedang Zhou Yu masih berjarak beberapa puluh jengkal lagi dari lokasi kedua kepala bangsawan


Sebuah kekuatan yang sangat besar tiba-tiba muncul dan menghentikan serangannya serta berbalik mendorong pemuda bertopeng tersebut, sehingga membuat Zhou Yu terlempar ke udara


Untung tubuhnya sangat sigap, sehingga ia tidak jatuh apalagi tersungkur ke tanah akibat kejadian tersebut

__ADS_1


Zhou Yu menstabilkan tubuhnya dan buru-buru mempertajam Indra pendengarannya semaksimal mungkin


***


__ADS_2