
"Apakah kau yakin ingin ikut dengan Guru, Yu'er ?" Ming An menatap dan berkata "Sebenarnya kau bisa beristirahat sebentar dan menemani keponakan kecilmu di sekte "
Zhou Yu menggelengkan kepalanya dan menjawab tegas "Murid yakin guru, adapun tentang menjenguk keponakan, murid yakin akan ada waktu berikutnya "
Meskipun ia cukup tergoda untuk bertemu Ming Yueyue yang tidak lain adalah keponakan barunya
Namun mendengar gurunya akan kembali menuju garis depan, pemuda bertopeng tersebut memutuskan untuk menunda pertemuan tersebut dan memilih bergabung dengan Ming An menuju Hutan Larangan
Mendengar jawaban dengan nada tegas muridnya itu, Ming An mengangguk dan tidak lagi membujuk
Namun sebelum keduanya beranjak, Ming An tiba-tiba berkata sambil mengulurkan tangannya "Bolehkah guru meminta tanganmu Yu'er ? "
"Baik ?" Zhou Yu menaikan alisnya sambil mengulurkan tangannya dengan ragu
Ming An menyentuh urat nadi pemuda bertopeng tersebut sambil mengalirkan tenaga dalam
Tenaga dalam pria paruh baya tersebut memasuki tubuh Zhou Yu melalui garis meridiannya
Setelah beberapa saat, Ming An menarik tangannya kembali sambil menghela nafas
Zhou Yu kembali menaikkan alisnya ketika menemukan reaksi gurunya itu, namun sebelum pemuda bertopeng tersebut sempat bertanya, Ming An memintanya untuk segera berkemes dan bersiap menuju Hutan Larangan
Melihat punggung muridnya itu, Ming An mengerutkan kening dan berkata dalam hati "Apa yang sebenarnya menghalangiku tadi ?"
Ketika ia mengalirkan tenaga dalam menuju alis Zhou Yu
__ADS_1
Ming An menemukan sebuah kekuatan yang menghalangi tenaga dalamnya untuk bergerak lebih jauh
Pada awalnya, pria paruh baya tersebut berniat memaksakan tenaga dalamnya untuk menerobos, namun ketika melihat Zhou Yu sedikit mengerutkan kening
Pria paruh baya tersebut membatalkan niatnya karena khawatir terjadi kecelakaan
***
"Apakah semuanya sudah siap ?" Ming An bertanya lembut
Zhou Yu mengangguk sebagai jawaban
Sebenarnya karena keberadaan Cincin Ruang, Zhou Yu tidak perlu mempersiapkan apapun sama sekali
Namun karena Ming An memintanya, Zhou Yu hanya melakukan persiapan singkat sebagai formalitas
Ketika menghadapi Pemimpin Pasukan, Zhou Yu mengepalkan tinjunya dengan hormat dan berkata "Soal saudara Xu, maaf merepotkan anda senior "
Pada awalnya Zhou Yu berniat mengajak Xu Wendao menuju Hutan Larangan, karena menurut informasi, keluarga dari pihak ibu pemuda tersebut juga mengirimkan pasukannya ke sana
Namun beberapa hari yang lalu, ia mendapatkan kabar bahwa karena kecelakaan perkemahan Tim Medis
Markas Pusat memutuskan untuk menambah jumlah anggota pasukan pelindung
Namun karena sumber daya manusia Aliran Putih juga cukup tegang karena meningkatnya intensitas pertempuran di garis depan, Markas Pusat kesulitan untuk merealisasikan rencananya tersebut
__ADS_1
Untungnya beberapa bulan yang lalu Aliran Putih berhasil menandatangani kerjasama dengan Kekaisaran Song untuk melindungi wilayah kekaisaran dari serangan siluman, sehingga setelah diskusi singkat, para petinggi di Markas Pusat sepakat untuk meminta bantuan Kekaisaran untuk penambahan pasukan ini
Kekaisaran Song tentunya tidak mungkin mengirimkan prajurit mereka, karena sebagai kekuatan utama yang dimiliki Kekaisaran
Tidak mungkin Kekaisaran Song menggerakkan prajuritnya dengan mudah
Namun meskipun demikian, Kekaisaran Song memiliki begitu banyak keluarga bangsawan di setiap kota besar maupun kecil diwilayahnya, sehingga tidak sulit bagi Kekaisaran Song untuk memenuhi permintaan Aliran Putih dengan menggunakan kekuatan yang dimiliki bawahannya
Dan sebagai salah satu keluarga bangsawan besar di Kekaisaran Song, keluarga dari pihak ibu Xu Wendao juga pasti mengirimkan pasukannya, sehingga setelah mendapat kabar tersebut Zhou Yu memiliki ide lain dan memutuskan untuk membiarkan pemuda tersebut tetap disini dan menunggu pasukan keluarganya datang
Namun sebelum itu, Zhou Yu meminta Ming An untuk berbicara kepada Pemimpin Pasukan
Selain meminta ijin untuk membiarkan Xu Wendao tinggal di sini untuk sementara waktu, tujuan utamanya adalah supaya Pemimpin Pasukan membantu Xu Wendao untuk berurusan dengan keluarganya tersebut
Karena bagaimanapun identitas Xu Wendao sedikit istimewa, sehingga Zhou Yu sedikit ragu pemuda tersebut bisa diterima dengan lancar oleh keluarganya jika dia datang secara tiba-tiba
Namun berbeda ceritanya jika Pemimpin Pasukan yang mengajak dan memperkenalkan Xu Wendao ke keluarga tersebut, karena meskipun tidak mengetahui identitas dan latar belakang Pemimpin Pasukan
Tapi dari bagaimana salah satu dewa menyapanya kemarin dan posisi yang dipegangnya saat ini, Zhou Yu yakin identitasnya tidak akan sederhana dan keluarga tersebut pasti tidak berani mengabaikannya
Pemimpin Pasukan tersenyum ramah sambil mengangguk kepala, sejujurnya ia cukup terkejut ketika mendengar Ming An ingin menemuinya kemarin
Apalagi apa yang dibahas ketua sekte tersebut adalah tentang seorang pemuda yang hanya merupakan Pendekar Kelas Satu
Namun setelah mengetahui latarbelakang pemuda tersebut, Pemimpin Pasukan mengerti dan harus mengagumi tindakan cerdas dari pemuda bertopeng dihadapannya ini
__ADS_1
"Anda bisa tenang anak muda, aku pastikan keluarga Feng tidak akan mempermalukan temanmu itu "
...