
Ibukota Kekaisaran Song
Di dalam istana Kekaisaran
Seorang pria paruh baya terlihat duduk di atas sebuah singgasana megah dengan wajah serius
Pria paruh baya tersebut mengenakan jubah mewah bergambar naga emas bercakar lima dan mahkota yang dipenuhi permata indah di kepalanya
Dengan wajah penuh kharisma dan aura penguasa yang sangat kental dari dirinya
Tanpa perlu ada yang bertanya, siapapun akan langsung mengenali identitas pria paruh baya tersebut
Karena ia adalah Kaisar Fei Ying, Penguasa mutlak Kekaisaran Song yang Agung
***
"Jenderal Huo, bagaimana situasinya sekarang ?" Kaisar Fei Ying bertanya dengan nada berat ke arah seorang pria paruh baya yang memiliki tubuh tinggi besar
Disisi lain, pria paruh baya yang di panggil Jendral Huo tersebut menundukan kepalanya dan memberi hormat sebelum menjawab "Sesuai dengan perintah Yang Mulia, seluruh kekuatan yang berada dibawah Kekaisaran Song telah ditarik ke ibukota dan siap bertempur kapan saja "
"Bagaimana dengan situasi Keluarga Bangsawan ? " Kaisar Fei Ying kembali bertanya
Disisi lain, Jenderal Huo terlihat ragu-ragu sebelum menjawab "Sebagian besar setuju untuk dipindahkan ke ibukota dan sekitarnya, tapi beberapa Keluarga Bangsawan memilih bergabung dan menyerahkan diri mereka kepada Sekte-sekte di dunia persilatan "
"Berapa banyak yang bergabung dengan sekte-sekte di dunia persilatan ?" Kaisar Fei Ying bertanya dengan datar
Jenderal Huo terdiam sejenak sebelum menjawab "Sekitar 10% dari keseluruhan, 5% diantaranya adalah Keluarga Bangsawan Besar dan Menengah, sisanya adalah Keluarga Bangsawan Kecil dengan sedikit pengaruh "
"Itu cukup besar " Kaisar Fei Ying menjawab dengan nada samar
__ADS_1
Disisi lain, Jenderal Huo langsung menundukkan kepala setelah mendengar jawaban Kaisar Fei Ying
Melihat penguasa Kekaisaran tersebut tidak memberikan tanggapan lebih lanjut
Jenderal Huo kemudian bertanya dengan hati-hati "Apakah bawahan perlu memberikan pelajaran kepada mereka, Yang Mulia ?"
"Tidak perlu " Kaisar Fei Ying menggelengkan kepalanya dan menjawab "Meskipun tindakan mereka adalah suatu pelanggaran, tapi hal itu sudah menjadi tren umum sekarang, terutama setelah keberhasilan Sekte Pedang Kembar dalam pertempuran sebelumnya "
"Lagipula, kita tidak punya waktu untuk mengurusi orang-orang itu sekarang, dari pada membuang waktu dan membuat hubungan kita dengan sekte-sekte di dunia persilatan menjadi buruk, lebih baik kita mempersiapkan diri untuk menghadapi Gelombang Siluman yang akan datang " Sambung Kaisar Fei Ying dengan nada tenang
Mendengar pernyataan Kaisar Fei Ying, Jenderal Huo mengangguk dan menjawab "Bawahan mengerti Yang Mulia "
Disisi lain, Kaisar Fei Ying kemudian mengalihkan perhatian ke arah lain dan bertanya "Jenderal Jin, bagaimana dengan pergerakan Gelombang Siluman ? "
Mendengar namanya disebut, seorang pria paruh baya dengan wajah heroik berdiri dan memberi hormat sebelum menjawab "Menurut informasi terakhir, Salah satu Gelombang Siluman cukup dekat dengan ibukota dan jika tidak ada hambatan, mereka akan tiba dalam satu bulan "
"Apakah tidak ada sekte di dunia persilatan yang berada di sepanjang jalan itu dan menghambat pergerakan mereka ? " Kaisar Fei Ying bertanya sambil mengerutkan keningnya
Kaisar Fei Ying terdiam setelah mendengar pernyataan tersebut sebelum akhirnya kembali buka suara "Apakah masih belum ada kabar dari para dewa ?"
"Untuk saat ini masih belum Yang Mulia " Jenderal Jin menjawab dengan rendah
"Lalu bagaimana dengan sikap keempat Sekte Utama ?" Kaisar Fei Ying kembali bertanya
Jenderal Jin terlihat ragu-ragu sebelum menjawab "Sampai sekarang, keempat Sekte Utama memilih bungkam dan menutup diri dari dunia luar sampai batas waktu yang tidak diketahui, Yang Mulia"
Mendengar pernyataan tersebut, Kaisar Fei Ying berkata dengan nada rendah "Lokasi mereka adalah yang paling jauh dari pusat badai, kecuali seluruh kekuatan di wilayah kekaisaran Song musnah, mereka tidak akan tersentuh oleh bencana ini "
"Sepertinya aku tidak bisa mengandalkan keempat Sekte Utama ataupun Dewa Mabuk "
__ADS_1
***
"Apakah dia saudari Yueyue, Bibi Guru ?" Zhou Yu bertanya sambil menatap seorang bayi yang tengah tertidur lelap
Disisi lain, Yu Lian mengangguk dan menjawab "Benar, dia adalah saudari perempuanmu, Ming Yueyue "
"Apakah aku boleh menyentuh Bibi Guru ? " Zhou Yu bertanya sambil mengalihkan perhatiannya
Yu Lian menganggukkan kepalanya sebagai jawaban
Melihat hal tersebut, Zhou Yu tersenyum dan mengulurkan tangannya dengan hati-hati
Zhou Yu kemudian menyentuh dan mengelus tangan mungil bayi tersebut dengan lembut
Seolah merasakan kehangatan tangan pemuda bertopeng tersebut, tangan Ming Yueyue bergerak dan memegang salah satu jari milik Zhou Yu, sehingga membuat keduanya saling bertaut
Tepat ketika tangan keduanya terjalin, Zhou Yu tiba-tiba tertegun
Perasaan gelisah yang muncul akibat aura pembunuh yang diserap garis keturunannya tiba-tiba menghilang, sehingga membuatnya terkejut dan kesulitan bereaksi
Disisi lain, bayi kecil alias Ming Yueyue terlihat tersenyum dalam tidurnya sembari menggenggam jari pemuda bertopeng tersebut dengan lebih erat
***
Tepat ketika kegelisahan Zhou Yu menghilang secara misterius
di dalam kegelapan yang tidak diketahui asalnya
Sepasang mata berwarna merah darah tiba-tiba terbuka lebar
__ADS_1
Mata tersebut melirik ke salah satu arah dengan dalam dan berkata "Kehidupan baru ini, membuatku merasa sangat tidak nyaman, siapa sebenarnya dia ?"
...