
Berdiri berdampingan dengan Ming An, keberadaan Zhou Yu segera menarik perhatian para pendekar di dalam pasukan dan membuat mereka bertanya-tanya tentang identitas pemuda bertopeng tersebut
Meskipun kejadian satu tahun lalu cukup mengejutkan dan bahkan menarik perhatian sepuluh jagoan dunia persilatan
Namun karena pengaruh Ming An, kejadian tersebut langsung ditutup dan rahasiakan oleh para petinggi aliran putih, sehingga para pendekar di dalam pasukan tidak mengetahui kejadian tersebut
"Apa yang terjadi Yu'er ?" Ming An bertanya setelah merasakan perubahan suasana hati muridnya tersebut
"Hawa siluman disini sangat berat guru " Zhou Yu menjawab dengan nada gelisah
Ming An segera menghibur muridnya tersebut dan menjelaskan bahwa selama beberapa bulan terakhir
Medan perang mengalami perubahan drastis dibawah campur tangan para siluman
Dimana kedua aliran tidak lagi fokus menyerang satu sama lain, melainkan melawan dan memukul mundur gelombang siluman
Dengan serangan gabungan tersebut, ruang lingkup para siluman menjadi semakin kecil yang memaksa para siluman tersebut berkumpul dan membuat hawa keberadaan mereka menjadi lebih kuat
"Bergabung ? apakah Aliran Hitam mau melakukan itu guru ?" Zhou Yu bertanya dengan nada heran
__ADS_1
"Tentu saja tidak " Ming An menggelengkan kepalanya dan menjawab sambil tertawa kecil "Tapi dengan beberapa trik, meskipun mereka tidak mau, mereka tetap harus melawan gelombang siluman ini bersama kami "
Zhou Yu sedikit bergidik ketika mendengar tawa gurunya tersebut, seperti seekor rubah yang berhasil menangkap ayam, Zhou Yu merasa tawa gurunya mengandung rasa kemenangan dan kelicikan yang tidak biasa
***
"Apa yang coba dilakukan para pendekar ini " Zhou Yu mengeluh setelah melompat beberapa kali
Seperti yang dikatakan Ming An, perang kali ini bukanlah konfrontasi antara para pendekar Aliran Putih dan Aliran Hitam, melainkan pertempuran antara manusia dan siluman
Namun meskipun demikian, karena tidak adanya kesepakatan di antara Aliran Putih dan Aliran Hitam
Perang menjadi jauh lebih berbahaya dan membingungkan dimana para pendekar dari kedua aliran beberapa kali melemparkan serangan ke arah para pendekar dari pihak lain yang tengah sibuk menghadapi siluman, sehingga membuat mereka jatuh ke dalam posisi bahaya
Sebab jika bukan karena persepsinya yang tajam, ia yang merupakan seorang Pendekar Raja kemungkinan besar akan mati terkena tebasan yang baru saja lewat
Zhou Yu menarik nafas panjang, berusaha menekan kegelisahan di hatinya
Meskipun sangat terkejut, serangan tadi cukup memberinya pelajaran bahwa bahaya dalam perang kali ini bukan hanya berasal dari para siluman, melainkan para pendekar lainnya
__ADS_1
"Tidak heran Markas Pusat memutuskan untuk membubarkan empat pasukan utama menjadi puluhan unit kecil, jika empat pasukan dipertahankan seperti sebelumnya, aku khawatir situasinya akan jauh lebih kacau dan berbahaya " Zhou Yu bergumam pada dirinya sendiri
Pemuda bertopeng tersebut kemudian mengencangkan pegangan pada pedangnya dan melompat maju
Namun berbeda dengan sebelumnya, Zhou Yu tidak berlari ke arah para siluman, melainkan bergerak secara diam-diam di antara para pendekar
Melihat seorang pendekar Aliran Hitam yang menebaskan pedangnya ke arah pendekar Aliran Putih yang tengah melawan seekor siluman
Pemuda bertopeng tersebut mempercepat langkahnya dan menghentikan serangan pendekar Aliran Hitam tadi
Melihat kemunculan Zhou Yu yang tiba-tiba, pendekar tersebut terlihat terkejut sebelum berubah menjadi marah dan bersiap melemparkan serangan
Namun sebelum pendekar tersebut bisa merealisasikan niatnya, tendangan Zhou Yu sudah lebih dulu mencapai dadanya, sehingga membuat pendekar tersebut terlempar dan jatuh ke tanah
Merasakan perasaan sesak yang menganggu pernafasannya, pendekar tersebut semakin marah
Ia batuk beberapa kali dan berniat bangkit untuk memberikan Zhou Yu pelajaran
Namun tepat ketika pendekar tersebut berniat untuk bangun kembali
__ADS_1
Nafas kasar tiba-tiba terdengar ditelinganya yang membuat wajah pendekar tersebut berubah pucat
...