Pendekar Harimau Suci

Pendekar Harimau Suci
Serangan Balik


__ADS_3

"Bajingan" Para Pemimpin Aula yang berniat menghabisi Liu Yun dan yang lainnya mengutuk dengan marah setelah berhasil menghindari niat pedang yang dilepaskan Zhou Yu dan Dugu Batian


"Karena kalian sangat tidak sabar untuk mati, maka kami tidak akan sopan"


Mereka kemudian tidak lagi memperhatikan Liu Yun dan yang lainnya, tetapi langsung menginjak udara dan melesat ke arah Zhou Yu dan Dugu Batian


***


Zhou Yu melompat mundur dan menghindari serangan yang muncul tiba-tiba dengan mudah


Pemuda bertopeng tersebut kemudian mengambil jarak dan menatap ke arah depan dengan tatapan serius


Disisi lain, delapan sosok terlihat berdiri di depannya dengan niat membunuh


Merasakan niat membunuh pihak lain, Zhou Yu tidak terganggu, aura berwarna putih menyelimuti tubuhnya dengan sempurna sehingga menghalangi aura berwarna hitam yang terus-menerus merembes dari tubuh kedelapan pendekar di depannya


Kedua belah pihak saling memandang dengan cermat seolah berusaha mencari celah satu sama lain


Setelah beberapa saat, kedua belah pihak akhirnya bergerak


Sosok Zhou Yu berkedip, hanya dalam satu tarikan nafas, pemuda bertopeng tersebut sudah berada di depan salah satu sosok berjubah hitam sambil mengayunkan pedangnya


Menghadapi serangan pemuda bertopeng tersebut, sosok berjubah hitam tidak berani ceroboh dan menghindar dengan tergesa-gesa


Disisi lain, melihat serangannya gagal, Zhou Yu tidak kecewa


Namun sebelum ia menindaklanjuti serangan berikutnya


Perasaan krisis tiba-tiba muncul dalam hatinya

__ADS_1


Zhou Yu tidak ragu. Pemuda bertopeng tersebut segera menggeser tubuhnya ke samping


Bersamaan dengan tindakan pemuda bertopeng tersebut, seorang pria tua bertubuh kurus tiba-tiba meluncur ke arah posisi pemuda bertopeng tersebut berada sebelumnya dengan sebuah pukulan


Melihat serangannya mengenai udara kosong, pria tua bertubuh kurus mengerutkan keningnya


Namun sebelum ia berpikir lebih banyak, sebuah niat pedang meletus ke arahnya dengan nafas kehancuran


Meskipun baru pertama kali menghadapi Zhou Yu, namun pria tua bertubuh kurus sepertinya juga mengetahui ancaman niat pedang pemuda bertopeng tersebut sehingga ia tidak berniat melawan dan langsung menghindar


Tepat setelah pria tua bertubuh kurus menghindar


Tujuh pendekar lainnya menyerbu Zhou Yu dengan momentum yang tidak tertandingi


Menghadapi pengepungan tersebut, Zhou Yu tidak panik dan langsung menggunakan ilmu meringankan tubuhnya


Sosoknya terus-menerus berkedip untuk menghindari serangan-serangan yang dilepaskan ketujuh pendekar tersebut


Pemuda bertopeng tersebut berhasil menghindari serangan-serangan yang menguncinya


Namun meskipun demikian, Zhou Yu tidak merasa lega


Gerakan ketujuh pendekar di tambah pria tua bertubuh kurus sangat cepat dan langsung mengelilinginya sehingga membuat Zhou Yu segera jatuh ke dalam pengepungan


Zhou Yu mengerutkan kening, ilmu pedang di dorong secara ekstrim untuk melawan serangan-serangan yang dilepaskan kedelapan pendekar yang mengelilinginya


Hanya dalam beberapa nafas, kedua belah pihak bertukar puluhan jurus


Memanfaatkan pemahaman pedangnya yang sangat tinggi dan kekuatan Pedang Raja Harimau Emas, bahkan jika Zhou Yu berada dalam pengepungan, ia belum kehilangan angin

__ADS_1


Namun meskipun demikian, Zhou Yu tidak merasa lega, karena bahkan jika ia mempunyai enam lengan, pihak lawan mempunyai enam belas lengan yang lebih dua kali lipat


Jika situasi tersebut terus berlanjut, cepat atau lambat ia akan jatuh di dalam pengepungan lawan


Pemuda bertopeng tersebut terlihat ragu-ragu dan melirik sekelilingnya dengan gelisah


Tepat ketika ia masih penuh keraguan, sebuah suara tiba-tiba muncul dalam benaknya


"Jangan menguji batas kekuatanmu sekarang, satu kesalahan bisa berujung kematian, sebaiknya kau segera keluar dari pengepungan ini selama mereka masih memiliki banyak kelemahan"


"Aku mengerti" Zhou Yu mengangguk sebelum bergumam


"Mata Yin dan Yang~Terbuka"


Pupil mata Zhou Yu berputar dan berubah menjadi pola Yin dan Yang


Setelah mata pemuda bertopeng tersebut berubah


Dunia ikut berubah dalam pandangan Zhou Yu, aliran energi tanpa akhir yang bergejolak muncul dalam garis pandangannya


'Meskipun bukan pertama kalinya, aku tetap merasa luar biasa saat melihat semua ini' Zhou Yu bergumam dengan takjub


Hanya dalam satu tarikan nafas, wajah pemuda bertopeng tersebut langsung berubah serius


Tatapannya memindai ke arah delapan pendekar yang menjadi lawannya


Melihat warna merah yang membentuk tubuh Kedelapan pendekar di depannya dan sebuah energi yang berbentuk seperti bola api berwarna biru di posisi perutnya


Zhou Yu menarik nafas dan bersiap melakukan serangan balik

__ADS_1


...


__ADS_2