Pendekar Harimau Suci

Pendekar Harimau Suci
Ular Sanca Api


__ADS_3

"Apakah hanya ada satu Jalan Kesunyian di Hutan Larangan ini, Kapten ?" Zhou Yu yang sedari tadi mendengarkan akhirnya buka suara


"Sayang tidak " Gu Chen menggelengkan kepalanya dan berkata "Menurut dugaan, setidaknya ada 112 Jalan Kesunyian yang tersebar di sekeliling Hutan Larangan, dimana 60%nya di kuasai oleh Aliran Putih sementara sisanya di kuasai oleh Aliran Hitam "


"Sebanyak itu ?!" Salah satu pendekar berseru setelah mendengar angka tersebut


Zhou Yu sendiri juga terkejut mendengar angka tersebut, sehingga membuatnya mengalihkan perhatiannya dengan ragu


Namun dalam menghadapi keraguan tersebut, Gu Chen hanya menganggukan kepala sebagai jawaban


"Lalu apakah kedua aliran mengetahui lokasi Jalan Kesunyian yang dikuasai satu sama lain, Kapten ?" Zhou Yu kembali bertanya setelah terdiam selama beberapa saat


Gu Chen mengangguk kemudian menggelengkan kepalanya dan menjawab "Dibeberapa jalan, karena ketidaksengajaan yang membuat kedua belah pihak bertemu dan terjadi bentrok, keberadaan jalan-jalan itu menjadi terekspos dan transparan di mata kedua belah pihak "


"Tapi bagaimanapun juga dengan begitu banyak jalan dan luasnya Hutan Larangan, kecil kemungkinan pendekar dari kedua aliran memiliki nasib yang serupa, sehingga keberadaan sebagian besar jalan pada dasarnya masih sangat rahasia "


Mendengar pernyataan tersebut, Zhou Yu tidak banyak bereaksi, sementara ketiga pendekar lainnya saling melirik dengan tatapan dalam


***


"Hati-hati " Zhou Yu berbisik saat merasakan bahaya yang mengarah kepada mereka


Bersamaan dengan peringatan Zhou Yu, sesosok Ular Sanca raksasa tiba-tiba keluar dari semak belukar dan mendesis ke arah mereka


Melihat sosok ular tersebut, Gu Chen segera bereaksi dan berkata kepada yang lainnya "Hati-hati, ini adalah Ular Sanca Api "

__ADS_1


"Ular Sanca Api ? apakah ular yang bisa memuntahkan bola api setelah dirinya menjadi siluman ?" Salah seorang pendekar bertanya setelah mendengar perkataan Gu Chen


Gu Chen mengangguk "Selain bakat perubahan jenis api yang tidak biasa, Ular Sanca Api juga memiliki racun yang ganas dan tenaga yang sangat besar, jadi berhati-hatilah "


Sementara Gu Chen dan yang lainnya mengevaluasi Ular Sanca Api


Ular tersebut juga tidak langsung menyerang dan menatap kelimanya dengan penuh minat


Sebagai Siluman Tingkat Tinggi, kecerdasannya tidak lebih lemah dari pada manusia, sehingga setelah melihat kelimanya, ular tersebut merasa heran


Dengan perang yang tengah terjadi di antara manusia dan siluman, kemunculan kelimanya jelas bukan perjalanan sederhana seperti para pendekar pada umumnya


Pupil mata ular tersebut kemudian bergerak-gerak, seolah berusaha menebak tujuan kelima manusia dihadapannya


Namun sebelum ular tersebut menemukan sebuah kesimpulan


Ular tersebut menjerit dan memuntahkan bola api raksasa untuk berhadapan dengan aura pedang tersebut


Dengan bunyi 'Boom', kedua serangan tersebut bertabrakan dan hancur di udara


Zhou Yu menaikan alis setelah serangannya dipatahkan dengan mudah oleh Ular Sanca tersebut


"Hati-hati saudara Zhou, Ular Sanca ini adalah Siluman Tingkat Tinggi yang asli " Gu Chen berkata dengan suara dalam


Zhou Yu mengangguk dan menjawab "Aku mengerti, kapten "

__ADS_1


Ular Sanca Api mendesis dan melesat ke arah kelimanya dengan kecepatan yang mencengangkan


Sementara itu, Zhou Yu dan yang lainnya juga tidak tinggal diam dan melesat secara bersamaan


Kedua belah segera terlibat dalam pertempuran


Dengan panjang Ular Sanca Api yang mencapai 50 meter, ditambah dengan tubuh super besar yang dimiliknya, tidak menghambat pergerakan siluman tersebut sama sekali


Gerakannya sangat gesit dan juga licin, jika bukan karena ilmu meringankan tubuh kelima pendekar yang dihadapinya juga tidak rendah, kelima pendekar tersebut kemungkinan besar kesulitan mengimbangi apalagi mendaratkan serangan kepadanya


Gu Chen yang melihat situasi tersebut, segera melompat dan berkata "Menyebar, kepung ular ini dan batasi pergerakannya "


Zhou Yu dan yang lainnya segera bereaksi dan mengepung Ular Sanca tersebut


Namun dalam menghadapi pengepungan kelimanya, Ular Sanca Api tidak peduli dan terus melesat menuju salah satu pendekar sambil membuka mulutnya


Melihat mulut raksasa yang terbuka dihadapannya, pendekar tersebut sedikit panik


Ia kemudian melompat mundur dan berusaha menghindari serangan Ular Sanca Api


Tapi seperti memiliki dendam kesumat, Ular Sanca Api tidak peduli kepada pendekar yang lainnya dan terus mengejar pendekar tadi, sehingga membuat pendekar tersebut mengumpat


Untungnya tepat ketika pendekar tersebut kehabisan ruang gerak, Zhou Yu tiba-tiba muncul di samping Ular Sanca Api dan menebaskan Pedang Lotus Naga ke arahnya


Aura pedang meletus dan melesat ke arah kepala Ular Sanca tersebut, sehingga membuatnya tidak punya pilihan lain selain berhenti

__ADS_1


...


...


__ADS_2