
Zhou Yu terus menerus mengambil buah apel berada di dekatnya
Energi dari buah apel tersebut kembali diserap sepenuhnya oleh tulang harimau giok
Setelah mengkonsumsi buah apel yang tidak terhitung jumlahnya, tulang harimau giok akhirnya berhenti menyerap energi dari buah apel tersebut
Bersamaan dengan itu, rasa lapar yang Zhou Yu rasakan juga menghilang
Zhou Yu membuka mata dan menghembuskan nafas pelan
"Benar-benar boros, aku harus membayar harga yang sangat besar setelah menggunakan kekuatan dari tulangku sendiri " Zhou Yu diam-diam mengerutu
Zhou Yu melihat ke arah dua pohon apel dengan wajah sakit hati
Sebelumnya, di pohon tersebut, terdapat buah apel yang tidak terhitung jumlahnya
Namun sekarang, pohon tersebut tidak memiliki satu buah apel pun yang tersisa
Buah apel yang baru saja Zhou Yu konsumsi bukan buah apel biasa, buah apel tersebut bernama Buah Apel Hati
Buah apel hati, merupakan sejenis buah ajaib yang mengandung energi murni yang sangat besar dan dapat meningkat tenaga dalam seorang pendekar sebanyak 15-20 lingkaran tenaga dalam
***
Zhou Yu bangkit dan kembali melirik dua pohon apel hati, setalah melihat itu, ia tidak bisa tidak menghela nafas menyesal
Meskipun di dalam cincin ruang memiliki banyak sumber daya yang tidak terhitung
Mulai dari berbagai tanaman ajaib sampai buah ajaib
__ADS_1
Namun ketika mengingat bahwa ia tidak meningkatkan tenaga dalamnya setelah mengkonsumsi buah apel hati dari dua pohon
Zhou Yu masih merasa sakit hati
Jika ada yang melihat penampilan Zhou Yu saat ini, mungkin mereka akan muntah darah dan kehilangan kesadaran
Karena tempat, dimana Zhou Yu berdiri saat ini, terdapat pohon dan tanaman ajaib yang tidak terhitung jumlahnya, tumbuh subur di sekelilingnya
Jumlah sumber daya tersebut dapat membuat banyak sekte besar menjadi gila
Kekayaan Zhou Yu saat ini bisa dikatakan tidak bisa di habiskan sepanjang hidupnya
Namun Zhou Yu memiliki ekspresi tertekan setelah mengkonsumsi buah yang berasal dari dua pohon
***
Zhou Yu meregangkan tubuhnya dan menutup mata untuk menstabilkan emosinya
Tidak ada ekspresi tertekan seperti sebelumnya
Zhou Yu kembali memiliki penampilan tenang seperti biasa, tidak ada riak sedikitpun yang terlihat dari matanya
"Sekte beruang putih seharusnya masih dalam suasana berkabung, dan belum waktunya mengadakan perjamuan, sebaiknya aku melanjutkan latihanku di sini " Zhou Yu bergumam pelan
Setalah itu ia berjalan ke arah gua, tempat yang biasanya Zhou Yu gunakan untuk beristirahat
Setalah memasuki gua, Zhou Yu tidak bisa menahan senyum
Sebenarnya tidak ada yang istimewa di dalam gua tersebut, selain terasa lebih hangat dan energi spiritual lebih tebal, tidak ada jauh berbeda dengan di luar gua
__ADS_1
Namun Zhou Yu selalu merasa bahagia ketika memasuki gua tersebut
Ia merasakan kedekatan yang tidak bisa di jelaskan antara dirinya dan gua tersebut
Zhou Yu berjalan ke arah rak buku, berbagai kitab teknik dan jurus tersusun rapi pada rak tersebut
Sebelumnya hanya ada puluhan kitab di dalam gua tersebut, namun setelah Zhou Yu memasuki gua, ia menambahkan kitab yang di dapatnya dari makam kaisar naga
Sehingga kitab-kitab yang berada di dalam gua mencapai ratusan, dengan sejumlah besar kitab tingkat tinggi dan menengah
Hanya ada sejumlah kecil kitab tingkat rendah pada rak buku tersebut
Zhou Yu melirik setiap kitab, setelah beberapa saat, ia kemudian tertarik pada sebuah kitab bersampul putih yang berada di bagian paling atas
Bagian paling atas merupakan tempat yang belum Zhou Yu sentuh sebelumnya, kitab-kitab yang berada di sana adalah kitab yang telah ada sebelum Zhou Yu menambahkan berbagai kitab dari makam kaisar naga
Ketika Zhou berniat mengambil kitab yang berada di jajaran atas, ia menumpukan tangannya kepada salah satu kitab yang ada
Tepat ketika ia menekan kitab tersebut untuk mengambil kitab di bagian atas
Kitab tersebut jatuh, sehingga membuat Zhou Yu kehilangan keseimbangan
Zhou Yu beraksi dengan cepat dan berhasil menstabilkan diri, ia menghela nafas lega
Jika orang lain tahu bahwa seorang pendekar bergelar hampir jatuh karena kehilangan keseimbangan ketika mengambil sebuah buku
Zhou Yu khawatir ia akan menjadi bahan tertawaan di masa depan
Zhou Yu berjongkok untuk mengambil kitab yang jatuh ke tanah
__ADS_1
Tepat ketika ia mengambil kitab tersebut, sebuah suara berderek terdengar di dalam gua
Setelah itu, rak buku yang memiliki ketinggian empat meter tiba-tiba bergesar dan menunjukan sebuah lorong yang terlihat gelap di depan Zhou Yu