
"Dengan ini berakhir sudah " Ming An bergumam pelan sambil mengayunkan pedangnya ke arah keenam Siluman Tingkat Tinggi
"Jurus Pedang Kembar~Pedang Melahap Semesta"
Sepasang Pedang Raksasa yang tergantung di kepala pria paruh baya tersebut melesat ke arah keenam siluman dengan kecepatan tinggi
Berbeda dengan sebelumnya, dimana Pedang Raksasa melepaskan aura kuno dengan penuh kekerasan dan kehancuran
Sepasang Pedang Raksasa kali ini justru melepaskan aura yang sangat halus dan juga lembut
Namun meskipun demikian, mata keenam siluman justru terlihat penuh martabat setelah melihat Pedang Raksasa tersebut
Keenamnya langsung meraung rendah dan melepaskan keterampilan masing-masing secara bersamaan untuk menghadapi Pedang Raksasa tersebut
Para Siluman Tingkat Rendah dan Menengah segera mengungsi saat melihat kedua serangan tersebut, karena khawatir terkena dampak akibat tabrakan keduanya
Namun tepat ketika para siluman dan pendekar membayangkan pemandangan mengguncang bumi akibat tabrakan keduanya
Sesuatu yang mengejutkan terjadi dimana saat serangan gabungan keenam Siluman Tingkat Tinggi berjarak lima meter dari Pedang Raksasa
Serangan tersebut tiba-tiba menghilang secara misterius, sehingga membuat keenam siluman terkejut dan kebingungan
Dalam kebingungan yang menyelimuti mereka, keenam Siluman Tingkat Tinggi tidak punya kesempatan untuk menghindari serangan pedang raksasa, sehingga Pedang Raksasa tadi meluncur mulus dan menabrak keenam siluman dengan telak
***
"Dikatakan bahwa ilmu pedang tertinggi yang dipelajari Sekte Pedang Kembar bukanlah kekerasan ataupun ketajaman, melainkan kelembutan dan ketenangan. sebuah kekuatan yang bisa membuat apapun yang dihadapannya hilang menuju ketiadaan, apakah kelembutan ini yang guru maksud ?" Zhou Yu bergumam pelan dengan ekspresi merenung
__ADS_1
Sementara itu, Pemimpin Pasukan yang melihat dengan jelas kekuatan dari pedang raksasa, terlihat terperangah dan hampir menjatuhkan rahangnya
"Ini..." Pemimpin Pasukan menatap ke arah keenam siluman yang sudah lagi tidak bernyawa dengan tatapan tidak percaya
Meskipun pernah mendengar tentang kehebatan jurus pamungkas dari Sekte Pedang Kembar
Namun pria tua tersebut tidak pernah membayangkan bahwa kekuatan dari jurus tersebut akan sehebat itu
Pemimpin Pasukan kemudian mengalihkan perhatiannya ke arah Ming An
Dan untuk beberapa alasan, pria tua tersebut mengerutkan keningnya setelah melihat Ming An dan berkata dengan suara dalam
"Tidak, semua ini bukan hanya karena jurus Pedang Kembar yang menakutkan, tapi juga karena ilmu silat Ming An yang sangat tinggi, sehingga membuat kerusakan dari jurus itu lebih hebat dari yang seharusnya "
Ucapan Pemimpin Pasukan bukan tanpa alasan, ketika ia menatap Ming An tadi
Persepsi pria tua tersebut menangkap energi yang tersisa akibat penggunaan jurus tadi
***
Setelah melihat kematian Siluman Tingkat Tinggi, para Siluman Tingkat Menengah yang sebelumnya mengejar Zhou Yu segera melarikan diri tanpa ragu-ragu, sehingga membuat siluman lainnya jatuh ke dalam kekacauan
Disisi lain, setelah melihat gerakan Siluman Tingkat Menengah, para Siluman Tingkat Rendah juga segera mengikuti langkah tersebut
Meskipun mereka tidak secerdas Siluman Tingkat Menengah, namun naluri mereka mengatakan bahwa jika mereka tetap di sini
Akhir mereka akan sama seperti Keenam Siluman Tingkat Tinggi itu
__ADS_1
Melihat hal tersebut, tentunya Pemimpin Pasukan tidak tinggal diam
Ia segera mengejar dan berusaha membunuh para siluman sebanyak mungkin
Bahkan untuk hal tersebut, ia melepaskan jurus dengan kerusakan besar, sehingga membuat sisa tenaga dalamnya hanya tinggal selusin lingkaran
Setelah pengejaran singkat tersebut, Pemimpin Pasukan kemudian menyerah karena para siluman yang melarikan diri hanya berjumlah belasan dan siluman tersebut melarikan diri dengan cara menyebar, sehingga membuat pria tua tersebut tidak bisa mendapatkan semuanya
***
"Saatnya pergi dari sini, ketua Ming " Pemimpin Pasukan berkata setelah melihat kapten tim pengintai mengangguk ke arahnya
Ming An menggelengkan kepalanya dan membalas "Aku pikir tidak perlu, senior "
"Apa maksud anda Ketua Ming ?" Pemimpin Pasukan mengerutkan keningnya dan berkata "Saat ini, di tiga sisi lainnya juga menghadapi serangan gelombang siluman dengan jumlah yang sama dengan yang kita hadapi sebelumnya, jika kita tidak segera melarikan diri sekarang, aku khawatir kita tidak akan punya kesempatan berikutnya "
Ming An mengangguk dan menjawab "Aku tahu senior, aku juga tidak mungkin berani tetap disini jika tidak memiliki jaminan yang pasti "
"Jaminan yang pasti ?" Pemimpin Pasukan bertanya sambil menaikan alisnya
Ming An kembali mengangguk dan menjawab "Bukankah senior memikirkannya, dalam situasi normal, sebelum kita mengalahkan para siluman ini, pertahanan di tiga sisi seharusnya sudah ditembus sejak lama "
"Tapi bahkan setelah kita menyelesaikan para siluman ini, kita masih belum melihat gelombang siluman yang datang dari arah ketiga dinding pertahanan lainnya "
Mendengar jawaban Ming An, Pemimpin Pasukan akhirnya tersadar dan berkata dengan ragu "Apakah maksud anda..."
Pemimpin Pasukan tidak melanjutkan kalimatnya, karena ia sedikit ragu dengan tebakannya tersebut
__ADS_1
Namun Ming An justru mengangguk dengan percaya diri untuk menghadapi keraguan pria tua tersebut
...