
Tidak hanya Zhou Yu, Dai Li yang sedang menikmati makanannya pun terganggu oleh suara tadi, sehingga ia segera mengalihkan pandangannya ke sumber suara
Dai Li kemudian melihat seorang pria muda dengan pakaian mewah khas bangsawan memasuki restoran bersama dengan beberapa pria besar yang memiliki senjata di pinggangnya
Pemuda tersebut berjalan dengan arogan ke arah salah satu tempat duduk dan mengabaikan banyak pasang mata yang memperhatikannya
Ia kemudian berhenti di depan seorang pemuda kurus yang sedang makan
Pemuda kurus tersebut pura-pura tidak melihat dan matanya bergerak kesana kemari sambil menundukan kepalanya
Melihat reaksi pemuda kurus tersebut, pemuda bangsawan tadi mendengus dan memanggil dengan nada dingin "Xu Wendao, semakin hari sayapmu semakin keras saja, kau bahkan berani mengabaikan keberadaanku!"
Tubuh pemuda kurus yang dipanggil Xu Wendao bergetar setelah mendengar perkataan pemuda bangsawan tadi
Ia kemudian berdiri sambil mengangkat kepalanya dengan ragu dan berkata dengan suara tercekat "Saudara kedua.."
__ADS_1
"Tuan Muda Xu, kau harus memanggilku Tuan Muda Xu, bukankah aku sudah mengatakannya beberapa kali? apa kau tuli?! "Pemuda bangsawan menyela ucapan Xu Wendao sambil menyipitkan matanya
"Baik, Tuan Muda Xu..." Xu Wendao tergagap dan menanggapi dengan lemah
Pemuda bangsawan mendengus bangga setelah Xu Wendao menuruti perkataannya
Setelah itu, ia kemudian menyipitkan matanya dan berkata "Awalnya aku sangat bersemangat untuk makan siang di sini, tapi kau malah merusak suasana hatiku yang membuat aku tidak lagi memiliki selera makan. karena ini merupakan kesalahanmu, apapun yang terjadi kau harus bertanggung jawab "
Xu Wendao terdiam sejenak, kemudian segera bereaksi dengan meminta maaf sambil menundukan kepalanya "Maafkan aku karena telah merusak suasana hatimu, Tuan Muda Xu "
"Kau pikir dengan hanya meminta maaf bisa membuat selera makanku kembali ?" Tuan Muda Xu mendengus dingin
Mata Tuan Muda Xu bersinar dengan cahaya licik, ia kemudian menjawab "Bersujud di kakiku!, mungkin dengan begitu suasana hatiku akan terasa lebih baik "
Xu Wendao tertegun, bahkan para pengunjung terpana dengan pernyataan konyol Tuan Muda Xu
__ADS_1
Meskipun Xu Wendao dan para pengunjung tahu kalau kedatangan Tuan Muda Xu ke restoran tersebut hanya untuk mempermalukan Xu Wendao seperti biasanya
Namun bagaimana mereka masih saudara dan memiliki ayah yang sama, tidak peduli bagaimana melihatnya, pernyataan Tuan Muda Xu benar-benar sudah melampaui batas
Tubuh Xu Wendao bergetar, fluktuasi energi meluap dari tubuhnya sebelum kembali menghilang dengan sangat cepat
Tidak ada yang merasakan kemunculan singkat fluktuasi energi tersebut, termasuk para pengawal Tuan Muda Xu, seolah-olah memang tidak pernah ada, kecuali satu orang yang duduk di salah satu meja dengan mata tertutup
Melihat Xu Wendao tidak bergerak, salah satu pengawal yang berdiri paling dekat dengan Tuan Muda Xu segera meneriakinya
"Xu Wendao, apa kau tuli ? kenapa kau masih belum bersujud di kaki Tuan Muda Xu? apa kau berani melanggar perintahnya ?"
Xu Wendao meliriknya sekilas dengan ekspresi kuyu, namun jika Zhou Yu bisa melihat, mungkin ia akan menemukan cahaya dingin yang bersinar di kedalaman mata pemuda kurus tersebut
Xu Wendao kemudian menjatuhkan lututnya yang membuat Tuan Muda Xu tersenyum puas
__ADS_1
Namun tepat ketika Xu Wendao berniat menurunkan kepalanya
Terdengar sebuah teriakan dari salah satu meja yang membuat ia menghentikan tindakannya