Pendekar Harimau Suci

Pendekar Harimau Suci
Misterius


__ADS_3

Zhou Huya mendekati Zhou Yu ketika anak-anak panti asuhan tengah menikmati makanan mereka


"Terima kasih atas kemurahan hati tuan muda " Zhou Huya berkata dengan di penuhi air mata


Zhou Huya sangat bahagia dan terharu karena masih ada orang yang peduli pada anak-anak tersebut


Zhou Yu tersenyum tipis "Jangan panggil aku tuan muda, bibi bisa memanggilku Yu'er..." belum sempat Zhou Yu menyelesaikan kalimatnya


Zhou Huya segera menggelengkan kepala sambil berkata "Tidak, tidak tuan muda, itu benar-benar bukan kalimat yang pantas untuk orang yang telah membantu anak-anak "


Zhou Yu diam sejenak kemudian mengangguk "Baiklah jika bibi bersikeras, tapi aku akan memanggil anda dengan panggilan bibi Zhou, apakah tidak masalah ? "


Zhou Huya menjawab dengan menganggukan kepala


"Sebaiknya bibi juga makan hidangan yang ada bersama mereka "


Zhou Huya tersenyum tipis sambil memandang anak-anak yang tengah menikmati makanan dengan bahagia


"Biarkan mereka makan sampai kenyang terlebih dahulu, bibi bisa menunggu sampai mereka selesai "


***

__ADS_1


Setelah anak-anak menyelesaikan makanannya, mereka berterima kasih kepada Zhou Yu kemudian menuju ruangan masing-masing dan kembali tertidur


"Aku akan kembali terlebih dahulu dan besok pagi aku akan kembali lagi bibi Zhou "


Setelah mengatakan demikan Zhou Yu segera menggunakan ilmu meringankan tubuhnya dan menghilang ke dalam kegelapan


Zhou Huya berdiri di tempat semula tanpa ada jejak keterkejutan sama sekali yang tergantung pada wajahnya setelah melihat Zhou Yu menghilang


"Memiliki ilmu meringankan tubuh yang sangat tinggi di usia muda, pemuda itu pasti memiliki latar belakang yang tidak sederhana " Zhou Huya bergumam pelan sambil menggelengkan kepala


***


Zhou Yu sama sekali tidak mengetahui gumaman Zhou Huya. Ia segera kembali ke dalam kamarnya setelah tiba di penginapan


Sebenarnya dengan kemampuan Zhou Yu saat ini, ia masih sangat membutuhkan makan dan tidur, namun karena situasi istimewa dari teknik jubah pelindung, sehingga membuatnya selalu merasa penuh energi ketika menggunakan teknik tersebut


Seperti biasa, ketika ia menggunakan teknik jubah pelindung, energi spiritual yang berada di sekitarnya kembali berputar mengelilingi dan masuk ke dalam tubuh Zhou Yu


Zhou Yu bisa merasakan perasaan yang hangat dan sangat nyaman ketika energi spiritual memasuki tubuhnya


Ketika Zhou Yu hampir melupakan berapa hari ia berada di dalam cincin ruang sampai akhirnya ia merasakan bahwa semua aura pembunuhnya telah berubah menjadi aura pelindung

__ADS_1


Tepat ketika ia akan menghentikan teknik tersebut, Zhou Yu tiba-tiba menemukan bahwa energi spiritual yang sangat tebal masih dengan tenang memasuki tubuhnya


Namun setelah itu, energi spiritual yang memasuki tubuhnya menghilang secara misterius


Zhou Yu mengerutkan kening setelah mengetahui hal tersebut, ia tidak menghentikan teknik jubah pelindung untuk menyelidiki lebih jauh tentang kejadian tersebut


Zhou Yu mengamati dengan cermat, namun tidak membuahkan hasil sama sekali, ia menemukan bahwa tubuhnya seperti lubang tanpa dasar


Setiap kali energi spiritual memasuki tubuhnya, energi tersebut selalu menghilang secara misterius


Zhou Yu membuka mata kemudian menggaruk pipinya "Apa yang sebenarnya terjadi ?"


Zhou Yu kemudian mencoba beberapa kali namun hasilnya tetap sama sehingga membuatnya sangat kebingungan


Zhou Yu tidak mengetahui apa yang terjadi pada tubuhnya, ia kemudian menyerah dan keluar dari cincin ruang


***


Tepat ketika Zhou Yu keluar dari cincin ruang. Gua tempat Zhou Yu biasa berlatih di dalam cincin ruang segera di telan oleh kegelapan


Setelah gua itu di penuhi oleh kegelapan, sebuah cahaya keemasan keluar dari pedang emas yang menancap pada sebuah batu di tengah gua

__ADS_1


Pedang emas itu bergetar hebat, sebelum tiba-tiba terdengar sebuah suara yang cukup berat dan tanpa emosi yang memenuhi gua tersebut "Aura segel itu...aku sangat mengenalnya!! Benar-benar anak yang menarik, kekuatan yang ia miliki sebenarnya di segel oleh orang itu "


Setelah kalimat itu berakhir, gua di dalam cincin ruang kembali sunyi seperti sedia kala


__ADS_2