
"Saudara Kedelapan" Ketiga sosok berjubah hitam berteriak secara serempak setelah mendengar teriakan tadi
Namun ketika ketiganya berteriak, mereka tidak bisa tidak melihat sesuatu yang jatuh dari udara dengan tatapan tertegun
Baru setelah sesuatu yang jatuh tersebut akhirnya menyentuh tanah, ketiga sosok berjubah hitam itu tersadar dan mengalihkan perhatian mereka ke tubuh sosok berjubah hitam yang di panggil "Saudara Kedelapan" dengan ekspresi luar biasa
Disisi lain, sosok berjubah hitam yang dipanggil Saudara Kedelapan itu bergoyang di udara sebelum berhasil menstabilkan dirinya
Sosok berjubah hitam tersebut kemudian menatap Zhou Yu dengan wajah muram
Melihat lengan kanannya yang hilang, sosok berjubah hitam tersebut tidak bisa tidak meledak "Bajingan, aku akan membunuhmu"
Sosok berjubah hitam tersebut kemudian melesat ke arah Zona Yu
Auranya yang tidak stabil karena kehilangan salah satu lengan semakin menunjukkan tanda-tanda jatuh akibat gerakannya yang terburu-buru
"Saudara Kedelapan ? ternyata si bungsu" Zhou Yu tersenyum miring ke arah sosok berjubah hitam yang melesat ke arahnya
Untuk beberapa alasan, sosok berjubah hitam menjadi semakin marah setelah mendengar ucapan Zhou Yu sehingga mempercepat gerakannya
Hanya dalam satu tarikan nafas, sosok berjubah hitam tersebut sudah berada di depan Zhou Yu sambil melemparkan pukulan
Zhou Yu mengelak dengan tenang dan mengayunkan pedangnya sebagai balasan
Meskipun kehilangan kendali dan auranya tidak stabil
Namun Saudara Kedelapan masih seorang Pendekar Suci Gerbang Kedelapan
__ADS_1
Naluri bertarungnya sangat mengesankan sehingga berhasil menghindari serangan Zhou Yu dengan cukup mudah
Namun meskipun demikian, hal itu tidak membuat ketiga rekannya lega
"Tidak, Saudara Kedelapan terjebak" Ketiga sosok berjubah hitam tersebut buru-buru melesat untuk membantu rekannya itu
Disisi lain, Saudara Kedelapan tidak menyadari keseriusan masalahnya dan kembali membalas dengan sembrono
Seperti petasan yang di bakar sumbunya, Saudara Kedelapan meledak dan melepaskan kekuatan yang besar
Namun meskipun demikian, ketika bergandengan tangan dengan ketiga rekannya sekalipun, ia masih gagal menekan Zhou Yu sehingga gerakan sosok berjubah hitam tersebut hampir di anggap sia-sia
Bahkan karena serangan-serangannya yang terburu-buru, sosok berjubah hitam tersebut tanpa sengaja mengungkapkan celah yang besar dalam posisinya
Melihat hal tersebut, Zhou Yu tidak menyia-nyiakan kesempatan dan langsung melakukan gerakan menusuk
Pedang Raja Harimau Emas menerobos udara dan segera sampai pada tubuh Saudara Kedelapan
Namun dihadapan Pedang Raja Harimau Emas, pertahanan Pendekar Suci menjadi sangat rentan sehingga dengan mudah di tembus seperti menusuk tahu
Saudara Kedelapan tertegun dan menatap pedang emas yang menusuk jantung dengan ekspresi tidak percaya
Gerakan Pendekar Suci memang berada di luar kemampuan manusia
Belasan bahkan puluhan jurus yang harusnya menghabiskan tidak kurang dari puluhan menit atau lebih saat pendekar tingkat rendah melakukannya berhasil dilakukan dalam hanya beberapa nafas
Hal tersebut membuat ketiga sosok berjubah hitam yang baru berniat membantu Saudara Kedelapan terpaksa gagal sebelum mereka sempat melaksanakan niatnya sebab Pedang Raja Harimau Emas sudah menembus tubuh rekan mereka
__ADS_1
Engah
Saudara Kedelapan memuntahkan seteguk darah
Melihat pemandangan tersebut, ketiga sosok berjubah hitam tidak bisa tidak berteriak
"Saudara Kedelapan"
"Kurang Ajar"
"Bajingan"
Namun terlepas dari teriakan dan kutukan ketiga sosok berjubah hitam
Nasib Saudara Kedelapan tidak bisa diubah, vitalitas meninggalkannya dengan kejam sehingga membuat sosok berjubah hitam itu menjadi semakin lemah
Sosok berjubah hitam itu berusaha mengangkat kepalanya dan menatap Zhou Yu
Namun sebelum ia berhasil, tarikan yang sangat kuat tiba-tiba muncul tepat di posisi ia tertusuk pedang sehingga membuatnya semakin lemah
Merespon perubahan tersebut, darah Saudara Kedelapan bergulir dan tersedot secara gila-gilaan kedalam Pedang Raja Harimau Emas
Pedang Raja Harimau Emas seperti bersorak dan melepaskan sinar berwarna emas yang sangat terang
Melihat hal tersebut, Zhou Yu menaikkan alisnya, sementara ketiga sosok berjubah hitam yang tengah melesat ke arah Zhou Yu dengan niat membunuh juga berhenti
Ketiganya saling melirik sebelum kemudian berkata dengan nada luar biasa
__ADS_1
"Senjata Ajaib"
...