Pendekar Harimau Suci

Pendekar Harimau Suci
Teh


__ADS_3

Setelah beberapa saat, Zhou Yu tiba di depan gubuk tersebut dan secara bersamaan sebuah suara tua dengan nada tenang terdengar di udara


"Aku di sebelah sini, pahlawan muda "


Mendengar suara tersebut, Zhou Yu berjalan memutari gubuk dan bertemu Xu Dafu yang sedang duduk sambil tersenyum ke arahnya


Zhou Yu kemudian langsung menyapa dan Xu Dafu menyambutnya dengan antusias


Xu Dafu kemudian melihat Dai Li selama beberapa saat sebelum kembali mengalihkan perhatiannya ke arah Zhou Yu dan berkata "Yang ini...?"


"Dai Li, temanku " Zhou Yu tersenyum minta maaf dan berkata "Maaf karena aku membawa temanku tanpa bertanya kepada senior terlebih dahulu "


Xu Dafu melambaikan tangannya dengan santai dan berkata "Tidak masalah. semakin banyak orang semakin baik "


Dai Li yang berada di sebelah Zhou Yu tersenyum dengan rendah hati


Meskipun dari kecil hingga besar ia selalu hidup di hutan, namun kakek dan neneknya telah banyak memberikan gambaran tentang dunia luar, sehingga walaupun tidak tahu identitas pihak lain


Namun dari nada bicara dan tindakan yang dilakukan pria tua itu, apalagi tempramen yang sangat nyaman yang keluar dari tubuhnya, Dai Li menduga bahwa identitas pria tua itu jelas tidak sederhana


***


"Bagaimana perasaan kalian berdua setelah meminum teh ini ?" Xu Dafu bertanya setelah kedua pemuda tersebut meneguk teh kesayangannya


"Sangat baik, teh ini benar-benar luar biasa senior " Dai Li memuji sambil kembali mengangkat kembali cangkirnya


Xu Dafu tertawa kecil setelah mendengar pujian Dai Li, ia kemudian mengalihkan perhatiannya ke arah Zhou Yu dengan tatapan bertanya

__ADS_1


"Maafkan aku senior, aku tidak mengerti budaya minum teh, jadi aku tidak tahu bagaimana cara menghargai teh buatan mu " Zhou Yu menjawab sambil tersenyum canggung dan berkata "Tapi teh ini benar-benar membuatku merasa nyaman "


Xu Dafu mengangguk pengertian dan menjawab dengan santai "Tidak masalah. berbeda denganku yang sudah bau tanah, di usiamu saat ini menikmati dan belajar budaya teh hanyalah tindakan yang sia-sia "


Zhou Yu terdiam sejenak setelah pria tua itu menyinggung tentang usianya dan berkata "Senior masih sangat energik, aku pikir tidak akan menjadi masalah bagi senior untuk hidup 50 tahun lagi dan jika senior menerobos, rentang usia senior akan kembali diperpanjang"


Xu Dafu menggelengkan kepalanya sambil tersenyum ketika mendengar perkataan Zhou Yu


Meskipun perkataan Zhou Yu hanya sebuah kalimat penghibur, namun kalimat tersebut masih terdengar menyenangkan di telinganya


Setelah bertukar beberapa kata, Xu Dafu tiba-tiba berkata dengan serius


"Pahlawan muda, aku tidak tahu dari mana anda berasal, tapi jika bisa, aku berharap anda memaafkan kelancangan atas pertanyaanku ini kali ini "


Melihat bahwa Xu Dafu mulai menyeret percakapan ke arah pokok permasalahan, Zhou Yu juga menjadi serius dan bertanya "Apa yang senior ingin tanyakan ?"


"Apakah kedatangan anda ke Kota Henan adalah untuk walikota dan dua keluarga bangsawan ?" Xu Dafu bertanya setelah terdiam beberapa saat


Karena jika memang benar dan Zhou Yu ternyata berada di pihak walikota


Artinya kedua keluarga bangsawan sedang berada dalam masalah besar, karena dengan kekuatan Zhou Yu dan penampilan muda yang dimilikinya


Siapapun bisa menebak bahwa identitas pemuda tersebut jelas tidak sederhana


Mendengar pertanyaan Xu Dafu, Zhou Yu memiliki beberapa dugaan dihatinya


Ia kemudian menggelengkan kepalanya perlahan dan menjawab bahwa ia tidak datang ke kota Henan dengan niatan khusus

__ADS_1


Zhou Yu kemudian menjelaskan bahwa dirinya tersesat dan untuk mendapatkan arah sekaligus peta supaya ia bisa kembali


Zhou Yu meminta bantuan kepada walikota yang akhirnya membuatnya berada di pihak walikota saat konfrontasi antara kedua keluarga bangsawan dan walikota terjadi


Mendengar penjelasan Zhou Yu, Xu Dafu menghela nafas lega


Sebenarnya Xu Dafu sendiri berpikir bahwa kemungkinan Zhou Yu datang secara khusus untuk membantu walikota sangatlah kecil


Namun karena sifat He Riju yang sangat tegas terhadap hal-hal yang berkaitan dengan keselamatannya serta Kota Henan, ditambah kemunculan Zhou Yu yang sangat tiba-tiba, membuat Xu Dafu sedikit khawatir


Apalagi menurut pernyataan cucunya Xu Wendao bahwa sejak mendapat serangan dari Cakar Darah dan Cakar Besi


He Riju tiba-tiba bertindak misterius dan sangat sulit ditemui, bahkan hal-hal penting yang berkaitan dengan pertukaran informasi antara Xu Wendao dan walikota diserahkan kepada putrinya yang membuat Xu Dafu berpikir liar


Sebagai bekas kepala keluarga bangsawan Xu, meskipun ia sudah tidak ikut campur lagi dengan urusan keluarga


Xu Dafu tentunya tidak ingin melihat keluarganya mengalami sebuah kemalangan, sehingga untuk memastikan semua itu


Xu Dafu hanya bisa menggertakan giginya dan mengundang Zhou Yu ke kediaman keluarga bangsawan Xu untuk menanyakan pertanyaan yang membuatnya gelisah tersebut kepada pemuda bertopeng itu secara langsung meskipun beresiko untuk menyinggung pihak lain


***


Sebelumnya saya memohon maaf kepada para pembaca karena cerita PHS tidak update selama 3 hari ini


3 hari terakhir saya disibukan oleh urusan keluarga yang membuat saya tidak sempat untuk menulis cerita


**Catatan Kecil : Terima kepada teman pembaca Poniman Budianto atas hadiah koinnya, Saya harap semua urusan anda selalu lancar dan terlaksana

__ADS_1


Terima kasih**


...


__ADS_2